Kecelakaan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026 Diklaim Turun
29 Maret 2026, 11:44 WIB
Konsumsi BBM di Libur Lebaran 2025 diklaim mengalami penurunan dibanding tahun lalu karena banyak pemudik pakai EV
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Banyaknya masyarakat yang mulai menggunakan kendaraan listrik pada periode libur Lebaran 2025 rupanya berdampak konsumsi bahan bakar minyak (BBM). Jumlah konsumsi tercatat mengalami penurunan.
Dilansir Antara, jumlah realisasi konsumsi BBM pada periode Lebaran mencapai 103.843 KL per hari. Angka itu turun dibanding tahun lalu yang sebanyak 105.081 KL per hari.
Selain itu untuk konsumsi gasoil seperti solar dan turunannya, juga mengalami penurunan. Pada periode Lebaran 2025, konsumsi gasoil 38.757 KL per hari, sedangkan pada tahun lalu 40.155 KL per hari.
“Konsumsi BBM kenapa turun? Salah satunya karana naiknya kendaraan listrik,” ucap Dadan Kusdiana, Sekretaris Jenderal Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
Namun dirinya tidak menampik bahwa menurunnya jumlah pemudik di 2025 juga berdampak signifikan terhadap konsumsi BBM..
“Kami menemukan bahwa jumlah pemudik sekarang dibandingkan tahun lalu itu kan turun. Jadi kemungkinan ada korelasinya,” tambah Dadan kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa PT PLN mencatat peningkatan jumlah transaksi di stasiun pengisian kendaraan listrik umum (SPKLU) pada periode Lebaran 2025. Selisihnya pun cukup besar yaitu mencapai 4,9 kali lipat dibandingkan periode serupa di 2024.
Berdasarkan data yang didapatkan, jumlah transaksi di SPKLU selama masa libur Lebaran hingga 8 April 2025 sebanyak 80.970 transaksi. Sementara di 2024 totalnya hanya sebesar 16.513 transaksi.
Sejalan dengan tingginya transaksi, jumlah konsumsi listrik di SPKLU pada periode Lebaran 2025 juga alami pertumbuhan. Permintaannya mencapai 1.950 megawatt hour (MWh) atau 5,8 kali lipat dibanding 2024 yang hanya 334 MWh.
PLN juga telah menyediakan 3.558 unit SPKLU tersebar di 2.412 titik strategis di seluruh Indonesia.
Khusus pada jalur mudik dengan okupansi tinggi seperti Trans Sumatera - Jawa, PLN menghadirkan 1.000 unit SPKLU di 615 lokasi. Jumlah ini meningkat 7,5 kali lipat dibandingkan periode Idul Fitri tahun sebelumnya.
Selain itu, rata-rata jarak antar SPKLU di jalur ini pun dipadatkan menjadi sekitar 22 kilometer. Sehingga diharapkan masyarakat jadi lebih percaya diri dalam berkendara.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
29 Maret 2026, 11:44 WIB
27 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
20 Maret 2026, 11:00 WIB
20 Maret 2026, 09:00 WIB
Terkini
26 September 2026, 19:04 WIB
Wujudkan keinginan konsumen Indonesia Jaecoo J5 EV kenalkan Genuine Body Kit berikan tampilan lebih sporty
26 September 2026, 16:52 WIB
Dorna mengumumkan jadwal MotoGP 2027, terdiri dari 22 seri dan terdapat dua sirkuit baru yang jadi tuan rumah
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif