Land Rover Defender MY 2026 Meluncur, Harga Mulai Rp 3,6 Miliar
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Pemerintah provinsi Bali gandeng Korea Selatan mengembangan industri kendaraan listrik untuk pariwisata
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Provinsi Bali siap mengembangkan kendaraan listrik dengan menggandeng sejumlah perusahaan dari Korea Selatan. Diharapkan langkah tersebut bisa meningkatkan transportasi di daerah agar lebih ramah lingkungan.
Meski demikian, proses pengembangan akan berjalan secara bertahap. Pasalnya saat ini mereka baru memasuki proses penjajakan untuk menentukan pangsa pasar yang hendak ditarget kemudian membangun pabrik.
“Bersama dengan industri Indonesia membangun mengembangkan teknologi-teknologi Korea untuk bisa digunakan sebagai peralatan atau kendaraan yang bisa dimanfaatkan khususnya buat pariwisata,” ungkap IGW Samsi Gunarta, Kepala Dinas Perhubungan Bali dilansir Antara (26/06).
Karena kerja sama itu bersifat bisnis ke bisnis karena Dishub Bali menempatkan Perumda Kerta Bali Saguna sebagai tangan pemerintah daerah (pemda). Mereka bakal menggali potensi bersama Korea Automotive Technology Institute (KATECH), Korea smart E-Mobility Association (KEMA), Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) dan PT. Inako Pratama Indonesia.
Menariknya, mereka nantinya bakal fokus mengembangkan mesin-mesin untuk shuttle pariwisata. Sehingga diharapkan sektor wisata di Bali lebih optimal.
Kota Yeonggwang-Gun di Korea Selatan akan menjadi acuan sebab kawasan itu awalnya merupakan pusat pertanian namun kini tumbuh sebagai industri kelistrikan.
Samsi juga mengatakan bahwa kota itu memang mendapat mandat dari pemerintah Korea untuk mengembangkan teknologi kendaraan listrik di negaranya.
Bersamaan dengan itu, pemprov Bali juga memiliki Rencana Aksi Daerah (RAD) Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Berkat ini maka mereka pun memiliki pola perencanaan yang jelas hanya membutuhkan rekan dalam pengembangannya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan EV di Tanah Air cukup cepat. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya jumlah perusahaan yang melakukan investasi ke Indonesia.
Hyundai adalah salah satu pabrikan yang cukup gencar dalam melakukan pengembangan. Kona Electric bahkan sudah memiliki TKDN lebih dari 80 persen karena memakai baterai buatan dalam negeri
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 20:29 WIB
16 Februari 2026, 11:00 WIB
14 Februari 2026, 10:30 WIB
13 Februari 2026, 17:55 WIB
13 Februari 2026, 17:15 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya