Penjualan Mobil Hybrid Naik, Menko Airlangga Kasih Isyarat
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
Airlangga Hartarto ungkap alasan pemerintah batal beri insentif kendaraan hybrid setelah ditunggu pelaku industri
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Pemerintah batal beri insentif kendaraan hybrid di Indonesia. Keputusan itu diambil setelah Kementerian Koordinator Perekonomian melihat tingginya minat di segmen tersebut meski tidak mendapat bantuan dari pemerintah.
Oleh sebab itu mereka pun memutuskan untuk tidak memberi kemudahan lain dan membiarkan kendaraan hybrid tumbuh dengan sendirinya.
“Kebijakan sudah dikeluarkan dan tidak ada perubahan maupun tambahan lain. Penjualan mobil hybrid saat ini sudah dua kali dari Battery Electric Vehicle jadi sebenarnya pasar sudah berjalan dengan mekanisme sekarang,” ungkap Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian (06/08).
Sebaliknya, ia justru melihat kondisi pasar mobil listrik di Indonesia belum optimal. Padahal segmen tersebut sudah mendapat insentif cukup besar dari pemerintah.
“Yang harus didorong adalah mobil listrik agar meningkat lebih cepat lagi. Tapi dari pameran otomotif kemarin, hasilnya relatif bagus untuk mendorong pertumbuhan,” tambahnya kemudian.
Tak bisa dipungkiri bahwa pasar mobil hybrid di Indonesia memang cenderung lebih cepat tumbuh. Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) terlihat bahwa wholesalesnya mencapai 25.751 unit.
Angka tersebut naik signifikan dibandingkan periode serupa tahun lalu yang hanya mencapai 17.305 unit.
Sedangkan pertumbuhan pasar kendaraan listrik juga mengalami kenaikan tetapi jumlahnya tidak sebesar hybrid. Tercatat dalam enam bulan pertama sudah ada 11.940 unit dikirim dari pabrik ke diler.
Angka tersebut naik 104,13 persen dibanding periode serupa tahun lalu yang hanya 5.849 unit. Meski demikan pencapaiannya masih jauh dari target pemerintah yaitu sebanyak 50.000 unit hingga akhir tahun nanti.
Sayangnya pertumbuhan signifikan pada kedua segmen tersebut rupanya belum bisa membuat industri otomotif bergerak positif. Pasalnya penjualan mobil baru di Tanah Air masih turun 19,4 persen dari 506.427 unit menjadi 408.012 unit.
“Industri otomotif dalam 6 bulan turun cukup signifikan. Kemudian ekspor juga mengalami tekanan tetapi diharapkan semua bisa mengejar di semester kedua,” pungkas Airlangga kemudian.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Agustus 2026, 09:00 WIB
19 Agustus 2026, 15:12 WIB
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
10 Agustus 2026, 10:00 WIB
09 Agustus 2026, 19:15 WIB
Terkini
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen