Dua Merek Mobil Cina Batal Jualan di Indonesia Tahun Ini
24 Desember 2025, 14:49 WIB
VinFast berhasil membuktikan komitmen jangka panjangnya mengembangkan ekosistem mobil listrik di Indonesia
Oleh Serafina Ophelia
Ketersediaan outlet dan jaringan diler jadi pertimbangan penting konsumen dalam membeli mobil listrik.
Merespons hal tersebut VinFast memperkuat jaringan diler dan showroom di berbagai wilayah Indonesia.
Saat pameran GIIAS 2025, VinFast menandatangani persetujuan kerja sama dengan rekanan diler baru buat memperkuat penjualan.
“Dengan dukungan komprehensif VinFast untuk rekanan diler, kami berkomitmen memastikan setiap konsumen di Indonesia mendapatkan layanan konsultasi profesional dan kebijakan purnajual terbaik,” kata Kariyanto Hardjosoemarto, CEO VinFast Indonesia dalam siaran resmi, dikutip Kamis (18/12).
Bicara soal layanan penjualan, VinFast menawarkan gratis pengisian daya di seluruh fasilitas mereka yakni V-Green sampai 2028.
Sementara harga jual kembali lini kendaraan VinFast dijamin bertahan 90 persen ke atas dari banderol awal.
Menegaskan kiprahnya di dalam negeri, VinFast baru-baru ini membangun pabrik di kawasan Subang, Jawa Barat dengan kapasitas produksi sampai 50.000 unit per tahun.
Kemudian VinFast turut bergabung sebagai anggota Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo). Sehingga bisa terlibat langsung dalam berdialog dengan pemangku kepentingan sampai pemerintah dalam mengembangkan industri otomotif.
“Menjadi anggota Gaikindo merupakan langkah penting buat kami, mengkonfirmasi komitmen jangka panjang VinFast dalam membantu ekosistem mobilitas bertenaga listrik di Indonesia,” tegas Kariyanto.
Tidak ketinggalan fasilitas perakitan VinFast yang didirikan hanya dalam waktu 17 bulan di kawasan Subang, Jawa Barat.
Fasilitas perakitan mereka bertempat di lahan seluas 171 hektar berbekal investasi sebesar 300 juta USD dengan kapasitas produksi 50.000 unit per tahun.
Lokalisasi disebut menjadi keputusan strategis yang sejalan dengan roadmap elektrifikasi di dalam negeri.
VinFast juga memiliki target untuk terus meningkatkan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN), 40 persen di 2026 dan 60 persen per 2030.
Keberadaan pabrik VinFast turut memberikan efek domino, menciptakan 5.000 sampai 15.000 lapangan pekerjaan baru dari berbagai industri.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Desember 2025, 14:49 WIB
24 Desember 2025, 12:00 WIB
24 Desember 2025, 10:00 WIB
23 Desember 2025, 14:00 WIB
23 Desember 2025, 13:00 WIB
Terkini
24 Desember 2025, 21:00 WIB
Veda Ega Pratama akan memperkuat Honda Team Asia ketika melakoni musim perdananya dalam ajang Moto3 2026
24 Desember 2025, 20:00 WIB
Menurut pantauan KatadataOTO, kelangkaan BBM Shell sudah terjadi sejak Selasa (23/12) sore di beberapa lokasi
24 Desember 2025, 19:00 WIB
Ford berniat memanfaatkan fasilitas milik Handal, sebelum membuat pabrik sendiri di Indonesia pada 2028
24 Desember 2025, 18:00 WIB
BYD Racco hadir di sela Japan Mobility Show 2025, ganggu pasar kei car yang didominasi mobil bermesin bensin
24 Desember 2025, 17:03 WIB
Audi hanya menjual 14 unit mobil mewah di periode Januari-November 2025, BMW justru tembus 2.000 unit
24 Desember 2025, 14:49 WIB
Ketatnya persaingan membuat dua merek mobil Cina, Zeekr dan Smart tak lagi terdengar kabarnya di dalam negeri
24 Desember 2025, 12:00 WIB
BYD jadi manufaktur otomotif dengan jumlah ekspor terbanyak ke dua di Tiongkok, berada tepat setelah Chery
24 Desember 2025, 11:00 WIB
Menurut Gaikindo kehadiran mobil nasional dapat membawa banyak dampak, apalagi jika harganya terjangkau