Aprilia Diyakini Menjadi Ancaman Serius Bagi Ducati di MotoGP 2026
12 Januari 2026, 18:00 WIB
Pebalap MotoGP bebas wara-wiri dan keluar dari zona bubble yang seharusnya dilarang untuk mencegah penyebaran virus
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Rombongan MotoGP mulai berdatangan ke Lombok, Indonesia sejak Senin, 07/02/2022 untuk melakukan sesi tes pramusim. Rombongan pebalap dan kru tim diwajibkan untuk melakukan karantina selama satu hari.
Selain karantina, seluruh rombongan diwajibkan untuk mengikuti sistem bubble sesuai aturan. Sistem membatasi ruang gerak untuk mencegah penyebaran virus covid-19 varian omicron yang tengah merebak di Tanah Air.
Namun apa yang terlihat di sosial media belakangan justru bertolak belakang. Para pebalap MotoGP bebas wara-wiri keluar dari zona bubble.
Bahkan beberapa dari mereka menyambangi masyarakat sekitar dan berinteraksi. Salah satu yang mencuri perhatian adalah Fabio Quartararo yang membeli kartu perdana internet di salah satu toko pulsa.
Juara dunia MotoGP 2021 tersebut bahkan sempat berpose foto bersama pemilik gerai bernama Moonstar tersebut. Tidak hanya Quartararo, Aleix Espargaro juga melakukan hal yang sama di sela-sela aktivitasnya bersepeda.
Aksi para pebalap MotoGP yang terlihat bebas wara-wiri di Lombok menjadi sorotan banyak orang. Terlebih karena kasus covid di Indonesia tengah melonjak cukup tinggi.
Abdulbar M Mansoer selaku Direktur Utama ITDC menegaskan sistem bubble di Mandalika sudah berjalan ketat. Disebutkan para pebalap hanya diperbolehkan berada di hotel, sirkuit dan tempat olahraga.
Faktanya para pebalap terlihat bebas beraktivitas hingga berinteraksi dengan warga sekitar. Padahal virus covid-19 varian Omicron disebut-sebut dapat menyebar cukup cepat.
“Kalau yang dilihat kemarin itu mereka sudah ada yang mengawasi. Mereka hanya boleh exercise, hotel dan di sirkuit. Kalau ada yang berinteraksi itu dengan pengawasan kita,” Kata Abdulbar seperti dikutip Antara.
Menurutnya setiap pebalap maupun kru tim yang keluar dari zona bubble selalu diawasi panitia. Selain itu mereka juga dikatakan cukup ketat dalam menerapkan aturan tersebut.
Lebih jauh dijelaskan bahwa pihak ITDC telah berkoordinasi dengan satgas covid-19, Kementrian Kesehatan dan juga BNPB untuk menerapkan sistem bubble.
“Kami juga berusaha untuk memperkuat sistem bubble ini dengan didampingi untuk setiap perjalanan kru dan pebalap yang berjumlah 526 orang,” tuturnya.
Sistem ini dikatakan telah berhasil mencegah penyebaran virus pada gelaran WSBK akhir tahun lalu.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
12 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Januari 2026, 17:00 WIB
06 Januari 2026, 18:00 WIB
05 Januari 2026, 20:00 WIB
29 Desember 2025, 18:00 WIB
Terkini
15 Januari 2026, 09:00 WIB
Menurut data Gaikindo, segmen mobil LCGC hanya membukukan wholesales di anga 122.686 unit sepanjang 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Menghadapi tantangan berat dan persaingan sengit, penjualan retail Neta mengalami penurunan tajam di 2025
15 Januari 2026, 08:00 WIB
Libur akhir pekan datang lebih awal namun pemerintah tetap menggelar ganjil genap Jakarta secara ketat
15 Januari 2026, 07:00 WIB
Pertamina Enduro VR46 kembali ke warna khas mereka di MotoGP 2026, memadukan kuning fluo dengan aksen hitam
15 Januari 2026, 06:00 WIB
Ada di lima tempat, SIM keliling Jakarta dapat melayani proses perpanjangan masa berlaku SIM A dan C
15 Januari 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur Nasional Isra Miraj kepolisian tetap menghadirkan SIM keliling Bandung guna melayani pengendara
14 Januari 2026, 21:20 WIB
Kia Sales Indonesia ingin menunjukkan komitmen jangka panjang di Tanah Air dengan prisipal turun langsung
14 Januari 2026, 19:00 WIB
Diskon Suzuki Fronx dari tenaga penjual bisa dimanfaatkan siapa saja dan untuk pembelian kredit serta tunai