10 Merek Mobil Cina Terlaris Juni 2026: BYD Kembali Memimpin
23 Juli 2026, 18:32 WIB
BYD akan melakukan perakitan lokal sesuai dengan jumlah mobil listrik yang diimpor di Januari-Desember 2025
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – BYD merupakan salah satu merek yang menjadi penerima subsidi mobil listrik impor dari pemerintah.
Berkat aturan itu, mobil listrik BYD bisa dijual dengan harga kompetitif walaupun masih diimpor secara CBU (Completely Built Up). Namun perlu diingat program tersebut berakhir di Desember 2025.
Setelah insentif dihentikan, seluruh merek termasuk BYD harus melakukan perakitan lokal dan memenuhi kriteria Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) 40 persen.
Apabila belum mampu memenuhi persyaratan itu, maka bank guarantee dari BYD hangus dan ada peluang harga mobil BYD meroket di 2026.
Namun beberapa waktu lalu dikabarkan bahwa BYD belum mendapatkan kesepakatan bersama supplier lokal untuk lokalisasi komponen. Padahal jumlah impornya cukup besar yaitu 27.595 unit, tidak termasuk BYD E6.
Di September 2025 sendiri BYD mengimpor 4.831 unit, naik 211,6 persen dari Agustus di 1.550 unit.
Impor tertinggi BYD terjadi di Juli 2025. Saat itu buat pertama kalinya tembus 7.235 unit.
Sementara Multi Purpose Vehicle (MPV) mewah Denza D9 diimpor sebanyak 9.065 unit.
Sama seperti BYD, impor Denza D9 cetak rekor tertinggi sepanjang Juli 2025 yaitu 2.082 unit.
Jadi BYD harus memenuhi kewajibannya merakit lokal mobil sesuai sesuai jumlah yang diimpor utuh ke Indonesia.
Secara keseluruhan BYD perlu melakukan perakitan setidaknya 36 ribu mobil ke atas di 2026.
Sebagai informasi, pabrik BYD di Subang, Jawa Barat memiliki kapasitas produksi sampai 150 ribu unit per tahun.
Nantinya fasilitas tersebut akan merakit seluruh lini model BYD yang telah dijual di Indonesia termasuk Dolphin sampai Atto 1.
Hanya saja pihak BYD belum memaparkan dengan jelas model mana yang akan menjadi prioritas utama.
Jika melihat data impor dari Gaikindo, di periode Januari-September 2025 Sealion 7 menyumbangkan hasil terbesar di antara model-model lainnya.
Total impor Sealion 7 di tahun ini adalah 10.900 unit, menandakan positifnya permintaan konsumen terhadap salah satu model teranyar BYD.
Sedangkan MPV BYD M6 lebih tinggi lagi di 14.038 unit. Membuatnya dan Sealion 7 berpeluang dijadikan prioritas produksi lokal di 2026.
Total: 36.660 unit
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
23 Juli 2026, 18:32 WIB
08 Juli 2026, 09:00 WIB
29 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 23:00 WIB
24 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
29 Juli 2026, 09:00 WIB
Desain dan teknologi All New Kia Seltos bisa menjadi pilihan baru di tengah gemuknya segmen SUV Kompak
29 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta ada di lima lokasi berbeda hari ini, simak daftar persyaratan dan biaya yang dibutuhkan
29 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi hari ini, menjadi solusi ketika Anda ingin mengurus dokumen berkendara
29 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini kembali diberlakukan untuk meminimalisir kemacetan parah di jam sibuk
28 Juli 2026, 22:44 WIB
Mobil bekas perusahaan masih diminati calon pembeli baik perorangan hingga jaringan diler karena kondisinya
28 Juli 2026, 14:47 WIB
Geely Coolray memadukan eksterior pre-facelift dan interior desain terbaru, begini impresi pertamanya
28 Juli 2026, 09:29 WIB
Diler Xpeng di Alam Sutera berada di bawah naungan Erajaya dan berkonsep 3S untuk memenuhi kebutuhan konsumen
28 Juli 2026, 06:38 WIB
Toyota sebut pasar ekspor CBU mereka mengalami pertumbuhan sampai 10,7 persen dibanding 2025, berikut catatannya