Hasil MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Pecundangi Jorge Martin
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Pebalap MotoGP bebas wara-wiri dan keluar dari zona bubble yang seharusnya dilarang untuk mencegah penyebaran virus
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Rombongan MotoGP mulai berdatangan ke Lombok, Indonesia sejak Senin, 07/02/2022 untuk melakukan sesi tes pramusim. Rombongan pebalap dan kru tim diwajibkan untuk melakukan karantina selama satu hari.
Selain karantina, seluruh rombongan diwajibkan untuk mengikuti sistem bubble sesuai aturan. Sistem membatasi ruang gerak untuk mencegah penyebaran virus covid-19 varian omicron yang tengah merebak di Tanah Air.
Namun apa yang terlihat di sosial media belakangan justru bertolak belakang. Para pebalap MotoGP bebas wara-wiri keluar dari zona bubble.
Bahkan beberapa dari mereka menyambangi masyarakat sekitar dan berinteraksi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Fabio Quartararo yang membeli kartu perdana internet di salah satu toko pulsa.
Juara dunia MotoGP 2021 tersebut bahkan sempat berpose foto bersama pemilik gerai bernama Moonstar tersebut. Tidak hanya Quartararo, Aleix Espargaro juga melakukan hal yang sama di sela-sela aktivitasnya bersepeda.
Aksi para pebalap MotoGP yang terlihat bebas wara-wiri di Lombok menjadi sorotan banyak orang. Terlebih karena kasus covid di Indonesia tengah melonjak cukup tinggi.
Abdulbar M Mansoer selaku Direktur Utama ITDC menegaskan sistem bubble di Mandalika sudah berjalan ketat. Disebutkan para pebalap hanya diperbolehkan berada di hotel, sirkuit dan tempat olahraga.
Faktanya para pebalap terlihat bebas beraktivitas hingga berinteraksi dengan warga sekitar. Padahal virus covid-19 varian Omicron disebut-sebut dapat menyebar cukup cepat.
“Kalau yang dilihat kemarin itu mereka sudah ada yang mengawasi. Mereka hanya boleh exercise, hotel dan di sirkuit. Kalau ada yang berinteraksi itu dengan pengawasan kita,” Kata Abdulbar seperti dikutip Antara.
Menurutnya setiap pebalap maupun kru tim yang keluar dari zona bubble selalu diawasi panitia. Selain itu mereka juga dikatakan cukup ketat dalam menerapkan aturan tersebut.
Lebih jauh dijelaskan bahwa pihak ITDC telah berkoordinasi dengan satgas covid-19, Kementrian Kesehatan dan juga BNPB untuk menerapkan sistem bubble.
“Kami juga berusaha untuk memperkuat sistem bubble ini dengan didampingi untuk setiap perjalanan kru dan pebalap yang berjumlah 526 orang,” tuturnya.
Sistem ini dikatakan telah berhasil mencegah penyebaran virus pada gelaran WSBK akhir tahun lalu.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
03 Oktober 2026, 13:59 WIB
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
29 September 2026, 07:00 WIB
20 September 2026, 20:03 WIB
Terkini
04 Oktober 2026, 13:12 WIB
Marc Marquez berhasil keluar sebagai pemenang di balapan utama MotoGP Jepang 2026 usai mengalahkan Martinator
03 Oktober 2026, 21:00 WIB
BAW merupakan produsen mobil yang berada di bawah Shandong Weiqiao Pioneering Group yang memiliki lini bisnis
03 Oktober 2026, 20:34 WIB
Jeep Wrangler Goldilocks dijual terbatas di Indonesia, sebab hanya tersedia dua unit saja pada tahun ini
03 Oktober 2026, 15:50 WIB
Lepas Asco Fatmawati siap melayani kebutuhan masyarakat di Ibu Kota akan kendaraan yang ramah lingkungan
03 Oktober 2026, 13:59 WIB
Berlangsung sengit, Diogo Moreira perdana naik podium sprint race MotoGP Jepang 2026 bersama Marc Marquez
03 Oktober 2026, 07:00 WIB
Para pengunjung GIIAS Semarang 2026, bisa langsung mencoba motor dan mobil incaran selama pameran berlangsung
02 Oktober 2026, 17:22 WIB
Mazda masih akan menggunakan sejumlah model mobil listrik Changan sebagai basis, Deepal S05 jadi kandidat
02 Oktober 2026, 14:26 WIB
Diyakini kalah gugatan dari PT Worcas Nusantara Abadi, BYD mengumumkan pergantian nama Denza jadi Danza