JMC Tuntaskan Touring 500 KM, Jelajahi Keindahan Lampung Selatan
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Kabar mengejutkan datang setelah Yamaha bajak insinyur Ducati yang merupakan orang kepercayaan Gigi Dall'igna
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Satu langkah pasti dilakukan Yamaha jelang bergulirnya MotoGP 2024. Kabar terbaru mereka mendatangkan satu insinyur anyar.
Sosoknya pun tidak main-main, pabrikan berlambang garpu tala memboyong teknisi senior dari Ducati, yakni Massimo Bartolini untuk musim depan.
Tentu keputusan tersebut buat mengejar ketertinggalan pada ajang adu balap di kelas para raja. Dengan begitu Yamaha bisa tampil kompetitif di 2024.
“Banyak uang yang diinvestasikan jika dibutuhkan dan kami mengubah cara kerja di Yamaha. Ini berarti kita akan melakukan dengan lebih beragam ahli Eropa,” ungkap Lin Jarvis selaku Managing Director Yamaha di Speedweek.
Menurut kabar beredar, Yamaha bajak Insinyur Ducati guna ditempatkan pada jabatan direktur teknis. Nantinya Bartolini akan bekerjasama dengan pimpinan divisi tersebut, yakni Kazutoshi Seki.
Di sisi lain kabar merapatnya Bartolini menguat setelah dia memutuskan tidak ikut dalam perayaan Ducati untuk kesuksesan mereka di MotoGP serta WSBK di Bologna, Italia, Jumat (15/12).
Pria satu ini memang disebut-sebut sudah diincar lama oleh Takahiro Sumi selaku Presiden Yamaha Motor Racing. Diharapkan kehadiran Bartolini bisa membangkitkan performa kuda besi Fabio Quartararo dan kawan-kawan.
Di sisi lain langkah mengejutkan dari Yamaha ternyata bukan hal pertama. Sebelumnya mereka sudah melakukan terlebih dahulu.
Saat itu Yamaha mendapatkan tanda tangan dari Marco Nicotra yang sebelumnya menjadi staff departemen aerodinamika Ducati. Bahkan insinyur anyar satu ini sudah bekerja sejak Oktober.
Kemudian telah muncul buat pertama kali di sesi tes pasca-musim di Sirkuit Valencia pada 28 November 2023.
Berangkat dari hal tersebut Gigi Dall'igna sudah menganggap hal ini biasa. Sebab banyak tim melakukan hal serupa seperti Yamaha.
Sebelumnya KTM sudah mencomot sejumlah insinyur dari Ducati dalam beberapa tahun terakhir. Sebut saja seperti Fabiano Sterlacchini bersama dua kepala kru.
Lalu masih ada Alberto Giribuola dan Christian Pupulin. Hal itu diperparah dengan Jack Miller yang memilih angkat koper dari pabrikan Italia.
Padahal saat itu Miller mampu tampil apik setelah mengemas tiga kemenangan dari 21 podium bersama Ducati.
Tak heran jika Dall’Igna tidak resah dengan dibajaknya para teknisi. Dia bahkan tak gentar karena masih memilih insinyur berbakat lain.
“Semua orang yang paling berbakat pergi? Kami akan melatih yang lain. Bertaruh sama bakat muda guna mengubah mereka,” ungkap Gigi Dall’Igna.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
16 Mei 2026, 17:00 WIB
13 Mei 2026, 14:44 WIB
12 Mei 2026, 19:21 WIB
10 Mei 2026, 09:00 WIB
07 Mei 2026, 07:00 WIB
Terkini
24 Mei 2026, 19:00 WIB
16 ribu unit mobil listrik Jaecoo J5 EV terkirim ke konsumen sejak awal peluncurannya jelang akhir 2025
24 Mei 2026, 18:03 WIB
Trimegah Group yang sebelumnya diler Honda kini beralih memasarkan Chery dan Lepas di kawasan BSD City
24 Mei 2026, 17:10 WIB
Biaya perawatan rutin BYD M6 DM diklaim lebih murah dari mobil bermesin bensin dengan kapasitas 1.500 cc
24 Mei 2026, 15:13 WIB
PT HPM resmi menyerahkan 20 unit Honda Prelude ke konsumen di Indonesia dari total alokasi 150 unit di 2026
23 Mei 2026, 09:57 WIB
Setelah membela Honda selama beberapa tahun, Joan Mir memutuskan untuk berganti seragam pada musim depan
22 Mei 2026, 19:00 WIB
Suku cadang alternatif Toyota, T-OPT hadir di Indonesia International Trade Show for Automotive Industry
22 Mei 2026, 16:17 WIB
Daihatsu kumpul sahabat 2026 menampilkan banyak promo-promo menarik dan unit lawas yang langka di pasaran
22 Mei 2026, 13:00 WIB
Astra UD Trucks tidak hanya memasarkan produk-produk truk ramah lingkungan, namun juga ikut memelihara lingkungan