Fabio Quartararo Buka Suara soal Rumor Honda: Belum Ada Kontrak
03 Februari 2026, 16:00 WIB
MGPA mengungkapkan seharusnya Marc Marquez melontarkan protes ke Race Direction mengenai masalah APAR
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Insiden terbakarnya motor Marc Marquez di MotoGP Mandalika 2024 belum bisa dilupakan. Apalagi sang pembalap sempat melontarkan sebuah protes.
Menurut pembalap berpaspor Spanyol tersebut APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang digunakan para marshal tidak sesuai ketentuan berlaku.
Hal itu menyebabkan kerusakan berat pada Desmosedici GP23 milik Ducati. Sehingga memerlukan biaya perbaikan cukup besar.
Tentu pendapatnya tersebut membuat banyak pihak buka suara. Tak terkecuali MGPA (Mandalika Grand Prix Association).
“Kalaupun ada komplain dari pembalap, sepatutnya hal tersebut disampaikan ke Race Direction,” ucap Donny Mahardjono, Vice President of Operation and Motorsports MGPA kepada KatadataOTO beberapa waktu lalu.
Donny menjelaskan kalau pihaknya sudah melakukan sesuai standar yang ditetapkan oleh FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme).
Termasuk mengenai peralatan yang digunakan atau tersedia saat gelaran MotoGP Mandalika 2024 berlangsung kemarin.
Sehingga tidak mungkin APAR dipakai memadamkan motor Marc Marquez salah. Apalagi Sirkuit Mandalika telah mengantongi Homologasi Grade A pada Kamis (26/9).
“Kalau MGPA melakukan kesalahan atas pemenuhan regulasi atau prosedur, tentu kami akan mendapat teguran maupun sanksi dari FIM,” tegas Donny.
Sebelumnya hal serupa turut dikatakan oleh Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA. Ia mengungkapkan kalau MGPA tidak mungkin menggunakan APAR asal-asalan.
"Penggunaan APAR di MotoGP Indonesia di Sirkuit International Pertamina Mandalika sudah sesuai dengan peraturan balap yang berlaku,” kata Priandhi.
Priandi mengungkapkan buat mendapatkan homologasi, terlebih dulu dilakukan Track Inspection oleh sejumlah pihak. Sebut saja Dorna sebagai pihak promotor.
Kemudian ada Loris Capirossi (Race Direction), Tome Alfonso (FIM Safety Officer), Mike Webb (Race Director) serta perwakilan IMI dan manajemen MGPA.
“Homologasi Grade A dikeluarkan atas persetujuan MotoGP Steward Panel yakni Freddie Spencer bersama Andres Somolinos yang mengatur semua hal berkaitan dengan kondisi sirkuit serta perangkat juga fasilitas pendukungnya" pungkas dia.
Sebagai informasi, pemilik nomor 93 itu mengalami masalah pada lap 12 MotoGP Mandalika 2024. Motornya terlihat mengeluarkan api serta asap putih.
Lalu ia menepi keluar lintasan untuk meminta marshal memadamkan api. Namun menurut Marc Marquez APAR digunakan tidak sesuai standar.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
03 Februari 2026, 16:00 WIB
29 Januari 2026, 16:00 WIB
28 Januari 2026, 19:00 WIB
27 Januari 2026, 14:00 WIB
23 Januari 2026, 09:00 WIB
Terkini
15 Februari 2026, 12:00 WIB
Waktu penyelenggaraan IIMS 2027 berbeda dari biasanya yang dibuka setiap Februari sebelum momenntum Lebaran
15 Februari 2026, 10:00 WIB
DFSK tak menunggu pemerintah dan memberi insentif mandiri untuk seluruh modelnya yang dijual di Tanah Air
15 Februari 2026, 07:11 WIB
Setelah gelaran IIMS 2026 berakhir harga Jetour T2 akan naik, tidak lagi dipasarkan di angka Rp 568 jutaan
14 Februari 2026, 20:24 WIB
Jumlah transaksi dan angka pengunjung belum diungkap oleh pihak penyelenggara jelang akhir IIMS 2026
14 Februari 2026, 19:00 WIB
ACC kembali menggelar pameran mobil di Jogja City Mall, dengan maksud untuk meningkatkan kepemilikan kendaraan
14 Februari 2026, 18:02 WIB
Rangkaian acara Festival Vokasi Satu Hati 2026 digelar, hasilkan generasi muda siap terjun ke dunia kerja
14 Februari 2026, 17:00 WIB
Suzuki Indomobil Sales menggelar seremoni pengukuhan ketua umum baru Karimun Club Indonesia di IIMS 2026
14 Februari 2026, 16:00 WIB
Jetour Dashing Inspira hadir di IIMS 2026 untuk menggoda para keluarga muda di daerah urban atau perkotaan