Harapan Besar Aprilia Terhadap Jorge Martin di MotoGP 2026
31 Desember 2025, 16:00 WIB
Diklaim berbeda dengan transmisi CVT pada mobil konvensional, ini cara kerja eCVT pada Honda CR-V Hybrid
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – CR-V jadi satu-satunya mobil hybrid Honda yang ditawarkan untuk masyarakat Indonesia. Ada beberapa keunggulan ditawarkan buat SUV flagship itu mulai dari desain terbaru sampai fitur mumpuni.
Hal baru di Honda CR-V Hybrid atau e:HEV adalah penggunaan transmisi otomatis model eCVT, diklaim sebagai transmisi khusus mobil hybrid Honda.
Eisuke Satoh, Development Leader from Automobile Development Center, Automobile Operations Honda memaparkan bahwa eCVT merupakan bagian dari sistem e:HEV.
Bicara secara keseluruhan sistem e:HEV atau hybrid pada mobil Honda disebut hemat bahan bakar dan meningkatkan performa kendaraan. Pada sebuah tes internal angka konsumsi bahan bakar terefisien dikatakan mencapai 25.6 km/liter.
Ini dikarenakan bantuan dari motor elektrik menambah tenaga mobil ketika berada dalam kecepatan rendah atau saat akselerasi sehingga tidak terlalu boros bensin.
“Sistem pembakaran Stoikiometri dalam rentang beban tinggi memperluas jangkauan bahan bakar Honda CR-V Hybrid,” jelas Eisuke di Canna Nusa Dua, Bali, beberapa waktu lalu.
Ia menjelaskan eCVT memiliki motor penggerak dan generator berukuran kecil disusun paralel pada poros terpisah.
“Tergantung kondisi jalan, (output) tenaga jadi lebih efisien karena bisa beralih secara otomatis menggunakan tenaga motor atau mesin. Ringkasnya seperti itu,” ungkap Eisuke.
Sehingga penggunaan eCVT disebut memaksimalkan kinerja Honda CR-V Hybrid agar lebih efisien bahan bakar.
Pemakaian roda gigi terpisah untuk penggerak motor elektrik dan mesin disebut bisa meningkatkan tenaga penggerak dan mendongkrak kecepatan maksimum dalam kecepatan tinggi.
“Digunakan Atkinson Cycle untuk menghitung mana yang lebih efisien,” ucap Eisuke.
Memakai sistem Atkinson Cycle, teknologi e:HEV pada CR-V Hybrid memberikan tenaga kepada motor generator untuk menghasilkan daya listrik langsung ke roda saat mobil dipacu dalam kecepatan tinggi.
Lalu putaran mesin diteruskan oleh generator eCVT untuk menghasilkan daya listrik dan disalurkan kembali ke baterai.
Untuk diketahui eCVT dikontrol oleh Power Control Unit yang mengatur kebutuhan listrik antara baterai maupun motor penggerak. Perawatan juga diklaim tidak ada perbedaan signifikan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Desember 2025, 16:00 WIB
31 Desember 2025, 11:00 WIB
28 Desember 2025, 09:00 WIB
25 Desember 2025, 15:00 WIB
25 Desember 2025, 07:00 WIB
Terkini
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025
02 Januari 2026, 13:38 WIB
Aismoli mengungkapkan ada cara lain untuk kembali menggairahkan pasar motor listrik pada periode 2026
02 Januari 2026, 12:00 WIB
Harga mobil listrik di Indonesia bervariasi mulai Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar ke atas, berikut daftarnya
02 Januari 2026, 11:00 WIB
Meski masih terdapat 22 seri di tahun ini, namun ada beberapa ubahan signifikan pada jadwal MotoGP 2026
02 Januari 2026, 10:00 WIB
Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango
02 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini
02 Januari 2026, 08:00 WIB
Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026
02 Januari 2026, 07:00 WIB
Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024