Produksi Lepas L8 Baru akan Dilakukan Februari 2026
20 Januari 2026, 11:00 WIB
Mengalami penipuan dari oknum sales Honda, calon konsumen Brio RS mengalami kerugian hingga Rp47 juta
Oleh Dian Tami Kosasih
Kecurigaan mulai terasa saat dirinya hendak melakukan pelunasan mobil. Transfer yang Ia kirimkan ke rekening Nusantara Mobil Internasional gagal karena kesalahan pengejaan nama, Ia pun langsung menghubungi diler terkait.
Usai berbincang dengan pekerja diler melalui telepon, YS mendapat informasi adanya kesalahan pada nama yang ia berikan kepada pihak bank. Setelah itu, sales masih sempat menghubunginya untuk meminta maaf.
Namun, YS diminta untuk melakukan transfer sebesar Rp50 juta ke rekening Dede Yusup agar mobil tak tertunda pengirimannya.
"Tapi saya acuhkan karena saya mau transfer Rp134 juta ke Honda (Nusantara Mobil International). Setelah transfer saya kirim slip setoran ke Ruhan lewat WA tapi hanya centang satu, saya telepon nomornya sudah tidak aktif," ungkapnya.
Di waktu yang sama YS menghubungi diler resmi Honda karena merasa ada yang salah. Pihak diler akhirnya memintanya untuk bertemu.
"Indrianto memperkenalkan dirinya sebagai SPV. Ia bilang, Dedi Ashadi adalah Sales Senior di sana yang mendampingi Ruhan karena Ruhan masih junior. Kemudian dia minta SPK yang saya pegang dan foto-foto kuitansinya. Katanya itu palsu. Saat mediasi Dedi bilang tak tahu apa-apa dan hanya menerima uang Rp1 juta sebagai fee karena rekeningnya dipinjam Ruhan," jelasnya.
Pihak diler juga berkelit bila sales yang berkerja merupakan pegawai baru dan belum memiliki kesepakatan kerja secara resmi.
"Ruhan adalah junior sales yang belum tandatangan kontrak, baru 2 minggu kerja, ID card dan kartu nama dia palsu. Wow, perusahaan sebesar honda cara rekrutmen karyawan seperti ini. Saya tidak terima karena biarpun cuma baru 1 hari kerja, itu urusan internal Honda. Yang saya tahu saya bertemu sales resmi dengan atribut Honda dan saya temui di dalam diler resmi MT Haryono dan saya disana hampir 2 jam. Buka saja CCTV," tegasnya.
Kejadian ini sudah dilaporkan YS ke pihak kepolisian. Ia juga sudah membagikan pengalamannya di media sosial pribadinya agar kejadian serupa tak terulang dan meminta tanggung jawab pihak terkait.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 Januari 2026, 11:00 WIB
19 Januari 2026, 17:00 WIB
17 Januari 2026, 15:00 WIB
15 Januari 2026, 15:00 WIB
15 Januari 2026, 11:00 WIB
Terkini
21 Januari 2026, 10:23 WIB
Menurut Geely, jika mereka bisa membuat mobil listrik dengan nilai TKDN tinggi maka bisa membawa banyak dampak
21 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut Ducati, Desmo450 MX Factory terbuka digunakan untuk keperluan balap motocross di dalam negeri
21 Januari 2026, 08:00 WIB
Bengkel modifikasi Portals Sticker melihat peluang menghadirkan inovasi baru untuk para pengguna mobil Cina
21 Januari 2026, 07:00 WIB
Keputusan Geely membawa Zeekr serta Lynk & Co ke Indonesia untuk menambah opsi mobil listrik bagi konsumen
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Perpanjangan masa berlaku kartu bisa dilakukan dengan mudah di SIM keliling Jakarta, simak informasinya
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta masih diterapkan untuk atasi kemacetan lalu lintas yang terus terjadi setiap hari
21 Januari 2026, 06:00 WIB
Salah satu lokasi SIM keliling Bandung yang beroperasi dan dituju pengendara hari ini ada di ITC Kebon Kelapa
20 Januari 2026, 21:00 WIB
Geely EX2 hadir sebagai bukti komitmen mereka terhadap strategi global dalam menjual mobil listrik modern