Hasil Sprint Race MotoGP Jerman 2026: Duo Marquez Terdepan
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Penyelanggaraan MotoGP Mandalika 2024 dipastikan tak gunakan jasa pawang hujan yang sempat dipakai di 2022
Oleh Adi Hidayat
KatadataOTO – Injourney Tourism Development Corporation atau ITDC memastikan bahwa jasa pawang hujan tidak digunakan pada MotoGP Mandalika 2024. Langkah ini diklaim sama seperti penyelenggaraan tahun lalu.
Meski tanpa pawang hujan, cuaca diharapkan tetap kondusif sepanjang balapan utama.
"Jasa pawang hujan tidak dipakai lagi. Kita manusia bertuhan, jadi serahkan semuanya kepada Tuhan," ujar Direktur Komersial PT Pengembangan Pariwisata Indonesia (ITDC) Troy Reza Warokka kepada awak media di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika.
Selain tidak menggunakan pawang hujan, rekayasa cuaca juga dikabarkan tidak dilakukan. Sehingga semua kondisi bisa terjadi.
"Yang paling penting adalah aman. Karena beberapa pembalap juga mau karena jagoan lintasan basah," ujarnya.
Perlu diketahui bahwa jasa pawang hujan pernah digunakan saat pelaksanaan MotoGP Mandalika seri pertama di 2022. Ketika itu hujan deras sempat mengguyur sehingga pertandingan dihentikan sementara.
Sementara untuk penyelenggaraan siang hari nanti, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menyebut bahwa diperkirakan cuaca akan berawan.
"Cuaca pada Minggu (29/09) atau saat race adalah berawan pada pagi hingga malam hari. Suhunya adalah sekitar suhu 22 hingga 33 derajat Celsius," ungkap Zaenudin Abdul Majid Lombok Ari Wibianto Prakirawan BMKG.
Informasi tersebut tentunya sangat penting bagi pembalap karena harus mempersiapkan banyak hal. Lokasi sirkuit Mandalika yang terletak di pinggir pantai membuat angin menjadi berhembus lebih kecang khususnya saat hujan.
Situasi tersebut menyulitkan pembalap dalam mengendalikan kuda besinya. Ditambah lagi kondisi lintasan akan menjadi licin.
Meski demikian Francesco Bagnaia, pembalap Ducati Lenovo Team mengaku bahwa dirinya siap untuk menghadapi semua kondisi cuaca. Menurutnya, perubahan cuaca adalah salah satu tantangan dalam balapan.
“Kondisi lintasan tidak selalu optimal tetapi kami siap menghadapi apapun. Kami akan bekerja keras dari awal untuk memimpin balapan,” tegasnya beberapa waktu lalu.
Pernyataan tersebut pun sudah ia buktikan pada Sprint Race yang diselenggarakan kemarin, Sabtu (28/09). Ia berhasil menjadi pembalap tercepat meski harus start dari posisi keempat di cuaca.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
11 Juli 2026, 20:48 WIB
10 Juli 2026, 09:23 WIB
09 Juli 2026, 13:00 WIB
08 Juli 2026, 11:00 WIB
06 Juli 2026, 19:33 WIB
Terkini
11 Juli 2026, 21:00 WIB
Data terbaru dari Gaikindo menunjukkan angka wholesales PHEV berhasil mencapai 2.402 unit sepanjang Juni 2026
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Marc dan Alex Marquez berhasil menjadi yang terdepan dalam balapan di sesi sprint race MotoGP Jerman 2026
11 Juli 2026, 09:00 WIB
REEV menjadi satu alternatif teknologi ramah lingkungan baru yang bakal ditawarkan oleh berbagai merek Cina
11 Juli 2026, 07:00 WIB
Kecelakaan McLaren kembali menjadi pengingat tentang pentingnya kesadaran keselamatan berkendara sportscar
10 Juli 2026, 22:34 WIB
Honda Bangka Belitung baru saja menggelar kegiatan CSR, yakni menanam sebanyak ratusan pohon mangrove
10 Juli 2026, 18:09 WIB
Pada awal Juli 2026, Honda serta Yamaha kembali melakukan penyesuaian harga pada lini motor matic murah mereka
10 Juli 2026, 11:00 WIB
Menurut data dari laman resmi AISI, wholesales motor baru di Juni 2026 menyentuh angka 515 ribuan unit
10 Juli 2026, 09:23 WIB
Marc Marquez menjadi salah satu rider yang diunggulkan untuk menjadi pemenang pada MotoGP Jerman 2026