Marquez dan Bagnaia Tahan Jorge Martin Kembali ke Lintasan
04 April 2025, 21:43 WIB
Pebalap MotoGP bebas wara-wiri dan keluar dari zona bubble yang seharusnya dilarang untuk mencegah penyebaran virus
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Rombongan MotoGP mulai berdatangan ke Lombok, Indonesia sejak Senin, 07/02/2022 untuk melakukan sesi tes pramusim. Rombongan pebalap dan kru tim diwajibkan untuk melakukan karantina selama satu hari.
Selain karantina, seluruh rombongan diwajibkan untuk mengikuti sistem bubble sesuai aturan. Sistem membatasi ruang gerak untuk mencegah penyebaran virus covid-19 varian omicron yang tengah merebak di Tanah Air.
Namun apa yang terlihat di sosial media belakangan justru bertolak belakang. Para pebalap MotoGP bebas wara-wiri keluar dari zona bubble.
Bahkan beberapa dari mereka menyambangi masyarakat sekitar dan berinteraksi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Fabio Quartararo yang membeli kartu perdana internet di salah satu toko pulsa.
Juara dunia MotoGP 2021 tersebut bahkan sempat berpose foto bersama pemilik gerai bernama Moonstar tersebut. Tidak hanya Quartararo, Aleix Espargaro juga melakukan hal yang sama di sela-sela aktivitasnya bersepeda.
Aksi para pebalap MotoGP yang terlihat bebas wara-wiri di Lombok menjadi sorotan banyak orang. Terlebih karena kasus covid di Indonesia tengah melonjak cukup tinggi.
Abdulbar M Mansoer selaku Direktur Utama ITDC menegaskan sistem bubble di Mandalika sudah berjalan ketat. Disebutkan para pebalap hanya diperbolehkan berada di hotel, sirkuit dan tempat olahraga.
Faktanya para pebalap terlihat bebas beraktivitas hingga berinteraksi dengan warga sekitar. Padahal virus covid-19 varian Omicron disebut-sebut dapat menyebar cukup cepat.
“Kalau yang dilihat kemarin itu mereka sudah ada yang mengawasi. Mereka hanya boleh exercise, hotel dan di sirkuit. Kalau ada yang berinteraksi itu dengan pengawasan kita,” Kata Abdulbar seperti dikutip Antara.
Menurutnya setiap pebalap maupun kru tim yang keluar dari zona bubble selalu diawasi panitia. Selain itu mereka juga dikatakan cukup ketat dalam menerapkan aturan tersebut.
Lebih jauh dijelaskan bahwa pihak ITDC telah berkoordinasi dengan satgas covid-19, Kementrian Kesehatan dan juga BNPB untuk menerapkan sistem bubble.
“Kami juga berusaha untuk memperkuat sistem bubble ini dengan didampingi untuk setiap perjalanan kru dan pebalap yang berjumlah 526 orang,” tuturnya.
Sistem ini dikatakan telah berhasil mencegah penyebaran virus pada gelaran WSBK akhir tahun lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 April 2025, 21:43 WIB
04 April 2025, 21:17 WIB
04 April 2025, 08:00 WIB
02 April 2025, 10:00 WIB
31 Maret 2025, 05:08 WIB
Terkini
04 April 2025, 21:43 WIB
Jorge Martin disarankan untuk tidak cepat-cepat turun balapan pasca cedera patah tulang yang dialaminya
04 April 2025, 21:17 WIB
Alex Marquez yang tampil konsisten sejak awal MotoGP 2025, menghasilkan prestasi yang cukup membanggakan
04 April 2025, 16:00 WIB
Kemacetan di Puncak Bogor menurun setelah adanya larangan angkot untuk beroperasi selama arus balik Lebaran
04 April 2025, 14:00 WIB
Jasa Marga mencatat bahwa sudah ada 455.994 balik ke Jabotabek sehingga rekayasa lalu lintas sudah harus disiapkan
04 April 2025, 12:00 WIB
Penting bagi pemudik pengguna mobil listrik untuk selalu melakukan pengecekan ke bengkel sebelum perjalanan
04 April 2025, 10:00 WIB
Kakorlantas Polri memprediksi puncak arus balik Lebaran 2025 bakal dimulai pada Sabtu (05/04) sampai Senin
04 April 2025, 08:00 WIB
Kondisinya semakin membaik, Jorge Martin bersiap kembali berlaga membela Aprilia di MotoGP Qatar 2025
04 April 2025, 06:00 WIB
Versi terbaru dari Hyundai Ioniq 6 resmi dirilis di negara asalnya, varian N Line hadir menambah pilihan