Yamaha Mulai Diskusikan Kontrak Quartararo, Siap Diperpanjang
23 Januari 2026, 09:00 WIB
MGPA mengungkapkan seharusnya Marc Marquez melontarkan protes ke Race Direction mengenai masalah APAR
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Insiden terbakarnya motor Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2024 belum bisa dilupakan. Apalagi sang pembalap sempat melontarkan sebuah protes.
Menurut pembalap berpaspor Spanyol tersebut APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang digunakan para marshal tidak sesuai ketentuan berlaku.
Hal itu menyebabkan kerusakan berat pada Desmosedici GP23 milik Ducati. Sehingga memerlukan biaya perbaikan cukup besar.
Tentu pendapatnya tersebut membuat banyak pihak buka suara. Tak terkecuali MGPA (Mandalika Grand Prix Association).
“Kalaupun ada komplain dari pembalap, sepatutnya hal tersebut disampaikan ke Race Direction,” ucap Donny Mahardjono, Vice President of Operation and Motorsports MGPA kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Donny menjelaskan kalau pihaknya sudah melakukan sesuai standar yang ditetapkan oleh FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme).
Termasuk mengenai peralatan yang digunakan atau tersedia saat gelaran MotoGP Mandalika 2024 berlangsung kemarin.
Sehingga tidak mungkin APAR dipakai memadamkan motor Marc Marquez salah. Apalagi Sirkuit Mandalika telah mengantongi Homologasi Grade A pada Kamis (26/9).
“Kalau MGPA melakukan kesalahan atas pemenuhan regulasi atau prosedur, tentu kami akan mendapat teguran maupun sanksi dari FIM,” tegas Donny.
Sebelumnya hal serupa turut dikatakan oleh Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA. Ia mengungkapkan kalau MGPA tidak mungkin menggunakan APAR asal-asalan.
"Penggunaan APAR di MotoGP Indonesia di Sirkuit International Pertamina Mandalika sudah sesuai dengan peraturan balap yang berlaku,” kata Priandhi.
Priandi mengungkapkan buat mendapatkan homologasi, terlebih dulu dilakukan Track Inspection oleh sejumlah pihak. Sebut saja Dorna sebagai pihak promotor.
Kemudian ada Loris Capirossi (Race Direction), Tome Alfonso (FIM Safety Officer), Mike Webb (Race Director) serta perwakilan IMI dan manajemen MGPA.
“Homologasi Grade A dikeluarkan atas persetujuan MotoGP Steward Panel yakni Freddie Spencer bersama Andres Somolinos yang mengatur semua hal berkaitan dengan kondisi sirkuit serta perangkat juga fasilitas pendukungnya" pungkas dia.
Sebagai informasi, pemilik nomor 93 itu mengalami masalah pada lap 12 MotoGP Mandalika 2024. Motornya terlihat mengeluarkan api serta asap putih.
Lalu ia menepi keluar lintasan untuk meminta marshal memadamkan api. Namun menurut Marc Marquez APAR digunakan tidak sesuai standar.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 17:27 WIB
20 Januari 2026, 17:41 WIB
19 Januari 2026, 20:00 WIB
15 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu
23 Januari 2026, 21:06 WIB
Demi memberikan wadah kepada para pencinta modifikasi di Indonesia, kick off IMX 2026 baru saja dimulai
23 Januari 2026, 19:00 WIB
Material bangunan BMW mengedepankan keberlanjutan, masih tetap dibalut konsep global yaitu Retail.Next