First Ride Yamaha Aerox Alpha di Sirkuit Sentul Karting

Menguji kemampuan maksimal seluruh varian Yamaha Aerox Alpha di sirkuit Sentul Karting, Bogor, Jawa Barat

First Ride Yamaha Aerox Alpha di Sirkuit Sentul Karting
Rating Trenoto :

Handling terbaik di kelasnya, performa mesin dan teknologi YECVT sangat membantu

Varian Standard suspensinya kurang baik

Denny Basudewa

Diiringi oleh Instruktur YRA (Yamaha Riding Academy), barisan mulai memasuki area sirkuit karting. Kami diajak melaju dengan kecepatan sedang sambil mengetahui titik pengereman maupun racing line.

Sirkuit Karting Sentul sendiri tidak dalam kondisi prima. Medan aspal bergelombang ditambah adanya beberapa tambalan menggunakan materail beton terlihat di beberapa sektor.

Memasuki putaran kedua, motor baru bisa dipacu dengan maksimal. Berada di barisan depan, peserta diwanti-wanti untuk tidak mendahului Road Captain (RC).

Namun kecepatan dan teknik berkendara RC sendiri berada di atas rata-rata. Sehingga beberapa awak media beberapa kali tertinggal jauh.

Yamaha Aerox Alpha
Photo : Istimewa

Bicara handling, Yamaha Aerox Alpha Turbo memang memiliki kemampuan mumpuni. Tidak hanya melalui bentuk sporti yang mendukung manuver, teknologi YECVT juga membantu pengereman.

Suspensi depan motor mengalami ubahan signifikan. Karena ukuran diameter tabung naik dari 26 mm ke 30 mm.

Untuk varian turbo sendiri sudah mengaplikasi peredam kejut belakang model tabung. Sehingga performanya tetap stabil digeber beberapa putaran.

Posisi berkendara Yamaha Aerox sendiri berbeda dengan Maxi Family lain. Selain lebar setang lebih kecil daripada Nmax, badan juga dibuat sedikit menunduk.

Sehingga menguji Yamaha Aerox Alpha di sirkuit Karting Sentul merupakan tempat yang pas. Motor seperti menemui habitat aslinya.

Usai melahap tiga putaran, kami bertukar motor. KatadataOTO kebagian mencoba varian Standard.

Pada versi Cyber City tidak tersedia sistem YECVT. Sehingga kami harus mengandalkan pengereman secara penuh.

Berada di sirkuit Karting yang penuh tikungan. Kami merasa tidak perlu melakukan pengereman maksimal.

Bahkan dengan menggunakan rem belakang teromol sekalipun, terasa sudah cukup untuk kembali berakselerasi di lintasan lurus.

Mesin 155.09 cc berteknologi VVA (Variable Valve Actuation) Yamaha Aerox Alpha terasa memadai dalam memenuhi kebutuhan. Di setiap putaran, jantung pacu motor tetap terisi membuat kami percaya diri membejek gas.


Terkini

mobil
Isuzu

Isuzu Tanggapi Keputusan Agrinas Impor Ribuan Pikap dari India

Isuzu merupakan salah satu produsen kendaraan niaga yang sudah merakit lokal truk dan mobil pikap di RI

news
tol fungsional

Daftar 10 Tol Fungsional yang Beroperasi Saat Mudik Lebaran 2026

Pemerintah telah menyiapkan 10 tol fungsional untuk beroperasi saat mudik Lebaran 2026 agar mengurangi kemacetan

otopedia
Michelin

Michelin Ingatkan Masyarakat untuk Perhatikan Ban sebelum Mudik

Michelin mengingatkan masyarakat yang hendak mudik ke kampung halaman agar memperhatikan kondisi ban kendaraan

mobil
Impor Pikap

Impor Pikap Ribuan Unit dari India Rugikan Industri Komponen

GIAMM sebut industri komponen otomotif berpotensi dirugikan oleh keputusan impor ratusan ribu pikap dari India

news
Impor Pikap

DPR RI Kecam Impor Pikap dari India untuk Koperasi Merah Putih

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI menilai impor pikap akan berdampak buruk bagi industri otomotif di dalam negeri

news
IIMS 2026

IIMS 2026 Diklaim Bukukan Transaksi Rp 8,7 Triliun, Naik Tipis

Menurut data yang dihimpun, total transaksi di IIMS 2026 hanya naik sekitar Rp 700 miliar dari tahun lalu

modifikasi
Suzuki

Inspirasi Modifikasi dari Pemenang Jimny Custom Contest

Suzuki Jimny modifikasi hadir di IIMS 2026 sebagai bahan referensi maupun inspirasi modifikasi para pengunjung

news
Mobil pikap

Tak Perlu Impor, Menperin Sebut Indonesia Bisa Buat Pikap Mandiri

Agus Gumiwang Kartasasmita, Menperin mengatakan bahwa produksi pikap lokal mencapai satu juta unit per tahun