Sah, Suzuki Resmi Pamit dari MotoGP dan EWC Akhir Musim 2022

Suzuki Resmi pamit dari ajang MotoGP dan juga EWC (Balap ketahanan motor) pada akhir musim balap 2022

Sah, Suzuki Resmi Pamit dari MotoGP dan EWC Akhir Musim 2022

TRENOTO – Suzuki Motor Corporation mengumumkan hasil kesepakatan dengan Dorna selaku pemegang otoritas MotoGP. Dengan ini Suzuki resmi pamit dari MotoGP dan EWC (World Endurance Championship) di akhir 2022.

Sebelumnya Suzuki membuat pernyataan menghebohkan yang mengatakan bahwa pihaknya akan cabut dari seluruh kegiatan balap termasuk MotoGP. Keputusan brand asal Jepang tersebut disebabkan krisis yang berkepanjangan.

Manufaktur motor nan identik dengan warna biru terang mengaku akan fokus untuk menghadirkan kendaraan untuk konsumen setianya. Ajang balap yang menguras waktu, tenaga dan uang tentunya akan memberatkan bagi Suzuki.

Photo : Suzuki

Di ajang MotoGP, brand berlogo S ini masih terikat kontrak selama lima tahun. Dorna sendiri mendengar keputusan sepihak dari Suzuki memperingatkan adanya kontrak tersebut.

Setelah melakukan pembicaraan, akhirnya Dorna dan Suzuki sepakat untuk berpisah pada akhir musim 2022. Sementara mereka meyakini bahwa akan tetap tampil maksimal di sisa musim.

Joan Mir dan Alex Rins telah membela merek asal Hamamatsu selama bertahun-tahun, terpaksa mencari pelabuhan baru. Menurut beberapa sumber, kedua pembalap asal Spanyol ini dikabarkan bahwa tengah melakukan negosiasi dengan tim Honda pabrikan dan satelit.

“Berdasarkan rumor yang kami terima Suzuki akan pamit pada akhir MotoGP 2022. Namun Dorna Sports telah menghubungi mereka dan mengingatkan akan adanya kontrak yang harus dipatuhi,” ucap perwakilan Dorna kala itu.

Baca juga : Suzuki Resmi Hengkang dari MotoGP, Joan Mir Marah

Dengan hadirnya surat pengumuman dari Suzuki. Maka dipastikan Suzuki resmi hengkan dari MotoGP pada akhir musim 2022.

Berikut Pernyataan Resmi Suzuki

“Suzuki telah memutuskan untuk mengakhiri partisipasinya di MotoGP dan EWC. Balap motor selalu menjadi tempat yang menantang untuk mengembangkan teknologi dan inovasi,” kata Toshihiro Suzuki, Presiden Suzuki Motor Corporation (SMC).

Lebih lanjut Ia mengucapkan terima kasih sebenar-besarnya kepada semua penggemar, pembalap dan seluruh pemegang kepentingan. Merekalah yang dianggap membantu dan mendukung tim Suzuki pabrikan di MotoGP.

Photo : Motogp

“Saya akan melakukan segalanya untuk mendukung Alex Rins, Joan Mir, Tim Suzuki Ecstar dan Yoshimura SERT Motul hingga akhir musim,” lanjutnya kemudian.

Pengalaman Suzuki di dunia balap motor sekelas MotoGP, dikatakan akan dijadikan bekal untuk mengembangkan produk-produk kendaraan lain mereka di masa mendatang.


Terkini

mobil
Harga Mobil Listrik

Daftar Harga Mobil Listrik Januari 2026 Stabil, Lumin Termurah

Harga mobil listrik di Indonesia bervariasi mulai Rp 100 juta sampai Rp 1 miliar ke atas, berikut daftarnya

otosport
Jadwal MotoGP 2026

Catat Jadwal MotoGP 2026, Marquez Balapan di Mandalika Oktober

Meski masih terdapat 22 seri di tahun ini, namun ada beberapa ubahan signifikan pada jadwal MotoGP 2026

mobil
Geely

SUV Bensin Geely yang Bakal Dipasarkan di Indonesia Tahun Ini

Geely berniat membawa mobil bermesin konvensional ke Indonesia, diyakini merupakan Monjaro dan Okavango

motor
motor listrik

Aismoli Target 100 Ribu Motor Listrik Bisa Terjual pada 2026

Menurut Aismoli ada beberapa faktor pendukung yang membuat pasar motor listrik bisa bergairah di tahun ini

news
Lalu lintas Jakarta

Kepolisian Siapkan Strategi Baru Atasi Kemacetan Jakarta di 2026

Kepolisian memperkenalkan Mandala Quick Response sebagai program baru untuk atasi kemacetan Jakarta di 2026

mobil
Penjualan BYD

BYD Jual Lebih Dari 4,5 Juta Kendaraan Sepanjang 2025

Penjualan BYD berhasil alami peningkatan 7,1 persen bila dibandingkan dengan pencapaian mereka di 2024

news
SIM Keliling Jakarta

SIM Keliling Jakarta Hari Ini 2 Januari 2026, Ada Dispensasi

Ada dispensasi perpanjangan dengan persyaratan tertentu, simak informasi SIM keliling Jakarta hari ini

news
Ganjil genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta 2 Januari 2026, Pertama di Tahun Ini

Aturan ganjil genap Jakarta 2 Januari 2026 menjadi pembatasan kendaraan pertama yang dilakukan Polda Metro Jaya