Tantangan Veda Ega Pratama Saat Naik Kelas ke GP Moto3

Naik kelas ke GP Moto3 tentu memiliki tantangan lebih berat bagi Veda Ega Pratama, proses adaptasi dan latihan menjadi kunci

Tantangan Veda Ega Pratama Saat Naik Kelas ke GP Moto3
Arie Prasetya

KatadataOTO – Veda Ega Pratama baru-baru ini dipastikan akan balap di ajang GP Moto3 musim 2026. Ia menjadi pembalap kelima dari binaan Astra Honda Racing School yang dapat menembus persaingan balap Grand Prix. 

Untuk diketahui dalam program balap berjenjang yang dilakukan Honda, 4 talenta muda Indonesia telah berhasil meraih prestasi yang membanggakan. Mereka adalah Dimas Ekky Pratama, Gerry Salim, Andi Gilang Izdihar dan Mario Suryo Aji.

"Pas naik ke Moto3 saya gembira, dan jujur kaget sekali mendengar kabar itu. Karena ini salah satu mimpi saya bisa balapan di kejuaran dunia di MotoGP kelas Moto3," ujar Veda di Sirkuit De Catalunya, Barcelona, Spanyol, Sabtu (1/11/2025).

Veda menyebut bahwa GP Moto3 merupakan balap dengan kompetisi sangat ketat dengan talenta-talenta balap dari seluruh dunia. Ia mengaku membutuhkan adaptasi dan latihan lebih ekstra untuk bisa menciptakan hasil terbaik untuk tim.

Veda Ega Pratama
Photo : KatadataOTO

"Jadi saya harus latihan lebih giat lagi, dan tentunya harus disiplin lagi karena balapan di Moto3 akan lebih kompetitif, banyak pebalap-pebalap hebat di sana," kata pembalap akhir November nanti berusia 17 tahun.

Menarik untuk disimak, sejatinya FIM JuniorGP adalah ajang balapan motor junior yang diselenggarakan Dorna Sport di bawah regulasi Federation Internationale de Motorcyclisme (FIM). Dan merupakan jalur penjenjangan pembalap muda untuk berkompetisi ke tingkat GP Moto3 dan seterusnya bisa saja ke MotoGP.

JuniorGP juga memiliki regulasi yang mengikuti Moto3, seperti penggunaan mesin satu silinder 4 langkah berkapasitas 250 cc. Lainnya juga seperti berat minimum (motor+pembalap) 148 kg.

Veda Ega Pratama
Photo : KatadataOTO

Sejak balap JuniorGP diadakan pada 2021, banyak pembalap sukses yang dilahirkan seperti Fabio Quartararo dan Alex Marquez. Ini semua bisa didapat karena memiliki kompetisi balap sangat kompetitif yang membuat talenta-talenta muda berbakat dipaksa untuk berprestasi ke tingkat lebih tinggi.

Semoga di tahun depan Vega dapat beradaptasi cepat dan menorehkan prestasi terbaik.


Terkini

otosport
Klasemen Sementara MotoGP 2025: Marco Bezzecchi Gusur Bagnaia

Kandidat Juara Dunia MotoGP 2026, Ada Bezzecchi dan Marquez

Dani Pedrosa memprediksi Marco Bezzecchi dan Marc Marquez, bakal bersaing ketat hingga akhir musim MotoGP 2026

news
Motul

Motul Umumkan Penyesuaian Harga Imbas Perang

Perang antara Amerika Serikat-Israel melawan Iran memberikan pengaruh besar bagi para Motul salah satunya

news
Harga BBM

Daftar Harga BBM Mei 2026, Pertamina dan BP Tak Naik saat Mayday

Para buruh di Indonesia mendapatkan kado pada Mayday 2026, sebab harga BBM di seluruh SPBU tidak naik

mobil
Freelander

Desain Akhir SUV Freelander Diungkap, Pakai Teknologi dari Huawei

Concept97 bakal diluncurkan sebagai Freelander 8, bakal tersedia dalam opsi EV maupun hybrid model PHEV

news
SIM Keliling Bandung

SIM Keliling Bandung Tetap Beroperasi saat Libur Mayday 2026

Kepolisian di Kota Kembang tetap menghadirkan SIM keliling Bandung di dua tempat berbeda pada Jumat (01/05)

mobil
The Elite Showcase 2026

The Elite Showcase 2026: Dari Sung Kang sampai Kehadiran NSR 250

Pameran modifikasi The Elite Showcase 2026 bakal digelar di ICE BSD, Tangerang pada 9-10 Mei mendatang

mobil
Chery Omoda C5

Tawarkan Kenyamanan Kabin, Chery C5 Siap Gantikan E5

Chery OMODA C5 hadir dengan menawarkan kenyamanan lebih dan diharapkan bisa menggantikan E5 di masa mendatang

mobil
Chery

Ambisi Bos Chery Saingi Toyota dan Tesla Demi Kuasai Pasar Global

Demi menguasai pasar otomotif di seluruh dunia, pendiri Chery mengaku telah menyiapkan strategi 'double T'