Fitur Seperti Mobil Mewah, Chery Q Semakin Bikin Rival Ketar-ketir
31 Juli 2026, 12:48 WIB
EV perlu ban khusus mobil listrik yang berbeda dari mobil konvensional untuk mendukung efisiensi berkendara
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Ada beragam perbedaan antara mobil listrik dengan mobil konvensional mulai dari sisi desain hingga cara kerjanya. Tambahan komponen baterai pada BEV (battery electric vehicle) juga menjadi pembeda utamanya.
Selain beda sumber tenaga EV juga perlu ban khusus mobil listrik berbeda dari mobil konvensional. Ini bukannya tanpa alasan tapi untuk menunjang kebutuhan EV yang jauh lebih senyap dan bobotnya berat.
Yoonsoo Shin, Managing Director PT Hankook Tire Sales Indonesia menjelaskan bahwa ban mobil listrik harus dapat memaksimalkan fitur-fitur pada BEV.
Misalnya tambahan bobot kendaraan sebanyak hampir 30 persen karena adanya baterai. Penggunaan ban yang tidak tepat dapat membuat kerja mobil jadi lebih berat dan tentunya mengurangi masa hidup baterai.
Mobil listrik juga memiliki torsi yang terbilang tinggi sehingga butuh ban yang cocok untuk mengakomodir kekuatan tersebut.
Memang secara teknis, menurutnya mobil listrik bisa dipakaikan ban biasa seperti pada mobil konvensional. Namun ini membuat penggunaan baterai tidak efisien serta sensasi berkendaranya jadi berkurang.
“Untuk bisa lebih menikmati sensasi berkendara dan bisa mendapatkan value-nya gunakan EV tires. Karena ban mobil listrik juga secara spesifik didesain untuk meningkatkan keselamatan berkendara,” ucap Yoonsoo di konferensi pers beberapa waktu lalu.
Ia juga menegaskan memang harganya lebih mahal dari ban mobil ICE, bisa lebih tinggi sampai 20 persen. Namun tentunya lebih tahan lama dan mengurangi noise, alias lebih menguntungkan untuk pengguna kendaraan listrik.
Apriyanto Yuwono, National Sales Manager PCR PT Hankook Tire Sales Indonesia menjelaskan bahwa ban Hankook terbaru sudah dilengkapi dengan busa khusus untuk membantu mengurangi noise atau suara berisik saat kendaraan dioperasikan.
Busa atau foam khusus tersebut juga memiliki usia pakai sama dengan ban sehingga konsumen tidak perlu khawatir akan kerusakan.
“Pokoknya sampai kondisi ban itu sudah tidak bisa dipakai, foam masih tetap bisa,” ucapnya.
Saat ini pihaknya masih terus melakukan sosialisasi khususnya kepada konsumen untuk mengetahui pentingnya memakai ban khusus mobil listrik.
“Kita mengedukasi konsumen. Mobil listrik ini didesain kelebihannya tanpa suara kita juga harus siapkan ban yang bisa mendukung pemakaiannya,” jelas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
31 Juli 2026, 12:48 WIB
30 Juli 2026, 16:00 WIB
30 Juli 2026, 15:00 WIB
29 Juli 2026, 22:23 WIB
29 Juli 2026, 18:10 WIB
Terkini
01 Agustus 2026, 12:00 WIB
All New Kia Seltos resmi dipasarkan dengan harga Rp 359 juta yang membuatnya lebih murah daripada Xforce
01 Agustus 2026, 11:00 WIB
Changan Nevo Q05 dirancang untuk menjadi SUV listrik kompak yang praktis, lincah, namun tetap kaya akan fitur
01 Agustus 2026, 10:00 WIB
Isuzu ELF NLR disulap untuk menjadi campervan dan memenuhi kebutuhan pemilik konten JAJAGO di Indonesia
01 Agustus 2026, 08:00 WIB
Jaecoo memperkenalkan fitur SIVP untuk pertama kalinya di Indonesia serta diimplementasikan di J7 SIVP
01 Agustus 2026, 07:00 WIB
Hyundai luncurkan deretan kendaraan elektrifikasi mulai Hyundai Staria EV, Ioniq 9 hingga Neira Prototype
01 Agustus 2026, 06:00 WIB
Toyota Indonesia menawarkan beragam solusi teknologi kendaraan-kendaraan mulai ICE, HEV, BEV hingga FFV
31 Juli 2026, 19:23 WIB
BMW meramaikan pasar mobil listrik dengan memasarkan iX3 untuk para konsumen mereka di ajang GIIAS 2026
31 Juli 2026, 19:21 WIB
V-KOOL varian terbaru di GIIAS 2026 untuk menyasar konsumen yang menginginkan perlindungan lebih pada mobil