Moto3 Berlanjut Pasca Kecelakaan Fatal, Dorna Tuai Kritik

Sejumlah pembalap mengkritik keputusan Dorna melanjutkan Moto3 setelah kecelakaan fatal di Sirkuit Sepang

Moto3 Berlanjut Pasca Kecelakaan Fatal, Dorna Tuai Kritik
Serafina Ophelia

KatadataOTO – Tepat sebelum MotoGP Malaysia 2025 dilangsungkan, dua rider Moto3 yakni Noah Dettwiller dan juara dunia Moto3 2025, Jose Antonio Rueda alami kecelakaan.

Meskipun begitu balapan tetap dilanjutkan. Imbas hal tersebut, Dorna Sports menuai kecaman dari rider Ducati, Francesco Bagnaia.

Menurutnya keputusan tetap memulai balapan dengan kondisi dua rider terlibat terlibat kecelakaan fatal bukanlah hal yang baik bagi seluruh pembalap.

“Apalagi melihat sejumlah pembalap Moto3 harus memulai sprint race 10 putaran setelah melihat kecelakaan seperti itu. Bukan situasi terbaik bagi saya,” kata Bagnaia dikutip dari Crash, Selasa (28/10).

Moto3 Berlanjut Pasca Kecelakaan Fatal, Dorna Tuai Kritik
Photo : Crash

Namun Bagnaia bukan satu-satunya pembalap mengecam keputusan tersebut.

Marco Bezzecchi juga mengungkapkan rasa kecewa. Menurut dia informasi diberikan terkait kondisi kedua pembalap Moto3 itu sangatlah minim.

“Sangat sulit naik ke atas motor setelah melihat apa yang terjadi di Moto3. Tidak adil bahwa kami balapan tanpa informasi jelas (tentang kecelakaan di Moto3),” kata Bezzecchi dalam kesempatan sama.

Sesi Warm Up Dinilai Perlu

Per awal 2023, sesi warm up atau pemanasan di akhir pekan sebelum balapan buat Moto2 dan Moto3 ditiadakan untuk mengakomodir adanya MotoGP Riders’ Parade.

Dorna bermaksud untuk menggaet lebih banyak audiens melalui kegiatan tersebut. Namun juga menuai protes dari banyak pihak.

Sesi warm up buat seluruh pembalap perlu untuk memberikan kesempatan pada rider melakukan pengecekan terakhir pada motor sebelum balapan dimulai.

Pada sesi warm up pembalap bisa menggeber motornya di trek dalam durasi 10 menit tanpa batasan lap.

Sedangkan sighting lap hanya dilangsungkan satu putaran sehingga waktunya cukup terbatas.

“Dettwiler mungkin mengalami masalah teknis (pada motor), sementara Rueda agak tidak fokus karena mengecek dasbornya, memastikan kondisi motornya baik,” tulis laporan Motorsport Magazine.

Oleh karena itu sesi warm up sebaiknya kembali diterapkan di seluruh kelas termasuk Moto3.

Moto3 Berlanjut Pasca Kecelakaan Fatal, Dorna Tuai Kritik
Photo : Crash

Ditambah lagi adanya format sprint race, menambah beban serta risiko kecelakaan bagi para pembalap.

Padahal seluruh rider telah melalui beberapa sesi yang cukup berat sebelum balapan utama di akhir pekan termasuk kualifikasi.

Cara lain untuk membantu mengantisipasi kecelakaan adalah sighting lap dengan kecepatan dibatasi dan didukung safety car.


Terkini

mobil
Hyundai Stargazer Cartenz

Prediksi Tampilan Hyundai Stargazer Cartenz Versi Baru

Hyundai tampaknya tengah menyiapkan versi baru dari Stargazer Cartenz, PT HMID masih enggan buka suara

mobil
Deepal S05

Changan Deepal S05: Memperluas Kebebasan Berkendara Sehari-hari

Changan Deepal S05 hadir di Indonesia sebagai kendaraaan dengan jenis penggera REEV pertama di Tanah Air

news
SIM Keliling Bandung

Cek Lokasi SIM Keliling Bandung Hari Ini, 17 September 2026

SIM keliling Bandung hari ini ada di dua lokasi, agar bisa lebih mudah ditemukan oleh para pengendara

news
Ganjil Genap Jakarta

Ganjil Genap Jakarta Hari Ini 17 September 2026 Masih Ada ETLE

Selain mengandalkan ETLE statis dan mobile, sistem Ganjil Genap Jakarta juga dibantu oleh para petugas

news
SIM Keliling Jakarta

5 Lokasi SIM Keliling Jakarta Hari Ini 17 September 2026

Jangan sampai salah, SIM keliling Jakarta hanya melayani perpanjangan untuk SIM yang belum kedaluwarsa

otosport
MotoGP Austria 2026

Jadwal MotoGP Austria 2026: Pesta Marc Marquez Bisa Terganggu

Marc Marquez berpeluang untuk melanjutkan raih kemenangan pada gelaran MotoGP Austria 2026 akhir pekan nanti

news
SIM Mati

Aturan SIM Mati Harus Bikin Baru Digugat ke MK, Ada Celah Pungli

Belum lama seorang masyarakat bernama Jangkung Sido Sentosa mengaku keberatan jika SIM mati harus bikin baru

news
Shell

Pabrik Gemuk Shell di Marunda Beroperasi, Berkapasitas 12 Kiloton

Shell harus menggelontorkan investasi cukup besar, hingga Rp 1,2 triliun untuk membuat pabrik gemuk di Marunda