Marc Marquez Trauma Balapan di Mandalika, Punya Kenangan Buruk
03 September 2026, 09:00 WIB
FIM membuat keputusan baru dengan melarang para tim MotoGP melakukan pengetesan mesin untuk musim 2027
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Para tim MotoGP tengah berusaha menyiapkan mesin baru untuk musim 2027. Nantinya Ducati, Honda, Yamaha dan lain-lain tidak akan menggunakan jantung mekanis berkubikasi 1.000 cc lagi.
Namun mereka bakal mengandalkan dapur pacu berkapasitas lebih kecil di masa mendatang, yakni hanya 850 cc.
Akan tetapi FIM, IRTA serta MSMA membuat sebuah keputusan baru. Mereka melarang para tim MotoGP untuk melakukan pengetasan mesin anyar.
"Kesepakatan telah dibuat antara para produsen bahwa mereka tidak akan menguji mesin spesifikasi 2027 selama musim 2025," bunyi pengumuman FIM dikutip dari Crash, Kamis (08/05).
Keputusan di atas cukup membuat Ducati dan tim lain kecewa. Sebab mereka sudah mulai melakukan pengembangan untuk jantung pacu baru.
Para tim MotoGP harus menunda proses tersebut hingga beberapa waktu mendatang. Jadi menambah pekerjaan rumah mereka.
"Pengujian sepeda motor dengan spesifikasi 2027 hanya akan diizinkan mulai 17 November 2025," lanjut mereka.
Sebagai pengingat, tim MotoGP akan mengadopsi jantung mekanis berkubikasi 850 cc pada 2027.
Keputusan ini diambil karena karena dinilai lebih aman, berkelanjutan dan spektakuler di masa mendatang. Sehingga beberapa pembaruan teknis diterapkan.
"Mesin-mesin baru ini akan relevan di jalan raya serta efisien. Dirancang menciptakan balapan lebih baik lagi, selamat datang di masa depan MotoGP,” bunyi pengumuman MotoGP di laman resmi.
Patut diketahui, nantinya ukuran diameter piston atau bore maksimal diturunkan dari 81 mm menjadi 75 mm saja. Disesuaikan dengan konsep pengembangan masing-masing pabrikan.
"Hal ini akan menurunkan kecepatan maksimal, membuat balapan lebih aman, meningkatkan jarak tempuh dan berkelanjutan,” mereka menambahkan.
Jatah mesin yang diperbolehkan dipakai dalam satu musim turut mengalami perombakan. Semula tujuh kini masing-masing pabrikan hanya diizinkan menggunakan enam unit saja untuk setiap rider.
Di sisi lain demi mengejar efisiensi, bahan bakar dipakai dalam regulasi MotoGP 2027 adalah 100 persen mengandung bahan ramah lingkungan.
Angka yang pelan-pelan dinaikan, sebab baru-baru ini mereka menggunakan 40 persen bahan ramah lingkungan di kuda besi Marc Marquez serta pembalap lainnya.
Selanjutnya kapasitas tangki bahan bakar juga dirombak. Di masa mendatang diturunkan dari 22 liter menjadi 20 liter saja.
Sedangkan jatah BBM ketika sesi Sprint Race dibatasi menjadi 11 liter saja. Dengan aturan tersebut diklaim dapat lebih efisien.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 September 2026, 09:00 WIB
31 Agustus 2026, 17:18 WIB
29 Agustus 2026, 21:08 WIB
28 Agustus 2026, 21:10 WIB
28 Agustus 2026, 13:00 WIB
Terkini
07 September 2026, 21:43 WIB
Chery Q menjadi mobil listrik pendatang baru yang menawarkan berbagai fitur kekinian kepada para konsumen
07 September 2026, 12:34 WIB
Gelaran Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi wadah untuk anak bersama keluarga menikmati akhir pekan
07 September 2026, 10:16 WIB
Robot AiMOGA Mornine kembali mendapatkan sertifikasi dari benua Uni Eropa di aspek hardware dan software
07 September 2026, 06:00 WIB
Hari ini kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk membantu masyarakat di wilayah Kota Kembang
07 September 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa melakukan perjalanan di jalan Ibu Kota dengan nyaman, simak puluhan titik ganjil genap Jakarta
06 September 2026, 12:15 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi tempat mengekspresikan bakat, wadah berkumpul masyarakat dan komunitas
06 September 2026, 01:22 WIB
BYD terus memperkuat komitmen mereka untuk memajukan industri otomotif di Indonesia usai mendirikan pabrik
05 September 2026, 19:21 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam jadi wadah silaturahmi dan unjuk kreativitas masyarakat dan anak-anak muda