Menakar Harga Jetour T2 di Indonesia, Bakal Mepet Chery J6
25 Agustus 2025, 11:00 WIB
Dua hari berpetualang ditemani Jetour Dashing tipe Inspira yang menantang Hyundai Creta dan Honda HR-V
Oleh Denny Basudewa
Masuk ke dalam kabin, Jetour Dashing menawarkan ruang kabin paling luas di kelasnya. Walhasil setiap perjalanan akan terasa leluasa dan nyaman.
Fitur-fitur yang diusung pada interior bernuasa elegan dan mewah. Paling utama dan kerap dibanggakan adalah 75 inci Panoramic Sky Roof.
Bentangan kaca yang diklaim paling besar di segmennya, memang memberikan tampilan mobil menjadi lebih wah.
Dimensi besar bagi kendaraan membuat Jetour Dashing masih memiliki ruang head room tersisa 15 cm, leg room 15 cm bahkan kapasitas bagasi hingga 486 Liter.
Duduk di bangku depan pada tipe Inspira atau termahal, menggerakkan kursi bisa dilakukan secara elektrik. Bahkan pada sisi pengemudi sudah tersedia Memory Seat.
Lalu yang tidak kalah menyenangkan pada varian ini adalah fitur Wireless Charging di konsol tengah. Ditambah sistem konektivitas Apple Carplay maupun Android Auto yang juga tanpa menggunakan kabel alias nirkabel.
Lalu untuk bisa lebih menikmati perjalanan tersedia monitor besar berukuran 10.25 inci sebagai panel meter dan pusat infotainment. Sebagai pengemudi juga dimanjakan dengan paddle shift di balik kemudi.
Setir dengan bentuk yang cukup besar juga telah dibenamkan sejumlah tombol atau switch sebagai kendali beberapa fitur mobil.
Impresi Berkendara
KatadataOTO memulai perjalanan dari Jakarta sebagai penumpang di baris depan. Kesan pertama yang didapatkan adalah jok yang nyaman karena tebal busa dan mengusung bentuk semi bucket.
Sistem lumbar yang tersedia membuat badan seperti terjaga ketika kendaraan melakukan manuver keras sekalipun. Akses kendali operasi beberapa fitur kendaraan juga bisa dilakukan dari konsol tengah, sehingga membantu tugas pengemudi.
Selepas dari Karawang, KatadataOTO mengambil alih kemudi dan mulai merasakan performa mobil. Kami ingin menjajal mesin 1.5L turbocharger dan transmisi otomatis enam percepatan DCT (Dual-Clutch).
Menghadapi medan jalan menanjak khas tol Padalarang cukup menantang. Terlebih hujan turun cukup deras sehingga sedikit menutupi pandangan.
Jetour Dashing dibekali sejumlah fitur otomatis yang membantu. Mulai dari Auto Wiper hingga Headlamp berbekal sensor-sensor.
Untuk wiper, kami merasakan tidak terlalu responsif. Terkadang hujan yang tiba-tiba lebat, namun kecepatannya tidak langsung meningkat.
Menggunakan transmisi DCT, reaksi kendaraan di kecepatan rendah terasa kurang nyaman. Bodi terasa seperti bergetar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Agustus 2025, 11:00 WIB
21 Agustus 2025, 19:00 WIB
09 Agustus 2025, 07:00 WIB
06 Agustus 2025, 14:40 WIB
06 Agustus 2025, 10:00 WIB
Terkini
29 Agustus 2025, 08:00 WIB
Penjualan mobil baru terganggu akibat aksi premanisme yang dilakukan para perusahaan pembiayaan di Tanah Air
29 Agustus 2025, 07:00 WIB
Suzuki Fronx berhasil meraih hasil positif di Jawa Timur dengan mencatat ratusan pemesanan sejak peluncuran
29 Agustus 2025, 06:00 WIB
Sebelum berganti bulan, ada baiknya Anda mencatat dua lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi hari ini
29 Agustus 2025, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan, manfaatkan fasilitas SIM keliling Jakarta untuk melakukan perpanjangan masa berlakunya
29 Agustus 2025, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta akan berlangsung dengan pengawasan ketat dari kepolisian setelah demo buruh
28 Agustus 2025, 20:00 WIB
Kukuh mengungkapkan anggota Gaikindo akan bertambah menjadi 62 karena ada sejumlah merek yang ingin mendaftar
28 Agustus 2025, 19:00 WIB
Kendaraan ramah lingkungan seperti truk hidrogen sampai model listrik dilihat Pertamina sebagai alternatif
28 Agustus 2025, 18:00 WIB
Ratusan unit BYD Dolphin diekspor dari Thailand untuk pasar Uni Eropa yang menerapkan tarif impor tinggi