Omoda Siap Debut di Indonesia, Bawa Empat Produk
07 Januari 2026, 07:00 WIB
Chery J6 bernama The Helios ini menggendong panel surya serta baterai tambahan dengan kapasitas 10,2 kWh
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Ada beragam ubahan yang bisa dilakukan pada mobil listrik. Hal itu memunculkan berbagai inspirasi modifikasi bagi para pencinta otomotif.
Seperti yang terjadi pada Chery J6. Electric Vehicle (EV) satu ini mengalami sejumlah ubahan menarik.
Bagian paling menarik dari Chery J6 bernama The Helios itu ada pada sektor atap. Sebab sudah disematkan sistem panel surya motorized.
Panel surya tersebut difungsikan sebagai sumber energi cadangan atau power bank berjalan. Pemilik tidak perlu lagi repot-repot mencari sumber listrik.
"Tujuannya supaya kalau kita lagi jalan jauh dan butuh tenaga tambahan, bisa memanfaatkan energi dari matahari," ungkap Kusumawijaya, warga Jakarta Barat saat ditemui di Puncak, Bogor beberapa waktu lalu.
Ia menceritakan bahwa sistem panel surya pada Chery J6 miliknya berkapasitas 459 watt peak (Wp). Sistem ini terhubung ke baterai lithium eksternal 10,2 kWh.
Penampung daya tersebut diisi melalui inverter 6.000 watt. Sehingga memungkinkan energi dari matahari disalurkan secara stabil.
"Masih ada baterai bawaan pabrikan. Akan tetapi saya tambahkan baterai eksternal, jadi ada dua sistem," lanjut dia.
Lebih jauh dikatakan, baterai eksternal pada mobil listrik Chery J6 milik Kusumawijaya memiliki banyak fungsi.
Sebagai contoh, menjadi sumber daya cadangan dan menunjang seluruh perangkat kelistrikan di kendaraan, termasuk lampu, kulkas hingga peralatan lainnya.
"Semua lampu-lampu penerangan di mobil ini mengambil daya dari baterai tambahan yang diisi panel surya. Jadi baterai utama mobil dipakai untuk dapur pacu," tegas dia.
Berkat kombinasi sistem panel surya, energi yang masuk diklaim dapat bertambah sekitar 15 persen hingga 20 persen pada daya baterai utama.
Hal tersebut mampu meningkatkan jarak tempuh dari standar 418 km, menjadi 500 km lebih dalam sekali pengisian penuh.
Perlu diketahui pengisian langsung dari panel surya ke baterai tambahan memerlukan waktu cukup lama, yakni sekitar empat hingga lima hari dalam kondisi sinar matahari optimal.
Menariknya meski sudah dimodifikasi, fitur bawaan Vehicle to Load (V2L) masih berfungsi normal.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
07 Januari 2026, 07:00 WIB
06 Januari 2026, 16:00 WIB
06 Januari 2026, 13:00 WIB
06 Januari 2026, 11:00 WIB
06 Januari 2026, 07:00 WIB
Terkini
07 Januari 2026, 09:00 WIB
Beberapa harga motor matic murah Yamaha terpantau mengalami kenaikan dengan besaran bervariasi di Januari
07 Januari 2026, 08:00 WIB
Daihatsu Rocky Hybrid belum mengalami penyesuaian harga di Januari 2026, sudah mulai dikirim ke konsumen
07 Januari 2026, 07:00 WIB
Terlihat empat siluet mobil di laman resmi Omoda Indonesia, salah satunya diduga SUV hybrid Omoda O9
07 Januari 2026, 06:44 WIB
Untuk mengurus dokumen berkendara, masyarakat bisa memanfaatkan kehadiran SIM keliling Bandung hari ini
07 Januari 2026, 06:44 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda sekitar Ibu Kota, memudahkan pemohon memperpanjang SIM
07 Januari 2026, 06:44 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta diterapkan pada puluhan ruas jalan dengan pengawalan petugas di beberapa titik
06 Januari 2026, 21:00 WIB
Toyota GT86 masih menjadi mobil yang menantang untuk dimodifikasi karena memiliki potensi cukup besar
06 Januari 2026, 18:00 WIB
Performa Francesco Bagnaia turun drastis di MotoGP 2025, kesulitan bersaing dengan rekan setimnya di Ducati