Pemilik Mobil Disebut Beralih ke Motor Karena Daya Beli Melemah
26 Desember 2025, 11:00 WIB
Pemerintah provinsi Bali gandeng Korea Selatan mengembangan industri kendaraan listrik untuk pariwisata
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah Provinsi Bali siap mengembangkan kendaraan listrik dengan menggandeng sejumlah perusahaan dari Korea Selatan. Diharapkan langkah tersebut bisa meningkatkan transportasi di daerah agar lebih ramah lingkungan.
Meski demikian, proses pengembangan akan berjalan secara bertahap. Pasalnya saat ini mereka baru memasuki proses penjajakan untuk menentukan pangsa pasar yang hendak ditarget kemudian membangun pabrik.
“Bersama dengan industri Indonesia membangun mengembangkan teknologi-teknologi Korea untuk bisa digunakan sebagai peralatan atau kendaraan yang bisa dimanfaatkan khususnya buat pariwisata,” ungkap IGW Samsi Gunarta, Kepala Dinas Perhubungan Bali dilansir Antara (26/06).
Karena kerja sama itu bersifat bisnis ke bisnis karena Dishub Bali menempatkan Perumda Kerta Bali Saguna sebagai tangan pemerintah daerah (pemda). Mereka bakal menggali potensi bersama Korea Automotive Technology Institute (KATECH), Korea smart E-Mobility Association (KEMA), Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (AISMOLI) dan PT. Inako Pratama Indonesia.
Menariknya, mereka nantinya bakal fokus mengembangkan mesin-mesin untuk shuttle pariwisata. Sehingga diharapkan sektor wisata di Bali lebih optimal.
Kota Yeonggwang-Gun di Korea Selatan akan menjadi acuan sebab kawasan itu awalnya merupakan pusat pertanian namun kini tumbuh sebagai industri kelistrikan.
Samsi juga mengatakan bahwa kota itu memang mendapat mandat dari pemerintah Korea untuk mengembangkan teknologi kendaraan listrik di negaranya.
Bersamaan dengan itu, pemprov Bali juga memiliki Rencana Aksi Daerah (RAD) Percepatan Kendaraan Bermotor Listrik Berbasis Baterai. Berkat ini maka mereka pun memiliki pola perencanaan yang jelas hanya membutuhkan rekan dalam pengembangannya.
Tidak bisa dipungkiri bahwa perkembangan EV di Tanah Air cukup cepat. Hal ini dibuktikan dengan semakin banyaknya jumlah perusahaan yang melakukan investasi ke Indonesia.
Hyundai adalah salah satu pabrikan yang cukup gencar dalam melakukan pengembangan. Kona Electric bahkan sudah memiliki TKDN lebih dari 80 persen karena memakai baterai buatan dalam negeri
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
26 Desember 2025, 11:00 WIB
23 Desember 2025, 14:00 WIB
23 Desember 2025, 12:00 WIB
23 Desember 2025, 11:00 WIB
23 Desember 2025, 08:00 WIB
Terkini
26 Desember 2025, 13:00 WIB
BYD jawab kebutuhan pelanggan yang membutuhkan pengisian daya super cepat saat melakukan perjalanan jarak jauh
26 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Yamaha membeli motor baru menjadi opsi lebih ramah di kantong saat kondisi ekonomi sedang sulit
26 Desember 2025, 09:00 WIB
perang harga sekilas menguntungkan konsumen semata, padahal menyimpan bahaya di masa depan yang merugikan
26 Desember 2025, 07:00 WIB
Pemerintah telah membatasi fungsi bahu jalan tol dan masyarakat diharapkan mematuhinya untuk kelancaran lalu lintas
26 Desember 2025, 06:00 WIB
Ada beberapa syarat maupun biaya yang diperhatikan sebelum mendatangi lokasi SIM keliling Bandung hari ini
26 Desember 2025, 06:00 WIB
Sebelum libur tahun baru, layanan SIM keliling Jakarta masih tersedia di sejumlah lokasi sekitar Ibu Kota
25 Desember 2025, 15:00 WIB
Cicilan paling murah all new Honda Vario Street 125 di Jakarta pada Desember 2025 adalah Rp 429 ribuan
25 Desember 2025, 13:00 WIB
Pembangunan jalur Puncak II akan dilanjutkan tahun depan dengan estimasi biaya mencapai Rp 4,7 triliun