Cara Ipone Menggoda Pengunjung IIMS 2026, Luncurkan Oli Baru
10 Februari 2026, 14:00 WIB
Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan para pengendara mobil serta motor saat terjebak macet di Puncak
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat masih menjadi destinasi utama warga Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Banyak dari mereka datang ke sana untuk berwisata.
Seperti yang terjadi pada libur panjang akhir pekan kemarin atau 14-16 September 2024. Ratusan ribu kendaraan memadati kawasan Puncak.
Hal tersebut ternyata membawa dampak negatif. Pasalnya para pengguna motor, mobil sampai bus terjebak macet.
Bahkan peristiwa itu terjadi sampai belasan jam. Memaksa pengendara serta wisatawan di sana harus bermalam di jalan.
Tentu hal ini cukup disayangkan sejumlah pihak. Sebab banyak masyarakat yang gagal berlibur di kawasan Puncak, Bogor.
Meski begitu ada beberapa hal dapat dilakukan para pengendara terutama pemotor ketika terjadi kemacetan seperti kemarin.
“Jika terjebak macet parah saat berkendara sebaiknya menepi. Mencari tempat parkir dan beristirahat,” ungkap Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT WMS (Wahana Makmur Sejati) ketika dihubungi KatadatOTO, Selasa (17/9).
Agus menjelaskan penting untuk menjaga kondisi badan. Hal ini agar tidak mengalami kelelahan saat menghadapi macet.
“Namun jika motor tidak bisa bergerak sama sekali, maka matikan mesin serta tetap menunggu agar dapat menepi ke pinggir jalan,” Agus menambahkan.
Ia pun menyarankan kepada pengendara mobil juga motor untuk tetap menjaga emosi. Penting dilakukan demi menghindari hal-hal tidak diinginkan.
Apalagi kondisi lalu lintasnya cukup parah, banyak motor yang menyerobot antrean. Mereka tidak sabar serta kurang tertib.
Sehingga membuat kemacetan semakin tak terkendali. Bahkan ada yang sampai mengunci tidak bergerak di beberapa titik.
“Sebaiknya tetap sabar agar emosi bisa terkendali,” Agus menambahkan.
Sebagai informasi, Satlantas (Satuan Lalu Lintas) Polres Bogor mencatat ada 487.799 kendaraan keluar-masuk kawasan Puncak selama tiga hari kemarin.
Bila dihitung, maka rata-rata 120 ribuan mobil, motor sampai bus memadati kawasan wisata berudara dingin itu dalam satu hari.
Bisa dibilang angka tersebut sangat besar. Melebihi kapasitas jalan di Puncak yang hanya mampu menampung 70 ribu kendaraan saja.
Lalu jumlah kendaraan masuk jalur Puncak paling banyak terjadi pada Jumat (13/9), mencapai 54.875 unit dalam satu hari.
Kemudian jumlah kendaraan keluar jalur Puncak terbanyak di Senin (16/9), tercatat ada 113.343 mobil, motor sampai bus.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Februari 2026, 14:00 WIB
10 Februari 2026, 12:00 WIB
04 Februari 2026, 14:00 WIB
25 Januari 2026, 13:00 WIB
16 Januari 2026, 14:00 WIB
Terkini
16 Februari 2026, 20:29 WIB
Land Rover Defender model year 2026 resmi diluncurkan dengan beragam perubahan baik dari sisi tampilan hingga fitur
16 Februari 2026, 18:01 WIB
Mitsubishi naik ke urutan tiga besar merek mobil terlaris di Indonesia per Januari 2026, berikut daftarnya
16 Februari 2026, 13:52 WIB
Menurut data milik Gaikindo, sepanjang Januari 2026 wholesales mobil LCGC hanya berkisar 10.694 unit saja
16 Februari 2026, 11:00 WIB
DFSK Indonesia siapkan model baru di pertengahan 2026 untuk menjangkau pasar yang lebih luas dibanding sekarang
16 Februari 2026, 11:00 WIB
Per Januari 2026 wholesales dan retail sales Neta nol unit, tidak ada rencana peluncuran produk baru
16 Februari 2026, 09:00 WIB
Penjualan LCGC Daihatsu di Indonesia tergerus karena sejumlah faktor yang termasuk yang mempengaruhi
16 Februari 2026, 07:00 WIB
Jetour T2 PHEV dipastikan akan meluncur dan dipasarkan ke konsumen di Indonesia pada semester kedua tahun ini
16 Februari 2026, 06:09 WIB
Perpanjangan masa berlaku SIM dapat dilakukan di layanan SIM keliling Jakarta hari ini, simak informasinya