Adik Rossi Minta Kalender MotoGP Direvisi, Kurang Istirahat
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Diklaim berbeda dengan transmisi CVT pada mobil konvensional, ini cara kerja eCVT pada Honda CR-V Hybrid
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – CR-V jadi satu-satunya mobil hybrid Honda yang ditawarkan untuk masyarakat Indonesia. Ada beberapa keunggulan ditawarkan buat SUV flagship itu mulai dari desain terbaru sampai fitur mumpuni.
Hal baru di Honda CR-V Hybrid atau e:HEV adalah penggunaan transmisi otomatis model eCVT, diklaim sebagai transmisi khusus mobil hybrid Honda.
Eisuke Satoh, Development Leader from Automobile Development Center, Automobile Operations Honda memaparkan bahwa eCVT merupakan bagian dari sistem e:HEV.
Bicara secara keseluruhan sistem e:HEV atau hybrid pada mobil Honda disebut hemat bahan bakar dan meningkatkan performa kendaraan. Pada sebuah tes internal angka konsumsi bahan bakar terefisien dikatakan mencapai 25.6 km/liter.
Ini dikarenakan bantuan dari motor elektrik menambah tenaga mobil ketika berada dalam kecepatan rendah atau saat akselerasi sehingga tidak terlalu boros bensin.
“Sistem pembakaran Stoikiometri dalam rentang beban tinggi memperluas jangkauan bahan bakar Honda CR-V Hybrid,” jelas Eisuke di Canna Nusa Dua, Bali, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan eCVT memiliki motor penggerak dan generator berukuran kecil disusun paralel pada poros terpisah.
“Tergantung kondisi jalan, (output) tenaga jadi lebih efisien karena bisa beralih secara otomatis menggunakan tenaga motor atau mesin. Ringkasnya seperti itu,” ungkap Eisuke.
Sehingga penggunaan eCVT disebut memaksimalkan kinerja Honda CR-V Hybrid agar lebih efisien bahan bakar.
Pemakaian roda gigi terpisah untuk penggerak motor elektrik dan mesin disebut bisa meningkatkan tenaga penggerak dan mendongkrak kecepatan maksimum dalam kecepatan tinggi.
“Digunakan Atkinson Cycle untuk menghitung mana yang lebih efisien,” ucap Eisuke.
Memakai sistem Atkinson Cycle, teknologi e:HEV pada CR-V Hybrid memberikan tenaga kepada motor generator untuk menghasilkan daya listrik langsung ke roda saat mobil dipacu dalam kecepatan tinggi.
Lalu putaran mesin diteruskan oleh generator eCVT untuk menghasilkan daya listrik dan disalurkan kembali ke baterai.
Untuk diketahui eCVT dikontrol oleh Power Control Unit yang mengatur kebutuhan listrik antara baterai maupun motor penggerak. Perawatan juga diklaim tidak ada perbedaan signifikan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
07 Agustus 2026, 18:11 WIB
06 Agustus 2026, 12:00 WIB
Terkini
19 Agustus 2026, 11:00 WIB
Saat ini insentif motor listrik belum dicairkan kepada masyarakat karena masih menunggu penerbitan PMK
19 Agustus 2026, 09:00 WIB
Menurut rencana mobil listrik BAIC T1 akan diproduksi di Purwakarta dengan memanfaatkan fasilitas Handal
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Seperti biasa, fasilitas SIM keliling Jakarta tersedia di lima lokasi berbeda hari ini 19 Agustus 2026
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pemerintah Ibu Kota dalam mengurai kemacetan jalan Ibu Kota
19 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik buat Anda yang ingin mengurus dokumen berkendara
18 Agustus 2026, 22:30 WIB
Federal Oil sebagai produsen pelumas kendaraan bermotor kembali dipercaya untuk kategori 2-Wheel Engine Lubricants
18 Agustus 2026, 21:30 WIB
BMW Astra Art of Joy berkolaborasi dengan Teh Villa Gallery pamerkan karya lukis di diler Cilandak dan Serpong
18 Agustus 2026, 18:06 WIB
Amplifier Crescendo Revolution 7A4 cocok untuk berbagai jenis speaker, menyuguhkan audio premium di kabin