Mitsubishi Bakal Rakit Mobil Hybrid di RI, Diyakini Xpander
12 Februari 2026, 07:00 WIB
Mobil hybrid buatan China mulai merambah pasar otomotif Indonesia, merek-merek Jepang perlu siapkan strategi
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pabrikan otomotif Jepang di Indonesia lebih banyak menghadirkan mobil hybrid kepada konsumen, dengan pertimbangan infrastruktur yang lebih mudah dan harga kompetitif.
Sedangkan mayoritas merek China memboyong mobil listrik dengan jangkauan harga Rp 180 jutaan-Rp 500 jutaan ke atas. Namun belakangan sejumlah pabrikan Tiongkok mulai bermain di mobil hybrid.
Hal tersebut bakal menjadi tantangan baru buat merek Jepang di Tanah Air. Sebab harga kendaraan dari manufaktur Tiongkok berpeluang berada di bawah model serupa di kelasnya.
Melihat fenomena tersebut, pengamat otomotif menilai brand Jepang harus mulai waspada terhadap kehadiran banyak kompetitor baru.
“Misalnya memperbanyak pembuatan parts sederhana di Indonesia dan mempercepat inovasi desain kendaraan HEV (Hybrid Electric Vehicle), EV (Electric Vehicle) atau ICE (Internal Combustion Engine) yang menggunakan biofuel murah, sesuai kebutuhan spesifik pasar-pasar baru di Indonesia,” kata Yannes Martinus Pasaribu, pengamat otomotif dan akademisi ITB (Institut Teknologi Bandung) kepada KatadataOTO belum lama ini.
Optimalisasi produksi lokal atau peningkatan TKDN (Tingkat Komponen Dalam Negeri) dapat disebut bisa membantu pabrikan buat menurunkan harga mobil hybrid mereka di Indonesia.
Mengingat daya beli masyarakat memang masih terbilang terbatas, jadi menantang untuk bersaing dengan produk-produk China.
“Strategisnya Toyota (dan merek-merek Jepang lainnya) bisa melakukan lobbying insentif eksklusif dari pemerintah untuk produksi hybrid lokal,” tegas Yannes.
Kemudian gencar melakukan sosialisasi serta edukasi kepada para konsumen yang ada di Indonesia. Harapannya agar pelanggan tetap loyal dan tidak beralih di tengah gempuran produk China.
Sebagai informasi, salah satu pabrik China yang membawa mobil hybrid adalah Jaecoo J7 SHS (Super Hybrid System). Model PHEV tersebut meluncur di IIMS (Indonesia International Motor Show) 2025, ditawarkan dengan estimasi harga Rp 599 jutaan.
Jika dibandingkan, PHEV bikinan merek Jepang masih dijual di atas Rp 1 miliar. Ambil contoh Toyota RAV4 GR Sport dan Mazda CX-80 PHEV.
PHEV jadi opsi menarik karena bisa diisi bensin dan di-charge layaknya mobil listrik. Sehingga penggunaan bahan bakar disebut semakin efisien berkat bantuan baterai dan motor elektrik.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Februari 2026, 07:00 WIB
11 Februari 2026, 17:00 WIB
11 Februari 2026, 16:43 WIB
10 Februari 2026, 20:00 WIB
10 Februari 2026, 10:00 WIB
Terkini
12 Februari 2026, 13:02 WIB
BYD disebut sudah mulai melakukan trial produksi di fasilitas perakitan yang berlokasi di Subang, Jawa Barat
12 Februari 2026, 12:00 WIB
Toyota masih mendominasi 20 mobil terlaris Januari 2026 dengan menempatkan beberapa modelnya di dalam daftar
12 Februari 2026, 11:00 WIB
Hyundai Subscribe merupakan program baru pabrikan asal Korea Selatan untuk masyarakat Indonesia yang dinamis
12 Februari 2026, 10:00 WIB
GWM Tank 500 Diesel segera dikirim ke rumah konsumen, agar bisa diandalkan untuk kebutuhan mobilitas
12 Februari 2026, 09:00 WIB
Suzuki kembali menggelar program promo spareparts pada di IIMS 2026, sehingga memudahkan para konsumen
12 Februari 2026, 08:00 WIB
Demi menggoda konsumen di Tanah Air, motor matic Honda PCX 160 diberikan penyegaraan dari sisi tampilan
12 Februari 2026, 07:00 WIB
Mobil hybrid perdana Mitsubishi di Indonesia akan langsung dirakit lokal, diyakini LMPV Xpander Hybrid
12 Februari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta kembali diterapkan dengan diawasi langsung oleh kepolisian di sejumlah titik rawan