2015 Unit Daihatsu Rocky Telah Ikuti Program Recall

2015 Unit Daihatsu Rocky Telah Ikuti Program Recall yang diselenggarakan sejak Maret 2022. Beruntung, tidak ada kasus baru terjadi

2015 Unit Daihatsu Rocky Telah Ikuti Program Recall
Adi Hidayat

TRENOTO – PT Astra Daihatsu Motor mengklaim bahwa sedikitnya ada 2015 unit Daihatsu Rocky telah ikuti program recall. Jumlahnya setara dengan 21 persen dari total unit terdampak yang disampaikan pabrikan asal Jepang tersebut.

Angka di atas diklaim sudah baik karena Indonesia masih banyak masyarakat yang enggan mengikuti program. Padahal recall dilakukan sebagai salah satu bentuk tanggung jawab perusahaan terhadap produk, agar dapat digunakan secara optimal dan tanpa masalah.

“2015 unit tersebut sudah sangat baik karena target kami adalah dalam 1 tahun ada 30 persen dari jumlah unit terdampak yang melakukan perbaikan,” ungkap Bambang Supriyadi, Executive Coordinator Technical Service Division PT ADM.

Photo : PT Astra Daihatsu Motor

Ia pun menambahkan bahwa sebelum libur lebaran, jumlah masyarakat yang melakukan perbaikan mengalami peningkatan. Jumlah tersebut diharapkan bisa terus bertambah setelah libur berakhir sehingga perbaikan bisa segera dilakukan.

“Sebelum libur Lebaran banyak pelanggan melakukan perbaikan. Diharapkan setelah liburan usai yang melakukan perbaikan bisa lebih banyak lagi karena seluruh bengkel resmi Daihatsu sudah dibuka secara maksimal,” tambahnya.

Sebelumnya disampaikan bahwa Daihatsu Rocky recall atau pemanggilan kembali terhadap sedikitnya 9.378 unit, karena kurang sempurnanya posisi pengelasan pada dudukan shock absorber depan.

Recall ini dilakukan untuk mobil dengan periode produksi 28 April – 7 Oktober 2021. Adapun perbaikan dilakukan secara cuma-cuma alias gratis untuk para pelanggan setia Daihatsu.

Photo : Trenoto

Perbaikan dilakukan dengan cara menambah 11 titik pengelasan guna memperkuat dudukan shock absorber. Maka total akan ada 25 titik pengelasan pada dudukan shock absorber sehingga diyakini permasalahan dapat teratasi.

Daihatsu pun menyarankan kepada pelanggan yang mobilnya masuk ke dalam program recall untuk menghubungi bengkel resmi terdekat. Bengkel memerlukan waktu sekitar 10 jam untuk dapat mengerjakan perbaikan.

Karena lamanya waktu pengerjaan, diharapkan pelanggan melakukan pengaturan jadwal agar tidak mengganggu mobilitas. Terlebih, Daihatsu Rocky umumnya digunakan sebagai kendaraan utama pemiliknya.

“Walau hingga kini sudah tidak ada kasus baru terjadi, kami tetap menyarankan kepada pelanggan yang mobilnya terdampak melakukan perbaikan. Tentunya ini untuk kenyamanan berkendara di masa depan,” tegasnya kemudian.


Terkini

news
SIM keliling Bandung

2 Lokasi SIM Keliling Bandung 15 April 2026, Jangan Salah Jadwal

Kepolisian terus berupaya memanjakan para pengendara, salah satunya dengan menghadirkan SIM keliling Bandung

news
SIM Keliling Jakarta

Catat Jadwal dan Lokasi SIM Keliling Jakarta 15 April 2026

SIM keliling Jakarta merupakan fasilitas yang dihadirkan kepolisian untuk memudahkan masyarakat di Ibu Kota

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 15 April 2026, Diawasi Ketat Kepolisian

Ganjil genap Jakarta hari ini diterapkan dengan pengawasan ketat dari pilhak kepolisian yang ada di lapangan

mobil
Penjualan Mobil

Penjualan Mobil Maret 2026 Turun 14,8 Persen Imbas Libur Lebaran

Libur lebaran disebut menjadi salah satu alasan jebloknya penjualan mobil baru di RI pada periode Maret 2026

mobil
BYD Seal

Kelanjutan Kasus BYD Seal Akbar Faizal, Berakhir Damai

Kini akbar Faizal dan diler telah berkomunikasi guna melakukan perbaikan pada BYD Seal yang alamii kerusakan

news
Mitsubishi Fuso

Pengujian B50 Mitsubishi Fuso Tembus 40 Ribu Km, Mesin Masih Aman

Setelah proses road test selesai, Mitsubishi Fuso akan melihat dampak penggunaan B50 untuk kendaraan mereka

mobil
Jaecoo J5 EV

20 Mobil Terlaris Maret 2026, Jaecoo J5 EV Kuasai Posisi Teratas

Jaecoo J5 EV berhasil menjadi mobil terlaris Maret 2026 dengan mencatatkan angka wholesales sebesar 2.959 unit

mobil
Chery

Chery Sebut Kolaborasi Antar Merek Bantu Percepat Ekspansi

Menurut Chery, kerja sama antar merek untuk ekspansi global akan menjadi tren baru di kalangan manufaktur