Quad Lock Resmi Hadirkan Phone Holder Tahan Banting di GIIAS 2026
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
Terdapat beberapa hal yang bisa dilakukan para pengendara mobil serta motor saat terjebak macet di Puncak
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Kawasan Puncak, Bogor, Jawa Barat masih menjadi destinasi utama warga Jabodetabek (Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi). Banyak dari mereka datang ke sana untuk berwisata.
Seperti yang terjadi pada libur panjang akhir pekan kemarin atau 14-16 September 2024. Ratusan ribu kendaraan memadati kawasan Puncak.
Hal tersebut ternyata membawa dampak negatif. Pasalnya para pengguna motor, mobil sampai bus terjebak macet.
Bahkan peristiwa itu terjadi sampai belasan jam. Memaksa pengendara serta wisatawan di sana harus bermalam di jalan.
Tentu hal ini cukup disayangkan sejumlah pihak. Sebab banyak masyarakat yang gagal berlibur di kawasan Puncak, Bogor.
Meski begitu ada beberapa hal dapat dilakukan para pengendara terutama pemotor ketika terjadi kemacetan seperti kemarin.
“Jika terjebak macet parah saat berkendara sebaiknya menepi. Mencari tempat parkir dan beristirahat,” ungkap Agus Sani, Head of Safety Riding Promotion PT WMS (Wahana Makmur Sejati) ketika dihubungi KatadatOTO, Selasa (17/9).
Agus menjelaskan penting untuk menjaga kondisi badan. Hal ini agar tidak mengalami kelelahan saat menghadapi macet.
“Namun jika motor tidak bisa bergerak sama sekali, maka matikan mesin serta tetap menunggu agar dapat menepi ke pinggir jalan,” Agus menambahkan.
Ia pun menyarankan kepada pengendara mobil juga motor untuk tetap menjaga emosi. Penting dilakukan demi menghindari hal-hal tidak diinginkan.
Apalagi kondisi lalu lintasnya cukup parah, banyak motor yang menyerobot antrean. Mereka tidak sabar serta kurang tertib.
Sehingga membuat kemacetan semakin tak terkendali. Bahkan ada yang sampai mengunci tidak bergerak di beberapa titik.
“Sebaiknya tetap sabar agar emosi bisa terkendali,” Agus menambahkan.
Sebagai informasi, Satlantas (Satuan Lalu Lintas) Polres Bogor mencatat ada 487.799 kendaraan keluar-masuk kawasan Puncak selama tiga hari kemarin.
Bila dihitung, maka rata-rata 120 ribuan mobil, motor sampai bus memadati kawasan wisata berudara dingin itu dalam satu hari.
Bisa dibilang angka tersebut sangat besar. Melebihi kapasitas jalan di Puncak yang hanya mampu menampung 70 ribu kendaraan saja.
Lalu jumlah kendaraan masuk jalur Puncak paling banyak terjadi pada Jumat (13/9), mencapai 54.875 unit dalam satu hari.
Kemudian jumlah kendaraan keluar jalur Puncak terbanyak di Senin (16/9), tercatat ada 113.343 mobil, motor sampai bus.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
09 Juli 2026, 21:00 WIB
04 Juli 2026, 21:00 WIB
19 Juni 2026, 15:00 WIB
12 Juni 2026, 21:28 WIB
Terkini
16 Agustus 2026, 18:00 WIB
Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah
16 Agustus 2026, 17:12 WIB
Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern
16 Agustus 2026, 09:00 WIB
Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia
15 Agustus 2026, 20:53 WIB
Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi
15 Agustus 2026, 18:57 WIB
Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E