Akhir 2022, Mobil Tidak Perlu Berhenti Saat Bayar Tol

Mulai akhir 2022, mobil tidak perlu berhenti saat bayar tol berkat teknologi MLFF yang akan diterapkan BPJT

Akhir 2022, Mobil Tidak Perlu Berhenti Saat Bayar Tol
Adi Hidayat

TRENOTO – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) melalui Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT), akan menerapkan Sistem transaksi tol non tunai nirsentuh atau Multilane Free Flow (MLFF) mulai Desember 2022.

Dengan demikian maka mobil tidak perlu berhenti saat bayar tol. Sementara untuk penerapan secara keseluruhan baru akan rampung pada September 2023.

Penerapan sistem transaksi tol nirsentuh di Indonesia memang masih menjadi rencana yang belum rampung dikerjakan. Bahkan penerapannya terkesan masih jauh dari angan meski Ratex Ltd dari Hungaria telah ditetapkan sebagai pemenang tender MLFF sejak awal 2021.

Dilansir dari Antara, sistem MLFF akan dilakukan secara bertahap di gerbang tol yang saat ini sudah ada. Sementara penerapannya sendiri juga rencananya baru akan dilakukan pada ruas tol Jabodetabek kemudian bertahap ke tol Trans Jawa hingga Bali.

Photo : Trenoto

“Terkait berapa ruas tol yang akan diimplementasikan sampai saat ini masih melakukan kajian. Memang terdapat beberapa kriteria untuk penerapannya tapi tentunya dengan mempertimbangkan beberapa hal,” ungkap Galuh Permana Waluyo, Kepala Subbidang Operasi dan Pemeliharaan I BPJT.

Penerapan tersebut memang tidak bisa dilakukan terburu-buru karena masyarakat masih harus dilakukan edukasi serta sosialisasi. Hal ini untuk menghari terjadinya kebingunan pada para pengguna jalan tol di Tanah Air.

Sementara itu Danang Parikesit, Kepala BPJT terkesan lebih optimis dalam pelaksanaan MLFF di Indonesia. Bahkan Ia menilai tol di Jawa-Bali bisa menerapkan sistem MLFF lebih cepat ketimbang menunggu hingga akhir 2023.

Photo : Trenoto

MLFF adalah sebuah terobosan pembayaran non-tunai dan berbasis Global Navigation Satelite System) GNSS. Nantinya teknologi tersebut akan mampu mendeteksi lokasi kendaraan sekaligus mengkalkulasi tarif yang harus dibayar.

Tak hanya untuk jalan tol, teknologi MLFF juga masih bisa dikembangkan untuk pelayanan jalan berbayar lain seperti ERP (Electronic Road Payment) yang hendak digunakan di beberapa ruas jalan di Jakarta. Hal ini tentunya berpotensi untuk pengembangan lebih luas di masa depan.

Penerapan teknologi MLFF disebut telah berhasil diterapkan di Hungaria selama lebih dari 7 tahun terakhir. Selain memudahkan pengguna jalan, sistem ini juga akan meningkatkan efisiensi dan pendapatan tol serta mengurangi tingkat kemacetan pada jam padat.


Terkini

motor
Motor Baru

IDRS Tawarkan Program Pengujian Motor Baru Pakai Standar PBB

IDRS ingin meningkatkan standar keselamatan pengujian pada setiap motor baru yang ada dipasarkan di Tanah Air

mobil
Lynk & Co

Geely Buka Peluang Bawa Lynk & Co ke Indonesia

Apabila dikembangkan di masa mendatang, Geely membuka peluang menghadirkan Lynk & Co ke pasar Indonesia

mobil
Toyota

Setelah Lombok, Toyota Perkuat Pendidikan Vokasi di Bali

Toyota terus menunjukkan komitmen mereka dalam memajukan pendidikan vokasi dengan menyumbangkan mesin mobil

mobil
Penjualan Mobil Baru

Kemenperin Yakin Penjualan Mobil 2026 Tembus 1 Juta Unit

Penjualan mobil tampak kembali pulih di Juni 2026, Kemenperin yakin bisa tembus 1 juta unit di akhir 2026

mobil
Giti

Giti Xcursion RT Dikenalkan, Ban Berkemampuan Hybrid

Para pemilik kendaraan jenis SUV atau Double Cabin 4X4 menjadi incaran calon produk terbaru Giti di Indonesia

mobil
DFSK E5 Plus PHEV

DFSK E5 Plus Diklaim Tawarkan Teknologi PHEV Lebih Baik

SUV PHEV DFSK E5 Plus sudah mulai dirakit lokal di pabrik Cikande, ditawarkan dengan harga Rp 500 jutaan

mobil
Daihatsu Rocky Hybrid

Fitur Unggulan Daihatsu Rocky Hybrid, Bikin Nyaman di Perkotaan

Daihatsu Rocky Hybrid dibekali beberapa fitur terkini guna memberikan sensasi berkendara yang berbeda

motor
astra honda motor technical skill contest

Honda Asah Kompetensi Teknisi AHASS, Bikin Jadi Naik Kelas

Astra Honda Motor Technical Skill Contest 2026 baru saja digelar dan diikuti 69 peserta dari seluruh Indonesia