Nissan Jual Pabrik Pada Renault Demi Selamatkan Perusahaan
02 April 2025, 14:00 WIB
Mengalami penipuan dari oknum sales Honda, calon konsumen Brio RS mengalami kerugian hingga Rp47 juta
Oleh Dian Tami Kosasih
Kecurigaan mulai terasa saat dirinya hendak melakukan pelunasan mobil. Transfer yang Ia kirimkan ke rekening Nusantara Mobil Internasional gagal karena kesalahan pengejaan nama, Ia pun langsung menghubungi diler terkait.
Usai berbincang dengan pekerja diler melalui telepon, YS mendapat informasi adanya kesalahan pada nama yang ia berikan kepada pihak bank. Setelah itu, sales masih sempat menghubunginya untuk meminta maaf.
Namun, YS diminta untuk melakukan transfer sebesar Rp50 juta ke rekening Dede Yusup agar mobil tak tertunda pengirimannya.
"Tapi saya acuhkan karena saya mau transfer Rp134 juta ke Honda (Nusantara Mobil International). Setelah transfer saya kirim slip setoran ke Ruhan lewat WA tapi hanya centang satu, saya telepon nomornya sudah tidak aktif," ungkapnya.
Di waktu yang sama YS menghubungi diler resmi Honda karena merasa ada yang salah. Pihak diler akhirnya memintanya untuk bertemu.
"Indrianto memperkenalkan dirinya sebagai SPV. Ia bilang, Dedi Ashadi adalah Sales Senior di sana yang mendampingi Ruhan karena Ruhan masih junior. Kemudian dia minta SPK yang saya pegang dan foto-foto kuitansinya. Katanya itu palsu. Saat mediasi Dedi bilang tak tahu apa-apa dan hanya menerima uang Rp1 juta sebagai fee karena rekeningnya dipinjam Ruhan," jelasnya.
Pihak diler juga berkelit bila sales yang berkerja merupakan pegawai baru dan belum memiliki kesepakatan kerja secara resmi.
"Ruhan adalah junior sales yang belum tandatangan kontrak, baru 2 minggu kerja, ID card dan kartu nama dia palsu. Wow, perusahaan sebesar honda cara rekrutmen karyawan seperti ini. Saya tidak terima karena biarpun cuma baru 1 hari kerja, itu urusan internal Honda. Yang saya tahu saya bertemu sales resmi dengan atribut Honda dan saya temui di dalam diler resmi MT Haryono dan saya disana hampir 2 jam. Buka saja CCTV," tegasnya.
Kejadian ini sudah dilaporkan YS ke pihak kepolisian. Ia juga sudah membagikan pengalamannya di media sosial pribadinya agar kejadian serupa tak terulang dan meminta tanggung jawab pihak terkait.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
02 April 2025, 14:00 WIB
25 Maret 2025, 16:05 WIB
24 Maret 2025, 21:00 WIB
22 Maret 2025, 13:00 WIB
21 Maret 2025, 22:08 WIB
Terkini
04 April 2025, 21:43 WIB
Jorge Martin disarankan untuk tidak cepat-cepat turun balapan pasca cedera patah tulang yang dialaminya
04 April 2025, 21:17 WIB
Alex Marquez yang tampil konsisten sejak awal MotoGP 2025, menghasilkan prestasi yang cukup membanggakan
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan