Varian Baru Meluncur, Diskon Hyundai Creta Tembus Rp 45 Juta
10 Januari 2026, 17:00 WIB
Test drive Hyundai Creta TrenOto manfaatkannya untuk menelisik kinerja transmisi IVT yang merupakan pengembangan dari CVT
Oleh Arie Prasetya
Hyundai Creta dilengkapi mesin 4 silinder 1.500 cc dengan tenaga maksimal 114 hp di 6.300 rpm dan torsi 144,1 Nm di 4.500 rpm. Dalam pengujian, TrenOto menggunakan varian tertinggi bertransmisi otomatis IVT (Intelligent Variable Transmission).
Secara umum, akselerasi dari Creta menyenangkan untuk dinikmati. Respon tenaganya terasa di beragam rentang putaran mesin, terlebih jika bisa menjaga rpm saat berkendara.
Dan jujur saja, jika dibandingkan CVT, kinerja transmisi IVT (Intelligent Variable Transmission) hasil pengembangan dari Hyundai terasa lebih galak. Selain itu berkat shift control strategy hentakan perpindahannya cukup terasa, mampu mengatur dengan baik input yang diberikan oleh pengemudi lewat pedal gas. Dalam satu kesempatan, gerungan-gerungan khas seperti yang ada di transmisi CVT mampu direduksi dengan baik di IVT, meski tidak 100 persen hilang.
Di lain sisi, Hyundai menyebut bahwa sumber tenaga dan sistem penggerak Creta mampu mencapai torsi maksimal di rpm rendah. Artinya dapat menghasilkan akselerasi yang baik dan spontan.
Hyundai juga menyebut bahwa akselerasi Creta dari 60 ke 100 km dapat diraih dalam waktu 6.5 detik. Dan berdasarkan data Hyundai, kompetitor bertransmisi CVT punya raihan waktu lebih lambat yakni 7 detik. Sementara kompetitor dengan transmisi otomatis 4-speed lebih lambat lagi du 8.2 detik.
Beda kinerja CVT dan IVT terletak dari alur pendistribusian tenaganya dari mesin. Selain itu, jika CVT kita kenal menggenakan push belt, pada IVT, Hyundai melakukan trobosan dengan menggunakan chain belt.
Penggunaan chain belt disebut membuat slip yang kerap terjadi pada push belt saat bekerja sudah bisa dihilangkan. Dan IVT diklaim bisa bekerja lebih optimal termasuk tidak memerlukan maintenance lebih.
"Target mengurangi slip, berarti menghilangkan power yang hilang dan impaknya juga konsumsi BBM lebih irit. Logiknya CVT tidak ada shocking shifting tapi kalau IVT dibuat seperti manual," jelas Heri.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
10 Januari 2026, 17:00 WIB
07 Januari 2026, 15:17 WIB
21 Februari 2025, 19:00 WIB
10 Februari 2025, 22:01 WIB
18 Januari 2025, 20:30 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda