Fabio Quartararo Buka Suara soal Rumor Honda: Belum Ada Kontrak
03 Februari 2026, 16:00 WIB
Terungkap sudah alasan sebenarnya Suzuki hengkang dari MotoGP yang menghebohkan beberapa waktu silam
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Suzuki sudah resmi meninggalkan ajang MotoGP pada akhir musim kemarin. Tidak hanya MotoGP, pabrikan motor berlambang S tersebut juga tidak akan lagi terlibat pada kegiatan balap ketahanan FIM Endurance World Championship (FIM EWC).
Diketahui bahwa alasan Suzuki meninggalkan seluruh aktivitasnya dari dunia balapan adalah demi pengembangan kendaraan ramah lingkungan. Suzuki hengkang dari MotoGP kemudian alokasi dana dialihkan untuk mendapatkan netralitas karbon.
Bicara kemampuan finansial, Suzuki termasuk pabrikan yang terkena dampak dari pandemi berkepanjangan. Selain itu invasi Rusia ke Ukraina juga menjadi salah satu penyebabnya.
Atas dasar itulah Suzuki mengubah arah pengembangan. Sehingga pabrikan motor asal Hamamatsu, Jepang ini lebih memilih untuk mengembangkan teknologi terbaru ketimbang menggelontorkan dana pada ajang balap.
“Salah satu alasannya adalah untuk berinvestasi dalam netralitas karbon. Ini bukan hanya soal elektrifikasi, namun Suzuki juga tengah mengkaji berbagai kemungkinan,” kata Noubu Fuji, Direktur Pemasaran Suzuki seperti dikutip Motorcyclenews.
Suzuki juga dikatakan tengah mengembangkan produk sepeda motor baru. Kemudian SDM (Sumber Daya Manusia) yang sebelumnya terlibat dalam dunia balapan akan menjadi modal penting.
“Keluar dari MotoGP adalah tentang menggunakan sumber daya untuk menjawab pertanyaan tentang motor mana harus dikembangkan lebih dulu. Pastinya motor yang memenuhi syarat dan hukum dengan netralitas CO2,” ungkap Paul de Lusignan, Director of Motorcycles Suzuki Great Britain.
Lebih lanjut Iia mengatakan bahwa pihaknya akan terus meluncurkan model-model terbaru dan menghadirkan hal baru lainnya.
“Insinyur kami telah memberikan pengetahuan dari motorsport. Semuanya akan terus bekerja dalam produksi kendaraan,” jelasnya.
Tidak hanya hengkang dari ajang balap motor, Suzuki juga menyatakan akan menutup secara resmi akun sosial medianya. Aksi tersebut akan dilakukan di penghujung tahun alias tidak lama lagi.
“Kami informasikan bahwa situs web akan ditutup akhir Desember 2022,” tulis pernyataan di laman resmi Suzuki.
Adapun akun sosial media maupun situr resmi yang ditutup secara resmi meliputi website Suzuki Racing, Facebook Suzuki Racing, Youtube Suzuki Racing, Suzuki MotoGP, Facebook Suzuki MotoGP beserta akun Youtube.
“Untuk informasi dan pembaruan lebih lanjut dari Suzuki, silakan kunjungi www.globalsuzuki.com/motorcycle. Anda dapat menemukan berita terbaru termasuk kegiatan balap oleh distributor Suzuki di masing-masing negara,” lanjut pernyataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 16:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
23 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 17:27 WIB
20 Januari 2026, 17:41 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 21:30 WIB
Ipone meluncurkan berbagai produk terbaru dan sejumlah games selama pameran otomotif IIMS 2026 berlangsung
15 Februari 2026, 20:00 WIB
Motul Indonesia terus menghadirkan inovasi untuk menunjukkan komitmen kepada para masyarakat di Tanah Air
15 Februari 2026, 19:00 WIB
Sejak memiliki Denza D9, Jerome Polin mengaku sudah jarang menggemudikan mobilnya sendiri meski masih memiliki kendaraan lain
15 Februari 2026, 16:00 WIB
Platform e3 dan e4 hasil pengembangan BYD disematkan pada produk performa tinggi, modern dan fungsional
15 Februari 2026, 14:00 WIB
Ada ratusan kategori yang diperebutkan oleh para pabrikan motor serta mobil dalam perhelatan IIMS 2026
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan