Francesco Bagnaia Lebih Pilih Aprilia Usai Tinggalkan Ducati
26 Juni 2026, 07:00 WIB
Teka-teki nomor motor Bagnaia untuk MotoGP 2023 akan terpecahkan, dia segera memutuskannya pada Selasa (17/1)
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Pembalap Francesco Bagnaia sepertinya akan menjawab teka-teki mengenai nomor motornya di MotoGP 2023. Sebab dia memiliki hak menggunakan angka satu setelah merebut gelar juara dunia musim lalu.
Murid Valentino Rossi mengaku kerap kali memikirkan hal tersebut. Untuk itu dia bakal mengumumkannya secara langsung pada Selasa (17/1).
“Dalam beberapa waktu sering berubah-ubah pikiran. Jadi saat berfoto guna presentasi perkenalan saya akan membawa dua angka dan memilihnya salah satu,” ujar Bagnaia seperti dikutip dari Crash, Senin (15/1).
Seperti diketahui ini bukan pertama Bagnaia berganti nomor motor. Sebelumnya sudah dilakukannya sebanyak dua kali.
Saat itu dirinya berpindah dari nomor 21 menjadi 42 hingga terakhir 63. Deretan angka tersebut mengantarkan dirinya ke titik teratas pada dunia yang telah membesarkannya.
Oleh karenanya dia sangat berat untuk memakai nomor satu di Desmosedici 2023. Makanya masih membutuhkan waktu guna memutuskan langkah penting itu.
“Memakai nomor satu impian semua pembalap di MotoGP juga hak istimewa buat pembalap juara dunia, saya ingin tetap mengenakan angka 63 sebagai nomor start karena angka ini seperti keberuntungan buatku,” tuturnya.
Sebelumnya memang Paolo Ciabatti, Bos Ducati ingin mengganti nomor motor Bagnaia, Sebab guna mengukuhkan dirinya sebagai jawara pada MotoGP 2022.
Menurutnya hal tersebut sangat membawa pengaruh baik bagi tim asal Italia. Makanya dia ingin sekali Bagnai bisa menggunakannya setelah raihan apik itu.
“Nomor satu jelas penting karena mengirimkan sinyal positif yakni milik juara dunia. Sedangkan pada sudut pandang pabrikan alangkah baiknya tersemat di motor balap kami,” ujar Ciabatti dikutip dari Speedweek, Kamis (29/12).
Di sisi lain dia percaya angka itu kental akan takhayul saat digunakan. Namun tidak mengendorkan niatnya untuk membuat Bagnaia pakai nomor satu.
Memang hingga saat ini tidak ada pembalap yang menggunakan angka keramat tersebut. Terakhir kali dipakai oleh Casey Stoner pada musim balap 2012.
Fakta uniknya, nomor satu pernah dipakai oleh Nicky Hayden pada 2008 hingga Jorge Lorenzo 2011. Tetapi mereka gagal mempertahankan gelar juara pada musim selanjutnya, makanya banyak pembalap yang tidak melakukan hal tersebut.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
26 Juni 2026, 07:00 WIB
24 Juni 2026, 09:00 WIB
21 Juni 2026, 20:18 WIB
20 Juni 2026, 20:35 WIB
31 Mei 2026, 19:55 WIB
Terkini
15 Agustus 2026, 07:21 WIB
Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda