Chery J6 Dilirik Konsumen Fleet, Bisa Dijadikan Taksi Online
03 April 2025, 12:00 WIB
KatadataOTO berkesempatan mencoba mobil listrik Citroen E-C3 buat berkendara dari Jakarta-Puncak-Jakarta
Oleh Serafina Ophelia
Satu hal jadi catatan kami adalah absennya lampu kabin yang biasa ditempatkan di bagian tengah plafon. Sehingga cukup merepotkan dalam kondisi gelap.
Kenyamanan ditunjang dengan insulasi kabin sangat baik ditambah tidak ada gerungan mesin seperti pada mobil konvensional. Suara knalpot motor yang bising di luar tidak begitu terdengar dari dalam.
Kami memulai perjalanan dengan kondisi baterai 99,2 persen. Sebagai informasi kapasitas baterai Citroen E-C3 adalah 29,2 kWh, klaim jarak tempuh 320 km dalam satu kali pengisian daya.
Mobil dikendarakan secara normal, kondisi AC menyala dan soket charger kami gunakan untuk pengisian daya smartphone.
Untuk pengemudi dengan kisaran tinggi di bawah 160 cm pengaturan kursi depan ergonomis. Kabin belakang terasa lapang, meski tidak cukup rebah namun nyaman untuk perjalanan dalam kota.
Mengawali pengetesan dalam kota sebagai penumpang, kekedapan kabin sangat terasa ketika membelah lalu lintas perkotaan. Ditambah suspensi empuk sehingga kami bisa duduk nyaman di bangku baris kedua.
Meski cuaca saat itu panas, pengaturan suhu AC membuat kabin tetap sejuk sampai ke bangku baris kedua. Citroen sendiri mendeskripsikan Tropicalised AC sesuai dalam kondisi cuaca di India yang panas.
Sampai di kawasan Puncak Bogor, KatadataOTO mencoba unitnya sampai ke Plataran Puncak. Citroen E-C3 cukup bertenaga dibawa melibas tanjakan berkelok.
Hanya saja absennya fitur seperti HSA (Hill Start Assist) membuat kami cukup kesulitan saat harus berhenti di area tanjakan apalagi dengan kondisi lalu lintas padat.
Pedal rem yang cukup keras dalam kondisi Stop and Go juga menyebabkan pengemudi harus lebih was-was, menjaga kendaraan tidak terlalu berhenti mendadak.
Kemudian ternyata ada fitur berupa bunyi notifikasi atau indikator ketika kami melaju di kecepatan 80 km sebagai pengingat ke pengemudi. Namun untuk diketahui kecepatan tertinggi kami dapatkan adalah 107 km/jam.
Saat kembali ke Jakarta kembali yang paling terasa adalah kenyamanan ketika berkendara di area dalam kota seperti jalan tol. Jalan tidak berkontur mulus dan landai membuat E-C3 nyaman dipacu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 12:00 WIB
02 April 2025, 08:20 WIB
31 Maret 2025, 09:00 WIB
31 Maret 2025, 07:00 WIB
Terkini
03 April 2025, 19:00 WIB
Pertamina memberikan diskon Pertamax, Pertamax Turbo dan Pertamina Dex selama masa arus balik Lebaran 2025
03 April 2025, 17:34 WIB
Astra Daihatsu Motor membantah kabar yang menyebut merek dan logo mereka bakal beralih menggunakan Toyota
03 April 2025, 12:00 WIB
Sedikitnya ada lima ruas tol Trans Sumatera yang beroperasi tanpa tarif saat arus balik untuk melancarkan lalu lintas
03 April 2025, 12:00 WIB
PT CSI mulai incar konsumen fleet untuk Chery J6, berpeluang dijadikan armada taksi online di masa mendatang
03 April 2025, 10:00 WIB
tol Probolinggo Banyuwangi seksi 1 dibuka secara fungsional saat arus balik Lebaran 2025 untuk hindari kemacetan
03 April 2025, 07:55 WIB
Melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat bakal berdampak ke harga motor Honda di Indonesia
02 April 2025, 18:27 WIB
Demi mengurangi kepadatan lalu lintas pada arus balik Lebaran 2025, Tol Japek II Selatan mulai dibuka hari ini
02 April 2025, 17:00 WIB
Jasa Marga bebaskan tarif tol saat arus balik untuk beri kemudahan kepada masyarakat saat arus balik