Yamaha Racing Indonesia Kenalkan Skuad Balap Baru, Ada Aldi Satya
28 Februari 2026, 09:28 WIB
Kabar mengejutkan datang setelah Yamaha bajak insinyur Ducati yang merupakan orang kepercayaan Gigi Dall'igna
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Satu langkah pasti dilakukan Yamaha jelang bergulirnya MotoGP 2024. Kabar terbaru mereka mendatangkan satu insinyur anyar.
Sosoknya pun tidak main-main, pabrikan berlambang garpu tala memboyong teknisi senior dari Ducati, yakni Massimo Bartolini untuk musim depan.
Tentu keputusan tersebut buat mengejar ketertinggalan pada ajang adu balap di kelas para raja. Dengan begitu Yamaha bisa tampil kompetitif di 2024.
“Banyak uang yang diinvestasikan jika dibutuhkan dan kami mengubah cara kerja di Yamaha. Ini berarti kita akan melakukan dengan lebih beragam ahli Eropa,” ungkap Lin Jarvis selaku Managing Director Yamaha di Speedweek.
Menurut kabar beredar, Yamaha bajak Insinyur Ducati guna ditempatkan pada jabatan direktur teknis. Nantinya Bartolini akan bekerjasama dengan pimpinan divisi tersebut, yakni Kazutoshi Seki.
Di sisi lain kabar merapatnya Bartolini menguat setelah dia memutuskan tidak ikut dalam perayaan Ducati untuk kesuksesan mereka di MotoGP serta WSBK di Bologna, Italia, Jumat (15/12).
Pria satu ini memang disebut-sebut sudah diincar lama oleh Takahiro Sumi selaku Presiden Yamaha Motor Racing. Diharapkan kehadiran Bartolini bisa membangkitkan performa kuda besi Fabio Quartararo dan kawan-kawan.
Di sisi lain langkah mengejutkan dari Yamaha ternyata bukan hal pertama. Sebelumnya mereka sudah melakukan terlebih dahulu.
Saat itu Yamaha mendapatkan tanda tangan dari Marco Nicotra yang sebelumnya menjadi staff departemen aerodinamika Ducati. Bahkan insinyur anyar satu ini sudah bekerja sejak Oktober.
Kemudian telah muncul buat pertama kali di sesi tes pasca-musim di Sirkuit Valencia pada 28 November 2023.
Berangkat dari hal tersebut Gigi Dall'igna sudah menganggap hal ini biasa. Sebab banyak tim melakukan hal serupa seperti Yamaha.
Sebelumnya KTM sudah mencomot sejumlah insinyur dari Ducati dalam beberapa tahun terakhir. Sebut saja seperti Fabiano Sterlacchini bersama dua kepala kru.
Lalu masih ada Alberto Giribuola dan Christian Pupulin. Hal itu diperparah dengan Jack Miller yang memilih angkat koper dari pabrikan Italia.
Padahal saat itu Miller mampu tampil apik setelah mengemas tiga kemenangan dari 21 podium bersama Ducati.
Tak heran jika Dall’Igna tidak resah dengan dibajaknya para teknisi. Dia bahkan tak gentar karena masih memilih insinyur berbakat lain.
“Semua orang yang paling berbakat pergi? Kami akan melatih yang lain. Bertaruh sama bakat muda guna mengubah mereka,” ungkap Gigi Dall’Igna.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 Februari 2026, 09:28 WIB
23 Februari 2026, 07:00 WIB
22 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
10 Februari 2026, 07:00 WIB
Terkini
28 Februari 2026, 15:54 WIB
Pedro Acosta meraih kemenangan dramatis atas Marc Marquez dalam ajang sprint race MotoGP Thailand 2026
28 Februari 2026, 13:00 WIB
Mitsubishi Indonesia siap meningkatkan produksi L300 jika mendapat pemesanan untuk program Kopdes Merah Putih
28 Februari 2026, 11:00 WIB
Presiden Direktur Hino Indonesia diganti untuk memberi penyegaran dengan strategi baru yang lebih optimal
28 Februari 2026, 09:28 WIB
Aldi Satya Mahendra akan terus menorehkan prestasi bagi skuad Yamaha Racing Indonesia sepanjang musim ini
27 Februari 2026, 20:00 WIB
Meskipun peminatnya terbilang lebih sedikit, Vios Hybrid hadir buat memperluas jangkauan pasar Toyota
27 Februari 2026, 18:00 WIB
Zeekr kembali ke RI di bawah naungan Geely Auto Indonesia dan bakal segera dirakit lokal di masa mendatang
27 Februari 2026, 16:06 WIB
Isuzu berhasil mempertahankan kinerja mereka sepanjang tahun lalu meski banyak rintangan yang menghadang
27 Februari 2026, 14:00 WIB
Ganjil genap Puncak kembali diterapkan untuk memastikan kelancaran arus kendaraan khususnya di jalur utama