Indonesia Masih Hadapi Tantangan Adopsi Motor Listrik
02 November 2026, 15:54 WIB
EV perlu ban khusus mobil listrik yang berbeda dari mobil konvensional untuk mendukung efisiensi berkendara
Oleh Serafina Ophelia
TRENOTO – Ada beragam perbedaan antara mobil listrik dengan mobil konvensional mulai dari sisi desain hingga cara kerjanya. Tambahan komponen baterai pada BEV (battery electric vehicle) juga menjadi pembeda utamanya.
Selain beda sumber tenaga EV juga perlu ban khusus mobil listrik berbeda dari mobil konvensional. Ini bukannya tanpa alasan tapi untuk menunjang kebutuhan EV yang jauh lebih senyap dan bobotnya berat.
Yoonsoo Shin, Managing Director PT Hankook Tire Sales Indonesia menjelaskan bahwa ban mobil listrik harus dapat memaksimalkan fitur-fitur pada BEV.
Misalnya tambahan bobot kendaraan sebanyak hampir 30 persen karena adanya baterai. Penggunaan ban yang tidak tepat dapat membuat kerja mobil jadi lebih berat dan tentunya mengurangi masa hidup baterai.
Mobil listrik juga memiliki torsi yang terbilang tinggi sehingga butuh ban yang cocok untuk mengakomodir kekuatan tersebut.
Memang secara teknis, menurutnya mobil listrik bisa dipakaikan ban biasa seperti pada mobil konvensional. Namun ini membuat penggunaan baterai tidak efisien serta sensasi berkendaranya jadi berkurang.
“Untuk bisa lebih menikmati sensasi berkendara dan bisa mendapatkan value-nya gunakan EV tires. Karena ban mobil listrik juga secara spesifik didesain untuk meningkatkan keselamatan berkendara,” ucap Yoonsoo di konferensi pers beberapa waktu lalu.
Ia juga menegaskan memang harganya lebih mahal dari ban mobil ICE, bisa lebih tinggi sampai 20 persen. Namun tentunya lebih tahan lama dan mengurangi noise, alias lebih menguntungkan untuk pengguna kendaraan listrik.
Apriyanto Yuwono, National Sales Manager PCR PT Hankook Tire Sales Indonesia menjelaskan bahwa ban Hankook terbaru sudah dilengkapi dengan busa khusus untuk membantu mengurangi noise atau suara berisik saat kendaraan dioperasikan.
Busa atau foam khusus tersebut juga memiliki usia pakai sama dengan ban sehingga konsumen tidak perlu khawatir akan kerusakan.
“Pokoknya sampai kondisi ban itu sudah tidak bisa dipakai, foam masih tetap bisa,” ucapnya.
Saat ini pihaknya masih terus melakukan sosialisasi khususnya kepada konsumen untuk mengetahui pentingnya memakai ban khusus mobil listrik.
“Kita mengedukasi konsumen. Mobil listrik ini didesain kelebihannya tanpa suara kita juga harus siapkan ban yang bisa mendukung pemakaiannya,” jelas dia.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 November 2026, 15:54 WIB
30 Oktober 2026, 22:25 WIB
30 Oktober 2026, 11:00 WIB
29 Oktober 2026, 13:00 WIB
28 Oktober 2026, 11:00 WIB
Terkini
03 November 2026, 09:00 WIB
Bapenda DKI Jakarta menggelar pemutihan pajak kendaraan bermotor sejak Senin (02/11) guna meringankan warga
03 November 2026, 07:00 WIB
MG Motor Indonesia menyatakan penjualan SUV 5-seater ZS Hybrid+ masih sesuai dengan perkiraan di peluncuran
02 November 2026, 21:03 WIB
Chery Group terus mengembangkan pasar robot humanoid dan sejenisnya untuk pasar luar Tiongkok yakni AiMOGA
02 November 2026, 20:23 WIB
IMX 2026 baru selesai di gelar beberapa waktu lalu, pameran otomotif ini diramaikan dengan berbagai kegiatan
02 November 2026, 15:54 WIB
Adopsi motor listrik di Indonesia masih belum semasif mobil listrik, AISI ungkap persentasenya masih kecil
02 November 2026, 11:00 WIB
Marc Marquez saat ini tengah memimpin klasemen sementara MotoGP 2026 usai memenangkan seri Malaysia di Sepang
02 November 2026, 09:00 WIB
Merek mobil Cina mulai menjamur dan mencatatkan penjualan positif di berbagai wilayah, terkininya di eropa
02 November 2026, 07:00 WIB
Yamaha Gear Ultima edisi Kicau Mania hadir perdana di gelaran Umi Kasum Cup VI, jadi inspirasi modifikasi