Daftar Harga Motor Matic 150 cc Agustus 2026, Nmax dan PCX Stabil
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
Motor Fabio Quartararo sempat dua kali mengalami kendala teknis di FP1 atau latihan bebas MotoGP India 2023
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Motor Fabio Quartararo mengalami masalah teknis pada sesi Free Practice 1 atau FP1 MotoGP India 2023. Hal tersebut membuat mental sang pembalap jatuh.
Pembalap asal Perancis ini kehilangan mood akibat kejadian di atas. Bahkan dirinya kaget mendengar pendapat bos Yamaha yang menyebut Yamaha YZR-M1 2024 telah mengalami perkembangan.
Massimo Meregalli selaku manajer tim mengatakan motor tahun depan sudah lebih baik. Padahal sebagai pembalap, Quartararo merasakan langsung.
Meregalli merasa terkesan akan ubahan pada Yamaha YZR-M1 2024 pada sesi tes di Misano beberapa waktu lalu. Berbanding terbalik karena Quartararo tidak bisa bersaing dengan rider di depan.
“Pada akhirnya di sesi tes Misano kita melihat komentar manajer tim dan saya bak hitam dan putih. Opini kita berdua sangat berbeda,” kata Quartararo seperti dikutip Crash.net (22/09).
Lebih lanjut pemilik nomor start 20 tersebut merasa kecewa berat. Karena kuda besi sang rider masih belum bisa bersaing dengan di level tertentu.
Bahkan dibandingkan sebelum tes tidak ada perbedaan sama sekali. Hal ini membuat Juara Dunia MotoGP 2021 mengeluarkan komentar bernada cukup sarkas.
“Jika manajer tim mengatakan ini (motor Yamaha) 2024 lebih baik, mungkin kita memang harus mendengarkan. Karena fakta tidak ada yang tersisa di lintasan,” jelasnya kemudian.
Kemudian ia juga mengatakan bahwa terdapat dua pendapat berbeda versi Meregalli dan Quartararo. Perbedaan tersebut diibaratkan kelir hitam dan putih.
“Pada akhirnya komentar para pembalap lebih penting. Karena kami yang menguji motor, memiliki perasaan bahwa motor lebih enak dikendarai atau tidak,” tutur dia.
Sang pembalap menegaskan jika Yamaha tidak segera melakukan perubahan. Maka musim depan bisa sama saja atau lebih buruk.
Ia mengatakan sebelum datang ke MotoGP India 2023 bahwa sirkuit Buddh tidak cocok bagi Yamaha. Rekan satu tim Franco Morbidelli tersebut justru membandingkan Mandalika.
“Saya pikir bukan faktor lintasan lurusnya. Indonesia tidak punya sehingga kami bisa kompetitif sejak awal,” ungkap Quartararo.
Disebutkan Yamaha lemah dalam sirkuit berkarakter kencang. Trek lurus panjang dan banyak dibutuhkan akselerasi dipercaya membuat pabrikan berlambang garpu tala menderita.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
21 Agustus 2026, 17:00 WIB
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
13 Agustus 2026, 07:00 WIB
04 Agustus 2026, 12:00 WIB
22 Juli 2026, 07:00 WIB
Terkini
09 September 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dipastikan akan melanjutkan tren positifnyan saat melakoni MotoGP San Marino 2026 di akhir pekan
09 September 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi berbeda, SIM keliling Jakarta hanya melayani prosedur perpanjangan masa berlaku
08 September 2026, 19:00 WIB
Robot humanoid AiMOGA yang dikembangkan oleh Chery Group sudah masuk ke pasar internasional hingga 60 negara
08 September 2026, 16:50 WIB
SUV masih jadi salah satu favorit konsumen, Xpeng GX tuai respons positif sejak debut di RI beberapa waktu lalu
08 September 2026, 09:00 WIB
Daihatsu Kumpul Sahabat Batam menjadi menyuguhkan banyak kegiatan menarik yang mencuri perhatian masyarakat
08 September 2026, 07:00 WIB
Pameran otomotif GIIAS Bandung 2026 akan menampilkan sekitar 42 kendaraan yang bisa dicoba langsung pengunjung
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima tempat berbeda hari ini, simak lokasi dan biayanya
08 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu fasilitas yang bisa dimanfaatkan oleh para pengendara motor dan mobil