Hyundai Stargazer Diskon Rp 50 Juta di GJAW 2025
29 November 2025, 21:00 WIB
Beberapa hal dapat disimpulkan setelah melakukan Test Drive Hyundai Stargazer dengan rute Surabaya-Malang dan Surabaya-Solo
Oleh Arie Prasetya
TrenOto memang belum mengukurnya secara detail, namun rasanya kabin Stargazer paling ergonomis dan lapang dibanding kompetitornya. Para desainer Hyundai dengan apik meramu low MPV berdimensi panjang 4.460 mm, lebar 1.780 mm, tinggi 1.690 mm serta wheel base 2.780. Memang besaran dimensinya tak jauh berbeda dengan model lain di kelasnya, kemungkinan over hang Stargazer yang tampak lebih pendek dapat menjadikan ruang kabin lebih lapang.
Hyundai Stargazer dilengkapi dengan mesin bertipe 1.5L MPI berkapsitas 1.500 cc bertenaga 115 hp pada 6.300 rpm dan torsi 143.8 Nm di rentang putaran 4.500 rpm. Mesin dikombinasikan dengan transmisi IVT hasil pengembangan Hyundai yang konon memiliki kinerja lebih baik dari CVT.
TrenOto angkat topi dengan kombinasi mesin dan IVT dari Stargazer karena secara umum akselerasi yang dihasilkan menyenangkan untuk dinikmati. Respon tenaganya terasa di beragam rentang putaran mesin, terlebih jika bisa menjaga rpm saat berkendara.
Terdapat mode berkendara Eco, Comfort, Sport dan Smart, masing-masing bisa dimanfaatkan sesuai dengan kebutuhan. Akan terasa perbedaan karakter masing-masing, contoh sport yang mampu memberikan akselarasi paling galak dibandingkan mode lainnya.
Acungan jempol juga layak diberikan untuk sistem suspensi Stargazer. Dengan karakter medium, bantingannya pas dalam beragam karakter dan medan jalan serta mampu menopang stabilitas saat berakselerasi.
TrenOto sempat mencoba melakukan manuver dalam kecepatan tinggi melewati tikungan dan juga melewati kendaraan lain. Hasilnya Stargazer mampu dikendalikan dengan sempurna, mobil ini benar-benar menyenangkan untuk dikendarai.
Saat melakukan hal tersebut akan terasa juga kinerja fitur keselamatan Hyundai Smartsense seperti fitur Lane Keeping Assist (LKA) dan Lane Following Assist (LFA). Di titik ini keberadaannya terutama dalam mengkoreksi stir jika berpindah jalur memang sangat bermanfaat, namun jujur kadang sedikit membuat risih dan butuh waktu untuk dapat beradaptasi.
Fitur keselamatan lain yang ada di Stargazer adalah HAC (Hill-Start Assist Control), FCA (Forward Collision-avoidance Assist), Blind-spot Collision-avoidance Assist (BCA - Dari parkir paralel), Rear Cross-traffic Collision-avoidance Assist (RCCA), Rear View Monitor (RVM), Safe Exit Warning (SEW), Driver Attention Warning (DAW) dan High Beam Assist (HBA). Semua fitur ini tentu menjadi asisten tepat bagi pengemudi.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 November 2025, 21:00 WIB
24 November 2025, 11:06 WIB
20 Oktober 2025, 21:11 WIB
16 September 2025, 16:00 WIB
05 Agustus 2025, 17:00 WIB
Terkini
03 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Pajero generasi terbaru diyakini jadi bagian dari line up produk anyar pabrikan Jepang itu di 2026
02 Januari 2026, 20:22 WIB
Persaingan baru, rookie Diogo Moreira dan Toprak Razgatlioglu siap meramaikan ajang balap MotoGP 2026
02 Januari 2026, 19:00 WIB
Julian Johan sudah melakukan berbagai persiapan guna berlaga di Rally Dakar 2026, seperti latihan di Maroko
02 Januari 2026, 18:46 WIB
Taksi listrik Green SM kembali alami kecelakaan, pengamat sorot pentingnya pelatihan softskill pengemudi
02 Januari 2026, 17:00 WIB
Penjualan BYD di Indonesia selama periode 2024-2025 tembus 50 ribu unit dan wajib dirakit lokal tahun ini
02 Januari 2026, 16:00 WIB
BYD menilai terobosan serta inovasi pada mobil listrik sebagai kontribusi dalam pengembangan industri
02 Januari 2026, 15:00 WIB
Leapmotor merupakan salah satu merek asal Tiongkok yang bakal masuk Indonesia melalui Indomobil Group
02 Januari 2026, 14:16 WIB
Tiga merek mobil Cina catat penjualan positif di Inggris, angka penjualannya diproyeksikan 200 ribu di 2025