Memaksimalkan Y-Shift Yamaha NMax Turbo di Antara Merapi–Merbabu
28 November 2025, 19:00 WIB
Kabar mengejutkan datang setelah Yamaha bajak insinyur Ducati yang merupakan orang kepercayaan Gigi Dall'igna
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Satu langkah pasti dilakukan Yamaha jelang bergulirnya MotoGP 2024. Kabar terbaru mereka mendatangkan satu insinyur anyar.
Sosoknya pun tidak main-main, pabrikan berlambang garpu tala memboyong teknisi senior dari Ducati, yakni Massimo Bartolini untuk musim depan.
Tentu keputusan tersebut buat mengejar ketertinggalan pada ajang adu balap di kelas para raja. Dengan begitu Yamaha bisa tampil kompetitif di 2024.
“Banyak uang yang diinvestasikan jika dibutuhkan dan kami mengubah cara kerja di Yamaha. Ini berarti kita akan melakukan dengan lebih beragam ahli Eropa,” ungkap Lin Jarvis selaku Managing Director Yamaha di Speedweek.
Menurut kabar beredar, Yamaha bajak Insinyur Ducati guna ditempatkan pada jabatan direktur teknis. Nantinya Bartolini akan bekerjasama dengan pimpinan divisi tersebut, yakni Kazutoshi Seki.
Di sisi lain kabar merapatnya Bartolini menguat setelah dia memutuskan tidak ikut dalam perayaan Ducati untuk kesuksesan mereka di MotoGP serta WSBK di Bologna, Italia, Jumat (15/12).
Pria satu ini memang disebut-sebut sudah diincar lama oleh Takahiro Sumi selaku Presiden Yamaha Motor Racing. Diharapkan kehadiran Bartolini bisa membangkitkan performa kuda besi Fabio Quartararo dan kawan-kawan.
Di sisi lain langkah mengejutkan dari Yamaha ternyata bukan hal pertama. Sebelumnya mereka sudah melakukan terlebih dahulu.
Saat itu Yamaha mendapatkan tanda tangan dari Marco Nicotra yang sebelumnya menjadi staff departemen aerodinamika Ducati. Bahkan insinyur anyar satu ini sudah bekerja sejak Oktober.
Kemudian telah muncul buat pertama kali di sesi tes pasca-musim di Sirkuit Valencia pada 28 November 2023.
Berangkat dari hal tersebut Gigi Dall'igna sudah menganggap hal ini biasa. Sebab banyak tim melakukan hal serupa seperti Yamaha.
Sebelumnya KTM sudah mencomot sejumlah insinyur dari Ducati dalam beberapa tahun terakhir. Sebut saja seperti Fabiano Sterlacchini bersama dua kepala kru.
Lalu masih ada Alberto Giribuola dan Christian Pupulin. Hal itu diperparah dengan Jack Miller yang memilih angkat koper dari pabrikan Italia.
Padahal saat itu Miller mampu tampil apik setelah mengemas tiga kemenangan dari 21 podium bersama Ducati.
Tak heran jika Dall’Igna tidak resah dengan dibajaknya para teknisi. Dia bahkan tak gentar karena masih memilih insinyur berbakat lain.
“Semua orang yang paling berbakat pergi? Kami akan melatih yang lain. Bertaruh sama bakat muda guna mengubah mereka,” ungkap Gigi Dall’Igna.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
28 November 2025, 19:00 WIB
25 November 2025, 16:59 WIB
20 November 2025, 22:30 WIB
19 November 2025, 21:00 WIB
18 November 2025, 23:00 WIB
Terkini
04 Desember 2025, 22:10 WIB
Mengulangkesuksesan program Kijang pada 30 tahun lalu, Toyota Veloz Hybrid Lintas Nusa kembali digelar
04 Desember 2025, 21:00 WIB
Jaecoo Indonesia akan memasarkan sejumlah model dari seri Omoda yang sebelumnya ditawarkan oleh Chery
04 Desember 2025, 20:00 WIB
Pertamina Lubricants berharap beban para korban bencana alam di Sumatera Utara serta Barat bisa lebih ringan
04 Desember 2025, 19:00 WIB
Kendaraan listrik dinilai potensial di segmen niaga, Kalista sorot perlu ada insentif dari pemerintah
04 Desember 2025, 18:00 WIB
Marc Marquez sudah tidak mau hidup bersama dendam, ia hanya ingin menghormati para rival termasuk Rossi
04 Desember 2025, 17:00 WIB
Nama BYD King dan King L terdaftar di Indonesia, sedan berteknologi PHEV yang dijual dengan harga kompetitif
04 Desember 2025, 16:00 WIB
Keberadaan pabrik BYD dinilai bakal membawa dampak positif, sebab dapat menyerap banyak tenaga kerja di Subang
04 Desember 2025, 15:01 WIB
Pemerintah akhirnya resmi keluarkan aturan pembatasan angkutan barang saat libur Natal dan tahun baru 2026