Peluncuran Jetour T2 PHEV Tak Akan Terganggu Insiden di Jagorawi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Auto2000 mengakui bahwa insentif 3 persen dari pemerintah berhasil membuat masyarakat tertarik membeli mobil hybrid
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Auto2000 mengungkap bahwa tingginya angka penjualan hybrid di Toyota tidak lepas dari adanya insentif dari pemerintah. Oleh sebab itu, rencana penghentian bantuan berpotensi memberi dampak pada permintaan.
Pasalnya penjualan kendaraan di Indonesia saat ini mengalami penurunan sehingga perubahan kebijakan menjadi sangat sensitif.
“Saya rasa subsidi untuk mobil hybrid sangat membantu karena Innova Zenix saja penjualannya relatif bertahan. Jadi menurut saya, pemerintah baiknya mempertimbangkan untuk insentif sebagai bentuk dukungan elektrifikasi masa depan,” ungkap Anton Jimmi Suwandy, Chief Executive Auto2000.
Ia pun mengungkap bahwa penjualan mobil hybrid dari Toyota Alphard, Kijang Innova Zenix dan Yaris Cross sudah sekitar 1.500 hingga 2.000 unit per bulan. Jumlah itu setara dengan 20 persen dari total pasar yang mereka miliki.
“Kedepannya saya rasa penjualan mobil hybrid Toyota bisa ke angka 25 hingga 30 persen,” tambahnya kemudian.
Sebelumnya diberitakan bahwa insentif mobil hybrid sebesar 3 persen telah berlaku di Indonesia. Aturan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 12 tahun 2025.
Meski jumlahnya tidak sebanyak insentif kendaraan listrik, besaran tersebut diklaim cukup memberi dampak positif. Terlebih program ini cukup luas cakupannya mulai dari hybrid, mild hybrid dan hingga PHEV.
Hal ini pun membuat masyarakat jadi lebih mudah mendapatkan kendaraan ramah lingkungan yang sesuai kebutuhan dan kondisi keuangan.
Meski demikian dalam Permen disampaikan bahwa tidak semua mobil hybrid bisa mendapatkan kemudahan. Pemerintah menetapkan hanya kendaraan dengan TKDN minimal 40 persen yang bisa mendapat insentif PPnBM DTP sebesar 3 persen.
Insentif pun akan selesai pada akhir tahun ini sehingga bukan tidak mungkin pabrikan mengoreksi harga setelah program ditutup. Pemerintah pun dikabarkan tak berencanamemperpanjang program.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Februari 2026, 07:00 WIB
12 Februari 2026, 07:00 WIB
11 Februari 2026, 17:00 WIB
11 Februari 2026, 16:43 WIB
11 Februari 2026, 12:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya
16 Februari 2026, 06:08 WIB
Kepolisian tetap menghadirkan layanan SIM keliling Bandung agar masyarakat dapat mengurus dokumen berkendara