Jadwal MotoGP Aragon 2026: Aprilia Waspadai Marc Marquez
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
Pebalap MotoGP bebas wara-wiri dan keluar dari zona bubble yang seharusnya dilarang untuk mencegah penyebaran virus
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Rombongan MotoGP mulai berdatangan ke Lombok, Indonesia sejak Senin, 07/02/2022 untuk melakukan sesi tes pramusim. Rombongan pebalap dan kru tim diwajibkan untuk melakukan karantina selama satu hari.
Selain karantina, seluruh rombongan diwajibkan untuk mengikuti sistem bubble sesuai aturan. Sistem membatasi ruang gerak untuk mencegah penyebaran virus covid-19 varian omicron yang tengah merebak di Tanah Air.
Namun apa yang terlihat di sosial media belakangan justru bertolak belakang. Para pebalap MotoGP bebas wara-wiri keluar dari zona bubble.
Bahkan beberapa dari mereka menyambangi masyarakat sekitar dan berinteraksi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Fabio Quartararo yang membeli kartu perdana internet di salah satu toko pulsa.
Juara dunia MotoGP 2021 tersebut bahkan sempat berpose foto bersama pemilik gerai bernama Moonstar tersebut. Tidak hanya Quartararo, Aleix Espargaro juga melakukan hal yang sama di sela-sela aktivitasnya bersepeda.
Aksi para pebalap MotoGP yang terlihat bebas wara-wiri di Lombok menjadi sorotan banyak orang. Terlebih karena kasus covid di Indonesia tengah melonjak cukup tinggi.
Abdulbar M Mansoer selaku Direktur Utama ITDC menegaskan sistem bubble di Mandalika sudah berjalan ketat. Disebutkan para pebalap hanya diperbolehkan berada di hotel, sirkuit dan tempat olahraga.
Faktanya para pebalap terlihat bebas beraktivitas hingga berinteraksi dengan warga sekitar. Padahal virus covid-19 varian Omicron disebut-sebut dapat menyebar cukup cepat.
“Kalau yang dilihat kemarin itu mereka sudah ada yang mengawasi. Mereka hanya boleh exercise, hotel dan di sirkuit. Kalau ada yang berinteraksi itu dengan pengawasan kita,” Kata Abdulbar seperti dikutip Antara.
Menurutnya setiap pebalap maupun kru tim yang keluar dari zona bubble selalu diawasi panitia. Selain itu mereka juga dikatakan cukup ketat dalam menerapkan aturan tersebut.
Lebih jauh dijelaskan bahwa pihak ITDC telah berkoordinasi dengan satgas covid-19, Kementrian Kesehatan dan juga BNPB untuk menerapkan sistem bubble.
“Kami juga berusaha untuk memperkuat sistem bubble ini dengan didampingi untuk setiap perjalanan kru dan pebalap yang berjumlah 526 orang,” tuturnya.
Sistem ini dikatakan telah berhasil mencegah penyebaran virus pada gelaran WSBK akhir tahun lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
Terkini
26 Agustus 2026, 11:59 WIB
Ford akan memproduksi SUV crossover pakai platform GEA yang saat ini juga dipakai Geely EX5 dan Starray
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Setelah libur nasional, layanan SIM keliling Jakarta kembali tersedia di lima lokasi berbeda sekitar
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
Aturan Ganjil Genap Jakarta kembali berlaku hari ini untuk memecah kebuntuan di sejumlah jalanan protokol
26 Agustus 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung merupakan fasilitas yang dapat memudahkan masyarakat dalam mengurus dokumen berkendara
25 Agustus 2026, 19:00 WIB
Suzuki e Sky hadir sebagai versi produksi dari prototipe Vision e-Sky, siap hadang BYD Racco dan Chery Emta
25 Agustus 2026, 17:00 WIB
Pertamina Lubricants beri layanan ganti oli gratis untuk 1.000 pengemudi ojol, libatkan siswa sekolah binaan
25 Agustus 2026, 15:52 WIB
MotoGP Aragon 2026 menjadi salah satu seri yang paling ditunggu, sebab Marc Marquez cukup diunggulkan di sana
25 Agustus 2026, 08:57 WIB
Eneos NXP berkolaborasi dengan HiTEQ untuk menggelar touring bertemakan Ride Merah Putih pada Hari Kemerdekaan