Klasemen Sementara MotoGP 2026: Ai Ogura Mulai Pepet Jorge Martin
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Dalm regulasi MotoGP 2027 terdapat banyak ubahan yang terjadi, seperti contoh kapasitas mesin menjadi 850 cc
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Regulasi MotoGP 2027 baru saja resmi dirilis. Terdapat sejumlah ubahan yang terjadi pada motor balap di kelas premier ini.
Hal itu dilakukan untuk membuat ajang balap tersebut lebih aman, berkelanjutan dan spektakuler di masa mendatang. Sehingga beberapa pembaruan teknis diterapkan.
“Mesin-mesin baru ini akan relevan di jalan raya dan efisien. Dirancang menciptakan balapan lebih baik lagi, selamat datang di masa depan MotoGP,” bunyi pengumuman MotoGP di laman resmi mereka, Selasa (7/5).
Sebagai informasi yang paling disorot dalam regulasi MotoGP 2027 ubahan pada kapasitas mesin. Semula 1.000 cc berlaku sejak 2012 kini turun menjadi 850 cc.
Lalu ukuran diameter piston atau bore maksimal diturunkan dari 81 mm menjadi 75 mm saja. Disesuaikan dengan konsep pengembangan masing-masing pabrikan.
“Hal ini akan menurunkan kecepatan maksimal, membuat balapan lebih aman, meningkatkan jarak tempuh dan berkelanjutan,” mereka menambahkan.
Jatah mesin yang diperbolehkan dipakai dalam satu musim turut mengalami perombakan. Semula tujuh kini masing-masing pabrikan hanya diizinkan menggunakan enam unit saja untuk setiap Rider.
Di sisi lain demi mengejar efisiensi, bahan bakar dipakai dalam regulasi MotoGP 2027 adalah 100 persen mengandung bahan ramah lingkungan.
Angka yang pelan-pelan dinaikan, sebab baru-baru ini mereka menggunakan 40 persen bahan ramah lingkungan di kuda besi Marc Marquez serta pembalap lainnya.
Selanjutnya kapasitas tangki bahan bakar juga dirombak. Di masa mendatang diturunkan dari 22 liter menjadi 20 liter saja.
Sedangkan jatah BBM ketika sesi Sprint Race dibatasi menjadi 11 liter saja. Dengan aturan tersebut diklaim dapat lebih efisien.
Area aerodinamika tidak luput dari ubahan pada regulasi MotoGP 2027. Hal ini dibuat guna mengontrol pengembangan yang kelewat batas.
Sekarang ada batasan dimensi fairing, yakni kiri ke kanan dibuat 50 mm lebih sempit. Dengan ujung depan dimundurkan sejauh 50 mm dari batas semula.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
13 Juli 2026, 20:41 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
10 Juli 2026, 09:23 WIB
09 Juli 2026, 21:00 WIB
Terkini
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih dipertahankan untuk mengurai kemacetan di Ibu Kota pada jam-jam sibuk
14 Juli 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung beroperasi hari ini untuk melayani masyarakat yang ingin mengurus dokumen berkendara
14 Juli 2026, 06:00 WIB
Hari ini SIM keliling Jakarta tersebar di lima lokasi berbeda, simak informasi lengkap dan persyaratannya
13 Juli 2026, 21:00 WIB
Honda Super One menjadi mobil listrik baru yang mencoba peruntungan di era elektrifikasi di pasar Indonesia
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Persaingan papan atas klasemen sementara MotoGP 2026 memanas usai Ogura tampil kompetitif selama beberapa seri
13 Juli 2026, 18:43 WIB
Pameran otomotif terbesar di Indonesia, GIIAS 2026 dibuka untuk publik mulai 30 Juli sampai 9 Agustus 2026
13 Juli 2026, 13:00 WIB
Wuling Aira ev menjadi lini elektrifikasi pelengkap Air ev, incar konsumen dengan mobilitas di area perkotaan
13 Juli 2026, 09:00 WIB
Para masyarakat memanfaatkan fitur V2L pada mobil listrik dan hybrid mereka sebagai sumber energi saat banjir