Zarco Jadi Pahlawan Ducati Karena Tahan Marquez di Buriram

Johann Zarco jadi pahlawan Ducati dan mendapat pujian namun tidak sedikit juga yang mencibir aksi team order

Zarco Jadi Pahlawan Ducati Karena Tahan Marquez di Buriram
Denny Basudewa

TRENOTO – Johann Zarco jadi pahlawan Ducati karena berhasil menahan Marc Marquez. Selain itu pembalap Perancis tersebut juga tidak menyalip Francesco Bagnaia.

Menjalani balapan MotoGP Thailand 2022, Zarco memulainya dari posisi kelima. Namun hujan yang turun membuat peta persaingan berubah drastis.

Mulai dari merosotnya posisi Fabio Quartararo hingga melejitnya Miguel Oliveira dari urutan 11. Jack Miller dan Jorge Martin juga mengalami pertukaran.

Photo : @everythingmrace

Faktanya persaingan di klasemen sementara antara Bagnaia dan Quartararo masih sengit. Namun kondisi di Buriram yang hujan nampaknya tidak berpihak pada pembalap Yamaha tersebut.

Terlebih Bagnaia mendapat bala bantuan dari pembalap Ducati lainnya. Pada MotoGP tercatat merek asal Italia tersebut diperkuat delapan rider.

Sementara empat penunggang Yamaha hanya 1 yang memiliki performa brilian yakni Quartararo. Hasil balapan kemarin juga diduga banyak pihak bahwa Ducati melakukan team order.

Karena Zarco memiliki performa lebih baik, tidak mampu melakukan perlawanan pada Bagnaia di depannya. Justru Zarco dianggap menahan laju Marquez agar tidak merangsek dan mengacaukan posisi Bagnaia.

Baca juga : Oliveira Menang di MotoGP Thailand 2022, Quartararo Tercecer

Atas hasil balapan di Thailand kemarin, Zarco mendapat pujian dari salah satu bos Ducati yaitu Gigi Dall’Igna. Ia memuji langkah Zarco yang tidak menyalip Bagnaia.

“Terima kasih kepada Zarco yang tidak menyusul Pecco pada lap terakhir. Karena sangat berisiko melihat kondisi trek licin dan bisa menghilangkan potensi podium,” kata Gigi seperti dikutip GPOne.

Sementara Zarco menganggap langkah yang dilakukan di Buriram beberapa hari lalu, adalah tindakan tepat. Selain itu dirinya mengakui bahwa terdapat arahan dari Ducati untuk seluruh pembalapnya.

Photo : Twitter

“Kami telah diberi tahu, jika berjuang untuk kemenangan, Ducati tidak ingin mengambil kemenangan itu dari pembalap selain Pecco. Namun untuk posisi lain kami bisa berpikir sejenak dan mereka akan berterima kasih,” tutur Zarco.

Ducati tidak melarang pembalapnya untuk menyalip Bagnaia. Namun mereka harus berhati-hati dalam melakukan aksinya dan meminimalisir risiko.

Hal ini terbukti Miller yang mengambil posisi kedua dari Bagnaia. Selain itu, Enea Bastianini juga mengambil kemenangan Bagnaia di Aragon juga tidak membuat Ducati ngambek.


Terkini

otosport
Simpati Woman Rally Team

Simpati Woman Rally Team Bertekad Tunjukkan Kualitas

Tiga wanita binaan Rifat Sungkar akan membela Simpati Woman Rally Team dalam berkompetisi di ajang nasional

news
GIIAS 2026

6 Merek Baru Siap Ramaikan Ajang GIIAS 2026, Mulai Akhir Juli

GIIAS 2026 siap digelar akhir Juli mendatang dengan menampilkan 6 merek baru dari berbagai jenis kendaraan

motor
Maxi Tour Boemi Nusantara

Maxi Tour Boemi Nusantara Icip Jalur Menantang Yogyakarta ke Solo

Etape kelima Maxi Tour Boemi Nusantara 2026 terasa spesial karena menyuguhkan keindahan alam selatan Jawa

mobil
Mobil listrik

Tren Baru Mobil Listrik, Dimensi Kompak dan Berlimpah Fitur

Mobil listrik di Indonesia mengalami pergeseran tren dari sebelumnya, kini banyak orang mencari EV kompak

modifikasi
Mix Matic Day 2026

Mix Matic Day 2026 Pecahkan Rekor Bersama Maxi Yamaha

Dalam penyelenggaraan ketiga ini, Mix Matic Day 2026 berhasil diikuti hingga 248 motor dari berbagai daerah

motor
Yamaha Nmax

Fitur Yamaha NMAX Turbo yang Bikin Jadi Primadona

Yamaha NMAX Turbo memiliki sejumlah fitur andalan yang jadi daya tarik tersendiri bagi para penggunanya

motor
Yamaha Nmax

Yamaha NMAX Jadi Pilihan Tepat Penunjang Gaya Hidup Modern

Skutik Yamaha NMAX ramaikan Mangkunegaran Run 2026 yang berlangsung di Solo, jadi opsi mobilitas pilihan

mobil
Jetour

Jetour Bakal Ikut Ramaikan Persaingan PHEV di RI, Bawa T1 i-DM

Jetour T1 i-DM bakal mengisi segmen di bawah T2 yang sudah dijual di Indonesia, jadi PHEV perdana Jetour