Bali Gandeng Korea Selatan Kembangkan Industri Kendaraan Listrik

Pemerintah provinsi Bali gandeng Korea Selatan mengembangan industri kendaraan listrik untuk pariwisata

Bali Gandeng Korea Selatan Kembangkan Industri Kendaraan Listrik
Adi Hidayat

KatadataOTO – Pemerintah Provinsi Bali siap mengembangkan kendaraan listrik dengan menggandeng sejumlah perusahaan dari Korea Selatan. Diharapkan langkah tersebut bisa meningkatkan transportasi di daerah agar lebih ramah lingkungan.

Meski demikian, proses pengembangan akan berjalan secara bertahap. Pasalnya saat ini mereka baru memasuki proses penjajakan untuk menentukan pangsa pasar yang hendak ditarget kemudian membangun pabrik.

“Bersama dengan industri Indonesia membangun mengembangkan teknologi-teknologi Korea untuk bisa digunakan sebagai peralatan atau kendaraan yang bisa dimanfaatkan khususnya buat pariwisata,” ungkap IGW Samsi Gunarta, Kepala Dinas Perhubungan Bali dilansir Antara (26/06).

Karena kerja sama itu bersifat bisnis ke bisnis karena Dishub Bali menempatkan Perumda Kerta Bali Saguna sebagai tangan pemerintah daerah (pemda). Mereka bakal menggali potensi bersama Korea Automotive Technology Institute (KATECH), Korea smart E-Mobility Association (KEMA), Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) dan PT. Inako Pratama Indonesia.

Test Drive All New Kona Electric, EV Lokal Pertama Hyundai
Photo : KatadataOTO
Kabupaten Jembrana pun disebut-sebut menjadi salah satu lokasi yang akan dimanfaatkan buat pengembangan industri.

Menariknya, mereka nantinya bakal fokus mengembangkan mesin-mesin untuk shuttle pariwisata. Sehingga diharapkan sektor wisata di Bali lebih optimal.

Kota Yeonggwang-Gun di Korea Selatan akan menjadi acuan sebab kawasan itu awalnya merupakan pusat pertanian namun kini tumbuh sebagai industri kelistrikan.

Samsi juga mengatakan bahwa kota itu memang mendapat mandat dari pemerintah Korea untuk mengembangkan teknologi kendaraan listrik di negaranya.

Bersamaan dengan itu, pemprov Bali juga memiliki Rencana Aksi Daerah (RAD) Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Berkat ini maka mereka pun memiliki pola perencanaan yang jelas hanya membutuhkan rekan dalam pengembangannya.

Hyundai Ioniq 5
Photo : Istimewa

Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan EV di Tanah Air cukup cepat. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya jumlah perusahaan yang melakukan investasi ke Indonesia.

Hyundai adalah salah satu pabrikan yang cukup gencar dalam melakukan pengembangan. Kona Electric bahkan sudah memiliki TKDN lebih dari 80 persen karena memakai baterai buatan dalam negeri


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E