Honda Stylo 160 Dapat Warna Baru, Makin Variatif
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
Dalam test drive Toyota Yaris Cross Hybrid, mobil diajak lintasi beragam medan mulai pegunungan hingga perkotaan
Oleh Adi Hidayat
Sebagai mobil dengan harga di atas Rp400 juta, wajar bila Toyota Yaris Cross Hybrid menawarkan beragam fitur penting bagi sang pengemudi. Salah satunya adalah electric seat serta tilt and telescopic steering guna memudahkan dalam pencarian posisi duduk terbaik.
Setelah mendapatkan posisi duduk, gas pun ditekan dan mobil melaju nyaris tanpa suara. Pada kecepatan awal, Toyota Yaris Cross memang secara otomatis mengaktifkan EV Mode di awal perjalanan atau kecepatan rendah.
Saat pedal ditekan lebih dalam jantung pacu keduanya (mesin bensin) pun menyala untuk membantu memutar roda depan. Derungan suara mesin berkapasitas 1.500 cc empat silinder segaris VVT-I bertenaga 91 hp dan torsi 121 Nm pun cukup terdengar.
Performanya masih dibantu motor listrik bertenaga 80.2 hp serta torsi 141 Nm yang mengambil daya dari baterai lithium-ion berkapasitas 4.2 kWh sehingga mobil pun bergerak mulus. Padahal tanjakan di jalur pendakian cukup curam dengan sudut kemiringan di atas 10 derajat.
Perlu diketahui bahwa Toyota Yaris Cross dilengkapi oleh beberapa mode berkendara yaitu Eco (EV Mode), Normal dan Power yang bisa disesuaikan kebutuhan. Namun selama perjalanan kami lebih sering menggunakan mode Power karena medan cukup beragam.
Dalam perjalanan menuju gunung Bromo yang dipenuhi oleh medan menanjak, konsumsi bahan bakar di MID mencapai 13.8 km per liter.
Selain tanjakan, tantangan lain adalah tikungan. Walau mobil sangat lincah tetapi pilar A terasa terlalu lebar dan mengganggu pandangan, khususnya ketika berbelok sehingga pengemudi harus aktif mengubah posisi agar dapat melihat lebih jelas.
Saat perjalanan dari Bromo menuju Batu, medannya lebih banyak turunan sehingga pedal gas bisa dilepas dan kendaraan pun melaju sendiri. Kondisi tersebut dimanfaatkan mobil untuk mengaktifkan EV Model sekaligus mengisi daya baterai yang sudah terkuras ketika melintasi rute menanjak.
Ketika di jalan tol, pedal gas diinjak dalam dan mobil pun melesat hingga kecepatan yang cukup tinggi. Walau demikian daya cengkam ban terasa masih baik serta gejala limbung tidak dirasakan sehingga tetap mudah dikendalikan.
Fitur keselamatan seperti Lane Departure Warning (LDW) pun berfungsi cukup baik dengan memberi peringatan saat mobil keluar dari lajur. Sayangnya koreksinya terasa cukup lemah sehingga pengemudi tetap harus mengontrol secara penuh.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
Terkini
24 September 2026, 18:41 WIB
Variasi warna Honda Stylo 160 kini bertambah, ada satu opsi baru masing-masing untuk tipe ABS dan CBS
24 September 2026, 13:00 WIB
Menurut Superbiker Moto Solo selaku diler QJMotor, masalah yang mereka hadapi karena ada masalah di prinsipal
24 September 2026, 11:00 WIB
Yamaha Grand Filano jadi medium kreativitas anak-anak muda, gaet ratusan peserta dari berbagai daerah
24 September 2026, 09:12 WIB
Dayton hadir untuk memenuhi kebutuhan konsumen yang membutuhkan ban mobil dengan keunggulan esensial
24 September 2026, 07:00 WIB
Bagi penggemar Vespa matic sekarang jadi waktu yang tepat untuk membeli kendaraan roda dua asal Italia itu
24 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta kembali diandalkan untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol Ibu Kota
24 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta tersebar di lima tempat berbeda hari ini, berikut lokasi dan jam operasionalnya
24 September 2026, 06:00 WIB
Jika ingin mengurus dokumen berkendara, Anda bisa memilih salah satu lokasi SIM keliling Bandung hari ini