Mobil LCGC Juga Kena PPN 12 Persen, Harganya Tidak Murah Lagi

Sama seperti yang lain, mobil LCGC tidak luput dari dampak kenaikan PPN 12 persen yang diterapkan pemerintah

Mobil LCGC Juga Kena PPN 12 Persen, Harganya Tidak Murah Lagi

KatadataOTO – Presiden Prabowo telah memutuskan PPN 12 persen tetap berjalan di 2025. Namun tidak diterapkan untuk semua sektor.

Melainkan berlaku buat barang atau jasa yang masuk dalam golongan mewah. Seperti kapal pesiar sampai rumah dengan harga fantastis.

“Pemerintah telah memutuskan kenaikan tarif PPN 11 persen jadi 12 persen hanya dikenakan terhadap barang maupun jasa mewah, yang selama ini dikonsumsi oleh golongan masyarakat berada juga mampu,” ungkap Prabowo beberapa waktu lalu.

Menurut orang nomor satu di Indonesia itu, keputusan di atas diambil sebagai bentuk komitmen mereka agar tidak memberatkan masyarakat kelas menengah ke bawah.

Modal all new Toyota Agya lawan Honda Brio
Photo : TrenOto

Di sisi lain hal senada turut dilontarkan oleh Sri Mulyani, Menteri Keuangan. Menurut dia sektor otomotif turut terimbas program PPN 112 persen.

"Barang mewah dikenakan PPN 12 persen adalah barang yang dikenakan PPnBM, diatur dalam PMK 15/2023 dan PMK 42/2024. Seperti pesawat pribadi, kapal pesiar, Yacht, rumah atau kondominium dengan harga di atas Rp 30 miliar serta kendaraan bermotor mewah," ucap Sri Mulyani 

Sebagai informasi, aturan mobil yang diterapkan PPnBM tertuang dalam Peraturan Menteri Keuangan nomor 141/PMK.010/2021.

Di dalamnya dijelaskan bahwa Penetapan Jenis Kendaraan Bermotor dikenai Pajak Penjualan atas Barang Mewah dan Tata Cara Pengenaan Pemberian dan Penatausahaan Pembebasan dan Pengembalian Pajak Penjualan atas Barang Mewah.

Pada pasal 2 aturan di atas, disebut bahwa jenis barang kena pajak tergolong mewah berupa kendaraan bermotor angkutan orang untuk kurang dari sepuluh penumpang.

Kemudian memiliki isi silinder atau kapasitas mesin sampai dengan 3.000 cc, dikenai PPnBM mulai dari 40, 50, 60 hingga 70 persen.


Terkini

mobil
GIAMM Ungkap Masih Ada Tantangan Pasca Insentif EV Impor Disetop

GIAMM Ungkap Masih Ada Tantangan Pasca Insentif EV Impor Disetop

Insentif impor EV disetop tahun ini, menurut GIAMM tidak semerta-merta jadi kabar baik di industri komponen

otosport
Marc Marquez Yakin Bagnaia Akan Makin Kompetitif setelah Hungaria

Marc Marquez Yakin Bagnaia Akan Makin Kompetitif setelah Hungaria

Motor Bagnaia mendapatkan ubahan di Hungaria, Marc Marquez yakin hal itu bakal bikin Pecco semakin kompetitif

motor
Maka Motors Siapkan Program Khusus Pengemudi Ojol

Maka Motors Siapkan Program Khusus Pengemudi Ojol

Maka Motors menawarkan program khusus berupa sewa harian motor listrik Maka Cavalry, berikut detailnya

motor
Cara Produsen Motor Listrik Bertahan saat Insentif Masih Abu-abu

Cara Produsen Motor Listrik Bertahan saat Insentif Masih Abu-abu

Insentif mandiri dari pabrikan motor listrik menjadi salah satu upaya mereka bertahan saat kondisi sulit

otopedia
Ganjil genap Puncak

Ganjil Genap Puncak Terakhir di Agustus 2025, Jangan Salah Jalan

Ganjil genap Puncak terakhir di Agustus 2025 dilangsungkan secara ketat sehingga masyarakat harus waspada

mobil
Harga Mobil Listrik Impor Tanpa Insentif, Bisa Naik Rp 400 Jutaan

Harga Mobil Listrik Impor Tanpa Insentif, Bisa Naik Rp 400 Jutaan

Insentif mobil listrik impor bakal disetop, harga EV penerima subsidi yang masih CBU di 2026 berpotensi naik

motor
Kawasaki Z900

Kawasaki Tawarkan Harga Khusus Buat Z900, Jumlah Terbatas

Kawasaki Z900 ditawarkan dengan harga khusus untuk untuk pelanggan yang melakukan pre order di akhir Agustus

mobil
Xforce

Modal Mitsubishi Xforce Hadirkan Kenyamanan Berkendara

Mitsubishi Xforce memiliki sejumlah fitur andalan untuk mampu memberikan kenyamanan dalam berkendara