Test Drive Hyundai Creta, Telisik Transmisi IVT Pengembangan CVT

Test drive Hyundai Creta TrenOto manfaatkannya untuk menelisik kinerja transmisi IVT yang merupakan pengembangan dari CVT

Test Drive Hyundai Creta, Telisik Transmisi IVT Pengembangan CVT
Rating Trenoto :

Kinerja transmisi IVT lebih baik dari CVT, cukup responsif dan stabil

Gerungan khas transmisi CVT masih terasa

Arie Prasetya

Performa Mesin

Hyundai Creta dilengkapi mesin 4 silinder 1.500 cc dengan tenaga maksimal 114 hp di 6.300 rpm dan torsi 144,1 Nm di 4.500 rpm. Dalam pengujian, TrenOto menggunakan varian tertinggi bertransmisi otomatis IVT (Intelligent Variable Transmission).

Secara umum, akselerasi dari Creta menyenangkan untuk dinikmati. Respon tenaganya terasa di beragam rentang putaran mesin, terlebih jika bisa menjaga rpm saat berkendara.

Dan jujur saja, jika dibandingkan CVT, kinerja transmisi IVT (Intelligent Variable Transmission) hasil pengembangan dari Hyundai terasa lebih galak. Selain itu berkat shift control strategy hentakan perpindahannya cukup terasa, mampu mengatur dengan baik input yang diberikan oleh pengemudi lewat pedal gas. Dalam satu kesempatan, gerungan-gerungan khas seperti yang ada di transmisi CVT mampu direduksi dengan baik di IVT, meski tidak 100 persen hilang.

Photo : hyundai

Di lain sisi, Hyundai menyebut bahwa sumber tenaga dan sistem penggerak Creta mampu mencapai torsi maksimal di rpm rendah. Artinya dapat menghasilkan akselerasi yang baik dan spontan.

Hyundai juga menyebut bahwa akselerasi Creta dari 60 ke 100 km dapat diraih dalam waktu 6.5 detik. Dan berdasarkan data Hyundai, kompetitor bertransmisi CVT punya raihan waktu lebih lambat yakni 7 detik. Sementara kompetitor dengan transmisi otomatis 4-speed lebih lambat lagi du 8.2 detik.

Beda Kinerja CVT dan IVT

Beda kinerja CVT dan IVT terletak dari alur pendistribusian tenaganya dari mesin. Selain itu, jika CVT kita kenal menggenakan push belt, pada IVT, Hyundai melakukan trobosan dengan menggunakan chain belt.

Penggunaan chain belt disebut membuat slip yang kerap terjadi pada push belt saat bekerja sudah bisa dihilangkan. Dan IVT diklaim bisa bekerja lebih optimal termasuk tidak memerlukan maintenance lebih.

"Target mengurangi slip, berarti menghilangkan power yang hilang dan impaknya juga konsumsi BBM lebih irit. Logiknya CVT tidak ada shocking shifting tapi kalau IVT dibuat seperti manual," jelas Heri.


Terkini

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E

mobil
BMW iX3 Siap Debut di GIIAS 2026, Dijual Terbatas

Penjualan Merek Mobil Mewah Juli 2026, Kompak Turun

Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz

mobil
BMW

BMW Catat Kenaikan Pemesanan di GIIAS 2026, iX3 Laku Keras

Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse

motor
Motor listrik

Prabowo Janji Motor Listrik Nasional Bisa Dibeli Tanpa Uang Muka

Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika

news
Ganjil Genap Jakarta

Cek 26 Titik Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 14 Agustus 2026

Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal

news
SIM Keliling Jakarta

Syarat dan Lokasi SIM Keliling Jakarta Jelang Weekend 14 Agustus

Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda