2,3 Juta Kendaraan Sudah Kembali Jakarta
27 Maret 2026, 15:00 WIB
Guna atasi kepadatan arus balik, PNS boleh WFH selama 1 minggu ke depan sehingga diharapkan lalu lintas lebih cair
Oleh Adi Hidayat
TRENOTO – Beragam kebijakan untuk mengurai kepadatan lalu lintas saat arus mudik Lebaran 2022 terus dilakukan. Selain menerapkan rekayasa lalu lintas one way dan ganjil genap di jalan tol, sejumlah instansi pun turut memberikan dukungan.
Salah satunya adalah Tjahjo Kumolo, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi. Guna atasi kepadatan arus balik, PNS boleh WFH (Work From Home) sesuai usulan dari Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Kapolri beberapa waktu lalu.
Tak tanggung-tanggung, Menpan RB menyarankan seluruh instansi pemerintahan mengatur jadwal bagi seluruh PNS selama sepekan penuh. Dengan demikian diharapkan perfoma instansi tetap terjaga meski pegawai tidak berada di kantor.
"Saya setuju dengan pendapat Kapolri agar instansi pemerintah menerapkan kebijakan WFH. Seluruh PPK (Pejabat Pembina Kepegawaian) diharapkan mengatur pembagian jadwal agar penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan," kata Tjahjo.
Ia pun optimis bahwa penerapan WFH untuk PNS yang mudik ke kampung halamannya tidak akan mengganggu urusan administrasi serta pelayanan pemerintahan. Hal ini karena telah ada penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sehingga memungkinkan PNS bekerja secara fleksibel memanfaatkan teknologi informasi dan komunikasi (TIK).
Selain itu, tambah Tjahjo, penerapan WFH selama sepekan setelah cuti Lebaran 2022 juga dapat diterapkan sebagai upaya isolasi mandiri (isoman) bagi para PNS setelah dari kampung halaman bertemu dengan keluarga.
"WFH juga jadi kesempatan untuk isoman agar mencegah adanya pertambahan kasus Covid-19," tambahnya.
Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan, hingga Sabtu, 7 Mei 2022 sekirar 60 persen pemudik belum kembali. Kepadatan luar biasa diperkirakan akan terjadi pada hari ini karena merupakan hari terakhir cuti bersama.
Kondisi tersebut pun menjadi perhatian serius Kementerian Perhubungan. Oleh karenanya, mereka pun mengeluarkan imbauan agar para pemudik menunda kepulangannya agar tidak mengalami kepadatan berlebihan.
“Agar tidak terjadi kepadatan dan perjalanan lebih nyaman, kami mengimbau masyarakat untuk menunda kepulangannya setelah 8 Mei 2022,” kata Juru Bicara Kementerian Perhubungan Adita Irawati.
Ia menambahkan bahwa berdasarkan data sementara yang dihimpun dari Posko Angkutan Lebaran Terpadu tahun 2022, jumlah pergerakan penumpang angkutan umum pada masa arus balik terus meningkat. Peningkatan terlihat mulai dari Rabu (4/5)/H+1 hingga Jumat (6/5)/H+3.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
27 Maret 2026, 15:00 WIB
26 Maret 2026, 09:00 WIB
25 Maret 2026, 17:40 WIB
24 Maret 2026, 11:50 WIB
22 Maret 2026, 11:00 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 20:46 WIB
Alex Marquez tidak terbendung dalam memenangkan sesi sprint race MotoGP Catalunya 2026 di Sirkuit Barcelona
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia