Komentar Marc Marquez Usai Dapat Trofi Khusus di FIM Awards 2025
09 Desember 2025, 09:00 WIB
Sirkuit Mandalika di Lombok, Nusa Tenggara barat (NTB) masih melakukan sejumlah finalisasi untuk mendapatkan homologasi dari FIM
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Mandalika Grand Prix Association (MGPA) masih melakukan finalisasi untuk mendapatkan homologasi sirkuit. Sirkuit Mandalika sebagai calon tuan rumah ajang World Superbike (WSBK) dan MotoGP 2022 ini harus mendapatkan lisensi sebelumnya.
Diketahui bahwa Pertamina Mandalika Street Circuit akan menggelar ajang WSBK pada 19 – 21 November 2021. Namun jika sirkuit yang terletak di Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) tersebut belum di homologasi, maka jangan harap ada balapan internasional di sana.
Homologasi pada dasarnya dilakukan oleh FIM untuk menentukan apakah sirkuit aman dan layak untuk menggelar balapan. Tidak hanya trek, namun sarana pendukung sirkuit juga harus disediakan sesuai ketentuan.
Sirkuit Mandalika memiliki lintasan dengan panjang 4.3 kilometer. Menjadi menarik karena Mandalika merupakan kawasan wisata yang memiliki pemandangan menakjubkan.
MGPA selaku selaku penyelenggara mengatakan bahwa pihaknya tengah mempersiapkan finalisasi terkait homologasi. Pengerjaan juga terus dilakukan demi bisa menggelar balapan sekelas internasional.
Disebutkan bahwa lintasan balap sepenuhnya sudah selesai dikerjakan. Proses yang masih berjalan saat ini adalah menyiapkan sarana pendukung.
“Kami sudah menyiapkan hal itu, mana yang kurang dan ini sedang kami siapkan semua. Saat ini ada proses yang namanya pengecatan sirkuit, washing sirkuit (pembersihan) itu akan menjadi tahap akhir dan race control yang sedang diinstal,” ucap Happy Harianto, Chief Strategic and Communication MGPA, seperti dikutip Antara.
Lalu pertanyaan selanjutnya adalah kapan tenggat waktu yang diatur oleh FIM pada sebuah sirkuit yang ingin menjadi tuan rumah? Ajang WSBK 2021 di Mandalika sendiri terhitung hanya tinggal menghitung hari.
“Homologasi pada prinsipnya seminggu sebelum balapan digelar. Aturan itu berlaku untuk seluruh sirkuit di seluruh dunia yang mau menggelar balapan kelas dunia,” jelasnya kemudian.
Dikatakan lebih lanjut bahwa FIM dan Dorna selaku pemegang hak komersial WSBK dan MotoGP, selalu mendapatkan laporan progres pekerjaan sirkuit.
Pada April lalu, pihak Dorna yang diwakili Carlos Ezpeleta selaku Managing Director Dorna Sport dan Franco Uncini dari FIM telah melakukan inspeksi langsung.
Homologasi FIM untuk sebuah sirkuit diketahui menilai beberapa aspek. Namun yang paling utama adalah aspal, area run-off, dan pagar pembatas di trek.
Lalu pendukungnya antara lain seperti pit, paddock building, pusat medis, helipad, dan ketersediaan rumah sakit di dekat sirkuit.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
09 Desember 2025, 09:00 WIB
04 Desember 2025, 18:00 WIB
17 November 2025, 22:00 WIB
16 November 2025, 21:24 WIB
15 November 2025, 07:00 WIB
Terkini
10 Desember 2025, 21:00 WIB
Mitsubishi Fuso menyalurkan bantuan ke korban banjir Sumatera, seperti bahan makanan siap santap dan service
10 Desember 2025, 20:00 WIB
BYD harus merakit lokal setidaknya 60 ribu unit kendaraan di 2026 setelah insentif EV impor berakhir
10 Desember 2025, 19:00 WIB
Diler BMW Mini Bekasi berada di bawah naungan Tunas Group, turut sediakan area untuk perbaikan kendaraan
10 Desember 2025, 18:00 WIB
Piaggio Liberty S mendapat sentuhan baru jelang akhir 2025, motor ini mendapat banyak pembaruan selain desain
10 Desember 2025, 17:00 WIB
Max Verstappen berhasil memenangkan balapan di GP Abu Dhabi meskipun harus rela kehilangan gelar juara dunia
10 Desember 2025, 16:00 WIB
Isuzu Indonesia mengalami kenaikan pangsa pasar mereka sudah mencapai 28.6 persen hingga Oktober 2025
10 Desember 2025, 15:00 WIB
Seorang konsumen loyal Mitsubishi Fuso di Surabaya resmi menerima 10 unit Fighter X FM65F TH 4x2 hari ini
10 Desember 2025, 14:00 WIB
Di penghujung tahun harga mobil listrik masih terbilang stabil, ada Changan Lumin mulai Rp 100 jutaan