Perang Iran dan Amerika Bikin Perjalanan Tim MotoGP Berantakan
05 Maret 2026, 16:00 WIB
Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara barat (NTB) masih melakukan sejumlah finalisasi untuk mendapatkan homologasi dari FIM
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) masih melakukan finalisasi untuk mendapatkan homologasi sirkuit. Sirkuit Mandalika sebagai calon tuan rumah ajang World Superbike (WSBK) dan MotoGP 2022 ini harus mendapatkan lisensi sebelumnya.
Diketahui bahwa Pertamina Mandalika Street Circuit akan menggelar ajang WSBK pada 19 – 21 November 2021. Namun jika sirkuit yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut belum di homologasi, maka jangan harap ada balapan internasional di sana.
Homologasi pada dasarnya dilakukan oleh FIM untuk menentukan apakah sirkuit aman dan layak untuk menggelar balapan. Tidak hanya trek, namun sarana pendukung sirkuit juga harus disediakan sesuai ketentuan.
Sirkuit Mandalika memiliki lintasan dengan panjang 4.3 kilometer. Menjadi menarik karena Mandalika merupakan kawasan wisata yang memiliki pemandangan menakjubkan.
MGPA selaku selaku penyelenggara mengatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan finalisasi terkait homologasi. Pengerjaan juga terus dilakukan demi bisa menggelar balapan sekelas internasional.
Disebutkan bahwa lintasan balap sepenuhnya sudah selesai dikerjakan. Proses yang masih berjalan saat ini adalah menyiapkan sarana pendukung.
“Kami sudah menyiapkan hal itu, mana yang kurang dan ini sedang kami siapkan semua. Saat ini ada proses yang namanya pengecatan sirkuit, washing sirkuit (pembersihan) itu akan menjadi tahap akhir dan race control yang sedang diinstal,” ucap Happy Harianto, Chief Strategic and Communication MGPA, seperti dikutip Antara.
Lalu pertanyaan selanjutnya adalah kapan tenggat waktu yang diatur oleh FIM pada sebuah sirkuit yang ingin menjadi tuan rumah? Ajang WSBK 2021 di Mandalika sendiri terhitung hanya tinggal menghitung hari.
“Homologasi pada prinsipnya seminggu sebelum balapan digelar. Aturan itu berlaku untuk seluruh sirkuit di seluruh dunia yang mau menggelar balapan kelas dunia,” jelasnya kemudian.
Dikatakan lebih lanjut bahwa FIM dan Dorna selaku pemegang hak komersial WSBK dan MotoGP, selalu mendapatkan laporan progres pekerjaan sirkuit.
Pada April lalu, pihak Dorna yang diwakili Carlos Ezpeleta selaku Managing Director Dorna Sport dan Franco Uncini dari FIM telah melakukan inspeksi langsung.
Homologasi FIM untuk sebuah sirkuit diketahui menilai beberapa aspek. Namun yang paling utama adalah aspal, area run-off, dan pagar pembatas di trek.
Lalu pendukungnya antara lain seperti pit, paddock building, pusat medis, helipad, dan ketersediaan rumah sakit di dekat sirkuit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
05 Maret 2026, 16:00 WIB
26 Februari 2026, 10:39 WIB
25 Februari 2026, 15:00 WIB
19 Februari 2026, 19:00 WIB
19 Februari 2026, 18:00 WIB
Terkini
10 Maret 2026, 17:00 WIB
Daihatsu memamerkan kelengkapan fasilitas mereka termasuk Part Center yang betujuan untuk menyediakan suku cadang di Indonesia
10 Maret 2026, 15:00 WIB
Aito M9 menjadi salah satu kandidat kuat mobil baru DFSK yang segera dipasarkan di semester kedua tahun ini
10 Maret 2026, 11:00 WIB
Toyota merajai 10 merek mobil terlaris pada Februari 2026, mereka berhasil mencatatkan retail 44.878 unit
10 Maret 2026, 07:11 WIB
Satu unit mobil diyakini kuat merupakan BYD M6 Hybrid, dibalut kamuflase di kawasan Bendungan Hilir, Jakarta
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta 10 Maret 2026 terus dilakukan untuk memastikan kelancaran arus lalu lintas di Ibu Kota
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Demi memudahkan pengendara, kepolisian mengoperasikan SIM keliling Bandung dari dua tempat berbeda hari ini
10 Maret 2026, 06:00 WIB
Lima titik lokasi SIM keliling Jakarta bisa jadi alternatif bagi Anda yang ingin melakukan perpanjangan SIM
09 Maret 2026, 17:00 WIB
Menurut data di laman resmi AISI, para produsen berhasil mendistribusikan 587.354 motor baru di Februari