Perang Iran dan Amerika Bikin Perjalanan Tim MotoGP Berantakan
05 Maret 2026, 16:00 WIB
FIM membuat keputusan baru dengan melarang para tim MotoGP melakukan pengetesan mesin untuk musim 2027
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Para tim MotoGP tengah berusaha menyiapkan mesin baru untuk musim 2027. Nantinya Ducati, Honda, Yamaha dan lain-lain tidak akan menggunakan jantung mekanis berkubikasi 1.000 cc lagi.
Namun mereka bakal mengandalkan dapur pacu berkapasitas lebih kecil di masa mendatang, yakni hanya 850 cc.
Akan tetapi FIM, IRTA serta MSMA membuat sebuah keputusan baru. Mereka melarang para tim MotoGP untuk melakukan pengetasan mesin anyar.
"Kesepakatan telah dibuat antara para produsen bahwa mereka tidak akan menguji mesin spesifikasi 2027 selama musim 2025," bunyi pengumuman FIM dikutip dari Crash, Kamis (08/05).
Keputusan di atas cukup membuat Ducati dan tim lain kecewa. Sebab mereka sudah mulai melakukan pengembangan untuk jantung pacu baru.
Para tim MotoGP harus menunda proses tersebut hingga beberapa waktu mendatang. Jadi menambah pekerjaan rumah mereka.
"Pengujian sepeda motor dengan spesifikasi 2027 hanya akan diizinkan mulai 17 November 2025," lanjut mereka.
Sebagai pengingat, tim MotoGP akan mengadopsi jantung mekanis berkubikasi 850 cc pada 2027.
Keputusan ini diambil karena karena dinilai lebih aman, berkelanjutan dan spektakuler di masa mendatang. Sehingga beberapa pembaruan teknis diterapkan.
"Mesin-mesin baru ini akan relevan di jalan raya serta efisien. Dirancang menciptakan balapan lebih baik lagi, selamat datang di masa depan MotoGP,” bunyi pengumuman MotoGP di laman resmi.
Patut diketahui, nantinya ukuran diameter piston atau bore maksimal diturunkan dari 81 mm menjadi 75 mm saja. Disesuaikan dengan konsep pengembangan masing-masing pabrikan.
"Hal ini akan menurunkan kecepatan maksimal, membuat balapan lebih aman, meningkatkan jarak tempuh dan berkelanjutan,” mereka menambahkan.
Jatah mesin yang diperbolehkan dipakai dalam satu musim turut mengalami perombakan. Semula tujuh kini masing-masing pabrikan hanya diizinkan menggunakan enam unit saja untuk setiap rider.
Di sisi lain demi mengejar efisiensi, bahan bakar dipakai dalam regulasi MotoGP 2027 adalah 100 persen mengandung bahan ramah lingkungan.
Angka yang pelan-pelan dinaikan, sebab baru-baru ini mereka menggunakan 40 persen bahan ramah lingkungan di kuda besi Marc Marquez serta pembalap lainnya.
Selanjutnya kapasitas tangki bahan bakar juga dirombak. Di masa mendatang diturunkan dari 22 liter menjadi 20 liter saja.
Sedangkan jatah BBM ketika sesi Sprint Race dibatasi menjadi 11 liter saja. Dengan aturan tersebut diklaim dapat lebih efisien.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
05 Maret 2026, 16:00 WIB
03 Maret 2026, 09:00 WIB
03 Maret 2026, 07:24 WIB
02 Maret 2026, 10:00 WIB
01 Maret 2026, 10:00 WIB
Terkini
06 Maret 2026, 22:30 WIB
Jaecoo Indonesia terus menambah jumlah diler untuk bisa lebih maksimal dalam menghadirkan layanan terbaik
06 Maret 2026, 22:00 WIB
Inovasi terbaru dari Otospector untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat membeli mobil bekas berkualitas
06 Maret 2026, 20:00 WIB
Guna menjangkau lebih banyak konsumen, Ford memperluas jaringan diler dan membuka perdana outlet FEC
06 Maret 2026, 16:00 WIB
BAIC Indonesia berencana untuk meningkatkan penjualan dengan menambah lini produk ramah lingkungan mereka
06 Maret 2026, 14:00 WIB
Xpeng menyambut musim mudik Lebaran 2026 dengan memberikan beragam kemudahan purna jual untuk pelanggan
06 Maret 2026, 12:00 WIB
Kemenhub menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas yang akan diberlakukan saat mudik Lebaran 2026 mendatang
06 Maret 2026, 10:00 WIB
RMA sebagai distributor merek Mahindra di dalam negeri siap membantu layanan aftersales pikap yang diimpor
06 Maret 2026, 08:11 WIB
Harga mobil listrik bekas yang ada di Tanah Air saat ini terdepresiasi cukup besar, bisa menyentuh 50 persen