Festival Vokasi Satu Hati 2026 Jaring Talenta Muda Siap Kerja
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Diklaim berbeda dengan transmisi CVT pada mobil konvensional, ini cara kerja eCVT pada Honda CR-V Hybrid
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – CR-V jadi satu-satunya mobil hybrid Honda yang ditawarkan untuk masyarakat Indonesia. Ada beberapa keunggulan ditawarkan buat SUV flagship itu mulai dari desain terbaru sampai fitur mumpuni.
Hal baru di Honda CR-V Hybrid atau e:HEV adalah penggunaan transmisi otomatis model eCVT, diklaim sebagai transmisi khusus mobil hybrid Honda.
Eisuke Satoh, Development Leader from Automobile Development Center, Automobile Operations Honda memaparkan bahwa eCVT merupakan bagian dari sistem e:HEV.
Bicara secara keseluruhan sistem e:HEV atau hybrid pada mobil Honda disebut hemat bahan bakar dan meningkatkan performa kendaraan. Pada sebuah tes internal angka konsumsi bahan bakar terefisien dikatakan mencapai 25.6 km/liter.
Ini dikarenakan bantuan dari motor elektrik menambah tenaga mobil ketika berada dalam kecepatan rendah atau saat akselerasi sehingga tidak terlalu boros bensin.
“Sistem pembakaran Stoikiometri dalam rentang beban tinggi memperluas jangkauan bahan bakar Honda CR-V Hybrid,” jelas Eisuke di Canna Nusa Dua, Bali, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan eCVT memiliki motor penggerak dan generator berukuran kecil disusun paralel pada poros terpisah.
“Tergantung kondisi jalan, (output) tenaga jadi lebih efisien karena bisa beralih secara otomatis menggunakan tenaga motor atau mesin. Ringkasnya seperti itu,” ungkap Eisuke.
Sehingga penggunaan eCVT disebut memaksimalkan kinerja Honda CR-V Hybrid agar lebih efisien bahan bakar.
Pemakaian roda gigi terpisah untuk penggerak motor elektrik dan mesin disebut bisa meningkatkan tenaga penggerak dan mendongkrak kecepatan maksimum dalam kecepatan tinggi.
“Digunakan Atkinson Cycle untuk menghitung mana yang lebih efisien,” ucap Eisuke.
Memakai sistem Atkinson Cycle, teknologi e:HEV pada CR-V Hybrid memberikan tenaga kepada motor generator untuk menghasilkan daya listrik langsung ke roda saat mobil dipacu dalam kecepatan tinggi.
Lalu putaran mesin diteruskan oleh generator eCVT untuk menghasilkan daya listrik dan disalurkan kembali ke baterai.
Untuk diketahui eCVT dikontrol oleh Power Control Unit yang mengatur kebutuhan listrik antara baterai maupun motor penggerak. Perawatan juga diklaim tidak ada perbedaan signifikan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
14 Februari 2026, 18:02 WIB
13 Februari 2026, 08:00 WIB
12 Februari 2026, 16:00 WIB
12 Februari 2026, 08:00 WIB
11 Februari 2026, 08:00 WIB
Terkini
18 Februari 2026, 19:00 WIB
Baru-baru ini tersebar penampakan interior BYD Racco yang siap untuk dipasarkan kepada konsumen di Jepang
18 Februari 2026, 18:00 WIB
Supermotor Suzuki DR-Z4SM tampil memukau di hadapan para pengunjung pameran IIMS 2026 beberapa waktu lalu
18 Februari 2026, 17:00 WIB
Seiring berjalannya waktu, harga LCGC semakin bersaing dengan mobil listrik murah dengan fitur lebih mumpuni
18 Februari 2026, 16:01 WIB
Desainer Ferrari menyebut fitur touchscreen hanya cocok untuk ponsel
18 Februari 2026, 15:00 WIB
GAC Aion mencatatkan penurunan penjualan retail di Januari 2026, jeblok 55 persen dibandingkan Desember 2025
18 Februari 2026, 14:00 WIB
Kehadiran sub merek premium Hyundai, Genesis semakin dekat ke pasar Indonesia, tawarkan empat model baru
18 Februari 2026, 13:00 WIB
Motor bebek bisa menjadi pilihan bagi masyarakat untuk bersilaturahmi ke rumah saudara saat Lebaran 2026
18 Februari 2026, 12:00 WIB
GAC siapkan setidaknya lima model baru untuk diluncurkan di Indonesia dan tidak terpaku pada mobil listrik