Penonton MotoGP Mandalika 2025 Capai Rekor Baru, 140.324 Orang
06 Oktober 2025, 12:00 WIB
MotoGP Mandalika 2022 digosipkan akan batal digelar karena kasus covid-19 varian omicron yang terus meningkat
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Gelaran MotoGP Mandalika 2022 terancam batal karena kasus covid-19 varian omicron di dunia yang terus membengkak angkanya. Hal ini dibantah langsung oleh Menparekraf (Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif) Sandiaga Uno.
Ikhwal mula rumor batalnya MotoGP Mandalika 2022 berdasarkan dari ucapan CEO Dorna Sports yakni Carmelo Ezpeleta. Ia mengatakan bahwa balapan MotoGP tidak akan digelar di negara yang menerapkan aturan karantina panjang bagi penonton maupun pebalap berikut tim-tim MotoGP.
“Apa yang kami alami di MotoGP Amerika tahun lalu adalah apa yang ingin kami capai. Itu adalah status yang sudah kami siapkan dan bicarakan, bahwa kami tidak akan menerima karantina,” kata Ezpeleta.
Ia menambahkan bahwa karantina selama 14 hari adalah hal yang mustahil dilakukan dalam MotoGP. Jika ada negara yang menerapkan sistem tersebut, dengan tegas Ia menyatakan tidak akan ada menggelar MotoGP.
Pernyataan tersebut terus bergulir dan menjadi rumor MotoGP Mandalika 2022 batal digelar. Padahal berbagai persiapan telah dilakukan demi bisa menggelar ajang balap motor paling populer di dunia tersebut.
Adapun Indonesia sendiri saat ini tengah menghadapi kasus covid-19 varian omicron yang terus meningkat. Luhut Binsar Pandjaitan selaku Koordinator PPKM Jawa – Bali memprediksi puncak kasus omicron akan terjadi pada Februari hingga Maret 2022.
Karena itu, Ia menerapkan skema karantina untuk seluruh orang yang masuk ke Indonesia dari luar negeri.
Menanggapi hal ini, Sandiaga Uno bereaksi cukup tegas. Ia menyatakan bahwa Indonesia sudah melakukan upaya terbaik untuk menangani pandemi covid-19.
“Saya ingin sampaikan di sini dengan tegas bahwa kita ini negara hukum. Indonesia adalah negara hukum yang sudah menerapkan pengendalian pandemi covid-19 sesuai dengan kaidah terbaik dan kita sudah menjadi best practice,” kata Sandiaga seperti dikutip Antara.
Mengenai ucapan Ezpeleta yang membuat rumor batalnya MotoGP Mandalika 2022. Menparekraf mengatakan Pemerintah sudah menyiapkan skema penanganan terbaik.
“Kita akan selesaikan kewajiban (penanganan pandemi dan kebangkitan ekonomi) kita. Kita akan menerapkan skema travel bubble yang sudah akan diterapkan sejak ketibaan seluruh pebalap, kru dan official di Malaysia untuk pre-season test, sebelum ke Mandalika,” jelasnya.
Letjen TNI Suharyanto selaku Ketua Satgas Penanganan Covid-19 menjelaskan skema sistem bubble dalam penyelenggaraan MotoGP di Mandalika.
“Jadi orang yang datang itu tidak akan kemana-mana. Dia datang ke bandara, masuk ke hotel, nonton MotoGP, balik ke hotel, pergi ke bandara lagi, jadi tidak ada interaksi dengan masyarakat lain,” ucapnya seperti dikutip Antara.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
06 Oktober 2025, 12:00 WIB
03 Oktober 2025, 08:00 WIB
01 Oktober 2025, 07:00 WIB
30 September 2025, 10:00 WIB
15 Agustus 2025, 11:00 WIB
Terkini
24 Februari 2026, 19:01 WIB
Mobil yang diyakini Toyota Land Cruiser FJ terdaftar di DJKI, namun dikabarkan debut di Thailand lebih dulu
24 Februari 2026, 17:37 WIB
Modifikasi Harley-Davidson Road Glide ini hasil karya dari MWM Custom yang dipajang di IIMS 2026 lalu
24 Februari 2026, 16:28 WIB
Harga mulai Rp 200 jutaan, berikut rangkuman spesifikasi Mahindra Scorpio Pik Up yang bakal diimpor ke RI
24 Februari 2026, 15:10 WIB
Tata Yodha menjadi salah satu pikap yang akan diboyong Agrinas Pangan Nusantara untuk Koperasi Merah Putih
24 Februari 2026, 14:00 WIB
Perlu waktu lebih lama untuk memenuhi kebutuhan Agrinas, seperti persiapan komponen dari berbagai supplier
24 Februari 2026, 13:00 WIB
Bagi masyarakat yang ingin mengikuti mudik gratis Jasa Marga, bisa mendaftarkan diri secara daring atau online
24 Februari 2026, 12:00 WIB
Mengurus SIM hilang menjadi sesuatu yang harus dilakukan untuk memastikan perjalanan mudik bisa lebih tenang
24 Februari 2026, 11:01 WIB
Jumlah ekspor mobil di Januari 2026 mengalami penurunan yang cukup besar karena jumlahnya mencapai ribuan unit