Jaecoo Indonesia Optimis Bisa Miliki 80 Diler di 2026
10 Januari 2026, 13:00 WIB
Terdapat beberapa pertimbangan ketika Mazda ingin menambah diler baru untuk melayani masyarakat di Indonesia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Penjualan mobil di Indonesia masih belum juga membaik. Ambil contoh pada September 2024, hanya ada 72.366 unit saja.
Angka di atas jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan satu bulan sebelumnya. Sebab di Agustus 2024 membukukan 76.808 kendaraan roda empat.
Berangkat dari hal tersebut banyak pabrikan yang melakukan penyesuaian strategi. Hal ini demi membuat mereka tetap bisa berjualan.
Namun hal berbeda justru dilakukan oleh Mazda. Jenama asal Jepang itu baru saja meresmikan diler anyar di Fatmawati, Jakarta Selatan.
Menurut mereka ada beberapa hal yang diperhitungkan. Apalagi jika mempertimbangkan kondisi penjualan motor di Tanah Air.
“Pada waktu membuka diler ini kami mempertimbangkan Primary Market Area. Kemudian segmentasi dari masyarakat di daerah itu seperti apa,” ungkap Ricky Thio, COO (Chief Operating Officer) PT EMI (Eurokars Motor Indonesia) di Jakarta Selatan, Selasa (15/10).
Lalu Mazda turut menghitung tingkat produktivitas dari penjualan serta layanan bengkel pada calon diler baru mereka..
Sebab kedua hal itu yang mendorong pertumbuhan diler Mazda di Tanah Air. Sehingga dapat melayani konsumen setia.
“Kalau bengkel saya mau pastikan produktivitasnya cukup tinggi. Jadi kebutuhan atau profit dari bengkel ini bisa maksimal,” lanjut Ricky.
Hal senada turut dilontarkan Nugroho, Direktur Sun Motor Jakarta. Ia mengungkapkan pihaknya tidak masalah mendirikan diler baru.
Apalagi saat penjualan mobil sedang tidak bergairah. Pasalnya mereka melihat ada potensi peningkatan ke depannya.
“Sun Motor sudah berpengalaman sejak 1980-an atau sekitar 40 tahunan. Kami telah mengalami naik atau turunnya industri otomotif,” kata dia.
Nugroho menerangkan kalau volume kendaraan roda empat di Indonesia masih cukup rendah. Jadi potensi buat meningkat lumayan besar.
Kendati demikian ia tidak memungkiri bahwa kondisi ekonomi di Tanah Air saat ini memang belum stabil. Jadi cukup mempengaruhi penjualan mobil.
Di sisi lain untuk menggoda konsumen, mereka turut menghadirkan berbagai program menarik. Ambil contoh promo jasa servis sebesar 10-15 persen dan suku cadang hingga 10 persen.
Kemudian bunga nol persen selama satu tahun untuk pembelian mobil Mazda tertentu dengan masa angsuran sampai tujuh tahun.
Selain itu pelanggan yang melakukan perawatan berkala selama masa pembukaan bakal mendapatkan souvenir spesial.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 13:00 WIB
10 Januari 2026, 07:00 WIB
09 Januari 2026, 17:00 WIB
09 Januari 2026, 11:00 WIB
08 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Diskon Hyundai Creta tembus Rp 45 juta berlaku khusus unit lansiran 2025, tipe Prime jadi Rp 300 jutaan
10 Januari 2026, 15:00 WIB
Honda UC3 hadir untuk menggoda para konsumen di Thailand dan Vietnam dengan berbekal berbagai keunggulan
10 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo Indonesia akui ketersediaan jaringan menjadi tantangan buat mereka di 2026 dan harus segera diatasi
10 Januari 2026, 11:00 WIB
ETLE Drone kini resmi beroperasi di lokasi yang selama ini sulit terjangkau oleh para petugas di lapangan
10 Januari 2026, 09:30 WIB
Krisis geopolitik berdampak besar pada sektor otomotif, Toyota Indonesia mewaspadai pengaruhnya pada logistik dan rantai pasok
10 Januari 2026, 09:00 WIB
Ada beberapa faktor mengapa AISI menetapkan target penjualan motor baru di 6,7 juta buat periode 2026
10 Januari 2026, 07:00 WIB
Pada periode Januari-Desember 2025 penjualan mobil mencapai 800 ribu unit lebih, banyak merek alami kenaikan
09 Januari 2026, 19:00 WIB
Sejumlah komunitas motor berkumpul di kawasan Sentul, Jawa Barat untuk kamping bersama menyambut silahturahmi