Aprilia Disebut Siap Kudeta Ducati pada MotoGP 2026
29 Desember 2025, 18:00 WIB
HRC akhirnya resmi memperkenalkan Luca Marini sebagai pembalap baru guna menggantikan Marc Marquez musim depan
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Teka-teki masa depan Luca Marini akhirnya terjawab sudah. Setelah meninggalkan VR46, kini adik tiri Valentino Rossi berlabuh ke Repsol Honda di MotoGP 2024.
Dia mengisi bangku kosong yang ditinggalkan oleh Marc Marquez. Hal itu diketahui dari pengumuman resmi di laman HRC (Honda Racing Corporation) pada Senin (27/11).
Luca Marini bakal mengabdi kepada tim asal Jepang selama dua musim. Sehingga bisa menjadi rekan satu tim Joan Mir.
“HRC dengan bangga mengumumkan kedatangan Luca Marini untuk MotoGP 2024 dan 2025,” tulis mereka.
Sebagai informasi, Luca Marini sudah mentas di ajang MotoGP sejak 2021. Dia tampil menawan sejak berkecimpung di Moto2.
Bahkan mampu mengoleksi total enam kemenangan serta 15 kali naik podium pada musim 2020. Sampai akhirnya Luca Marini naik kasta ke kelas para raja.
Kemudian pada MotoGP, dia menunjukan penampilan sangat apik sampai musim ini. Marini mengoleksi dua kali podium sepanjang 2023.
Kemudian mengantongi pole position dua kali serta empat podium pada sesi sprint race di MotoGP 2023.
Capaian di atas membuat ia bisa finish di peringkat kedelapan MotoGP 2023. Dia telah mengoleksi total 201 poin dalam 20 seri balapan.
Seperti diketahui sebelumnya Luca Marini resmi hengkang dari VR46 Racing Team. Lalu dia santer dikabarkan tengah melakukan penjajakan dengan Repsol Honda.
Memang jenama berlambang sayap mengepak tengah mencari pengganti Marc Marquez. Sehingga mereka berburu tanda tangan dari adik tiri Rossi.
Adapun The Baby Alien sudah dipastikan berlabuh ke tim satelit Ducati, yakni Gresini Racing. Ke depan dia bakal membalap dengan Alex Marquez selama satu tahun.
Sementara kedatangan Luca Marini melengkapi susunan pembalap Repsol Honda guna mengarungi MotoGP 2024.
Luca Marini memang tengah mengincar kursi pabrikan. Menurutnya bergabung dengan Repsol Honda adalah sebuah kesempatan berharga bagi karier dia.
“Saya memiliki motor terbaik di Ducati, tetapi bergabung dengan tim pabrikan serta berdiskusi bersama para insinyur adalah sesuatu yang benar-benar berbeda,” ungkap Luca.
Memang rekan satu garasi Marco Bezzecchi tidak menampik jika dia memiliki impian sebagai pembalap utama di tim pabrikan. Sehingga ia tidak menutup diri buat bergabung sama Honda.
“Membalap serta bekerja bagi tim utama adalah hal luar biasa menurut saya, tetapi itu harus menjadi proyek yang tepat,” Marini menutup perkataannya.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
29 Desember 2025, 18:00 WIB
23 Desember 2025, 17:00 WIB
11 Desember 2025, 14:00 WIB
09 Desember 2025, 09:00 WIB
04 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
30 Desember 2025, 07:00 WIB
Arus balik Natal dan tahun baru 2026 mulai terlihat sehingga Polda Metro Jaya menyiapkan langkah antisipasi
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Demi memudahkan para pengendara, kepolisian tetap menghadirkan berbagai fasilitas seperti SIM keliling Bandung
30 Desember 2025, 06:00 WIB
Ganjil genap Jakarta tetap akan digelar meski rencananya akan ada aksi unjuk rasa dari ribuan buruh di Ibu Kota
30 Desember 2025, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta melayani perpanjangan masa berlaku kartu yang belum terlewat dari tanggal masa berlaku
29 Desember 2025, 19:00 WIB
Berakhirnya insentif dari pemerintah membuat kinerja penjualan mobil listrik di Cina pada tahun depan turun
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Aprilia menunjukan kemajuan sangat signifikan dalam hal pengembangan motor balap milik Marco Bezzecchi
29 Desember 2025, 17:06 WIB
Bocoran tampilan interior Wuling Almaz Darion mulai terungkap di laman DJKI, pakai basis SUV Xingguang 560
29 Desember 2025, 15:00 WIB
GIAMM sebut perakitan lokal dihitung 30 persen TKDN, komponen lokal mobil listrik tak jadi prioritas produsen