Banyak Pemudik Pakai EV, Konsumsi BBM di Libur Lebaran 2025 Turun

Konsumsi BBM di Libur Lebaran 2025 diklaim mengalami penurunan dibanding tahun lalu karena banyak pemudik pakai EV

Banyak Pemudik Pakai EV, Konsumsi BBM di Libur Lebaran 2025 Turun
Adi Hidayat

KatadataOTO – Banyaknya masyarakat yang mulai menggunakan kendaraan listrik pada periode libur Lebaran 2025 rupanya berdampak konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Jumlah konsumsi tercatat mengalami penurunan.

Dilansir Antara, jumlah realisasi konsumsi BBM pada periode Lebaran mencapai 103.843 KL per hari. Angka itu turun dibanding tahun lalu yang sebanyak 105.081 KL per hari.

Selain itu untuk konsumsi gasoil seperti solar dan turunannya, juga mengalami penurunan. Pada periode Lebaran 2025, konsumsi gasoil  38.757 KL per hari, sedangkan pada tahun lalu 40.155 KL per hari.

“Konsumsi BBM kenapa turun? Salah satunya karana naiknya kendaraan listrik,” ucap Dadan Kusdiana, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

ESDM Masih Kaji Wacana Ojol Tak Bisa Terima BBM Subsidi
Photo : Antara

Namun dirinya tidak menampik bahwa menurunnya jumlah pemudik di 2025 juga berdampak signifikan terhadap konsumsi BBM..

“Kami menemukan bahwa jumlah pemudik sekarang dibandingkan tahun lalu itu kan turun. Jadi kemungkinan ada korelasinya,” tambah Dadan kemudian.

Sebelumnya diberitakan bahwa PT PLN mencatat peningkatan jumlah transaksi di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) pada periode Lebaran 2025. Selisihnya pun cukup besar yaitu mencapai 4,9 kali lipat dibandingkan periode serupa di 2024.

Berdasarkan data yang didapatkan, jumlah transaksi di SPKLU selama masa libur Lebaran hingga 8 April 2025 sebanyak 80.970 transaksi. Sementara di 2024 totalnya hanya sebesar 16.513 transaksi.

Sejalan dengan tingginya transaksi, jumlah konsumsi listrik di SPKLU pada periode Lebaran 2025 juga alami pertumbuhan. Permintaannya mencapai 1.950 megawatt hour (MWh) atau 5,8 kali lipat dibanding 2024 yang hanya 334 MWh.

PLN juga telah menyediakan 3.558 unit SPKLU tersebar di 2.412 titik strategis di seluruh Indonesia.

SPKLU pada Mudik Lebaran 2025
Photo : KatadataOTO

Khusus pada jalur mudik dengan okupansi tinggi seperti Trans Sumatera - Jawa, PLN menghadirkan 1.000 unit SPKLU di 615 lokasi. Jumlah ini meningkat 7,5 kali lipat dibandingkan periode Idul Fitri tahun sebelumnya.

Selain itu, rata-rata jarak antar SPKLU di jalur ini pun dipadatkan menjadi sekitar 22 kilometer. Sehingga diharapkan masyarakat jadi lebih percaya diri dalam berkendara.


Terkini

mobil
BMW Seri M

Harga Tiga Mobil Baru BMW, Goda Penggemar Seri M

Tiga model mobil baru dari BMW resmi diluncurkan hari ini, ditawarkan dengan harga mulai dari Rp 1 miliar

news
SIM Keliling Jakarta

Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 25 Juni 2026, Jangan Salah

Lima lokasi SIM keliling Jakarta bisa dimanfaatkan untuk perpanjangan masa berlaku kartu, berikut daftarnya

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 25 Juni 2026, Intip Lokasinya

Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan pihak kepolisian untuk bisa memecah kebuntuan arus lalu lintas

news
SIM Keliling Bandung

The Kings Jadi Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 25 Juni 2026

Salah satu cara agar SIM keliling Bandung lebih mudah ditemukan adalah dengan menyebarnya di dua lokasi

mobil
Lepas E4 EV

Prediksi Harga Lepas E4 EV, Calon Pesaing Baru Geely EX5

Harga Lepas E4 EV berpeluang ada di rentang Rp 400 juta-Rp 500 jutaan ke atas, disinyalir debut di GIIAS 2026

mobil
Carsome

Carsome Indonesia Buka Empat Showroom Baru di Jabodetabek

Carsome membuka empat showroom baru untuk memperkuat ekosistem pasar mobil bekas mereka di Indonesia

motor
Alva Pamerkan Solusi Pengisian Daya Motor Listrik End to End

Alva Komitmen Kebut Bangun Ekosistem Motor Listrik Di Indonesia

Produsen motor listrik Alva berkomitmen membangun ekosistem motor listrik di Indonesia, Investasi Rp1 Triliun

mobil
DFSK E5 Plus

Keran Pemesanan DFSK E5 Plus Dibuka, Cukup Rp 5 ribu

Bagi para konsumen yang melakukan pemesanan DFSK E5 Plus akan diberikan ekslusif benefit senilai Rp 60 juta