Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang di Kandang
20 September 2026, 20:03 WIB
Priandhi menuturkan kalau MGPA menggunakan APAR sesuai standar FIM saat memadamkan motor Marc Marquez
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP Mandalika 2024 memang sudah selesai digelar. Namun ada beberapa persoalan yang masih dibahas para penggemar balap.
Salah satunya adalah masalah APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang digunakan saat motor Marc Marquez terbakar di Sirkuit Mandalika, Minggu (29/9).
Menurut pembalap Spanyol tersebut alat dipakai tidak sesuai standar. Sehingga menimbulkan kerusakan parah pada Desmosedici GP23 milik Ducati.
Mendengar hal itu MGPA (Mandalika Grand Prix Association) buka suara. Mereka menuturkan kalau pendapat The Baby Alien salah.
"Penggunaan APAR di MotoGP Indonesia di Sirkuit International Pertamina Mandalika sudah sesuai dengan peraturan balap yang berlaku,” ungkap Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA kepada KatadataOTO, Senin (30/9).
Priandhi menuturkan kalau pihaknya tidak mungkin menggunakan APAR asal-asalan. Sebab mereka telah memenuhi aturan FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme).
Hal itu penting dilakukan agar bisa menggelar MotoGP mandalika 2024. Kemudian mereka juga sudah mendapatkan homologasi Grade A sebelum Marc Marquez dan kawan-kawan berlaga.
Ia menjelaskan buat mendapatkan homologasi, terlebih dulu dilakukan Track Inspection oleh sejumlah pihak. Sebut saja Dorna sebagai pihak promotor.
Kemudian ada Loris Capirossi (Race Direction), Tome Alfonso (FIM Safety Officer), Mike Webb (Race Director) serta perwakilan IMI dan manajemen MGPA.
“Homologasi Grade A dikeluarkan atas persetujuan MotoGP Steward Panel yakni Freddie Spencer bersama Andres Somolinos yang mengatur semua hal berkaitan dengan kondisi sirkuit serta perangkat juga fasilitas pendukungnya" tegas Priandhi.
Hal senada turut dilontarkan oleh Eddy Saputra, Deputy Olahraga Sepeda Motor IMI (Ikatan Motor Indonesia) dan FIM CCR (Closed Circuit Racing).
“Dalam kasus terbakarnya motor Marquez, Pimpinan Lomba serta Safety Officer sudah menghubungi Gresini untuk menanyakan keluhan sekaligus memberikan penjelasan tentang prosedur ini,” tutur Eddy.
Eddy mengungkapkan kalau tim satelit Ducati tersebut sangat mengerti mengenai prosedur yang dikeluarkan oleh FIM.
“Marc Marquez sebagai pembalap Gresini mungkin cukup memperhatikan mengenai faktor finansial tim yang dinaungi. Mengingat besarnya biaya akan dikeluarkan untuk memperbaiki motornya,” tegas Eddy.
Sebagai informasi, pemilik nomor 93 itu mengalami masalah pada lap 12 MotoGP Mandalika 2024. Motornya terlihat mengeluarkan api serta asap putih.
Lalu ia menepi keluar lintasan untuk meminta marshal memadamkan api. Namun menurut Marc Marquez APAR digunakan tidak sesuai standar.
Alhasil banyak komponen motor balap Ducati mengalami kerusakan parah. Jadi harus mengeluarkan biaya cukup besar buat perbaikan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 September 2026, 20:03 WIB
19 September 2026, 20:47 WIB
18 September 2026, 17:00 WIB
16 September 2026, 19:39 WIB
14 September 2026, 18:02 WIB
Terkini
26 September 2026, 07:00 WIB
Motul Performance Solution hadir untuk melatih para mekanik maupun pemilik bengkel independen di Palembang
25 September 2026, 22:01 WIB
Prestone Racing Coolant baru saja diperkenalkan untuk para pemilik mobil balap di Automechanika Jakarta 2026
25 September 2026, 19:00 WIB
Pemerintah berencana untuk memberikan insentif motor listrik di tahun ini, tapi belum menemui titik terang
25 September 2026, 17:23 WIB
Suzuki e Sky punya peluang dihadirkan di RI, namun perlu memperhagikan strategi bersaing dengan para rivalnya
25 September 2026, 17:22 WIB
Motul Indonesia Energy (MIE) memberikan partner ambassador mereka perjalanan berharga ke benua Eropa
25 September 2026, 09:00 WIB
Astra Otoparts ikut ambil bagian di ajang Automechanika Jakarta 2026, hadirkan integrasi layanan otomotif
25 September 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso baru saja mengumumkan Field Fix Campaign untuk kepada seluruh pengguna Canter di Indonesia
25 September 2026, 06:06 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta masih berlaku hari ini untuk memutus kebuntuan pada saat jam-jam sibuk Ibu Kota