Link Live Streaming MotoGP Catalunya 2026: Martin Siap Dominasi
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Priandhi menuturkan kalau MGPA menggunakan APAR sesuai standar FIM saat memadamkan motor Marc Marquez
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – MotoGP Mandalika 2024 memang sudah selesai digelar. Namun ada beberapa persoalan yang masih dibahas para penggemar balap.
Salah satunya adalah masalah APAR (Alat Pemadam Api Ringan) yang digunakan saat motor Marc Marquez terbakar di Sirkuit Mandalika, Minggu (29/9).
Menurut pembalap Spanyol tersebut alat dipakai tidak sesuai standar. Sehingga menimbulkan kerusakan parah pada Desmosedici GP23 milik Ducati.
Mendengar hal itu MGPA (Mandalika Grand Prix Association) buka suara. Mereka menuturkan kalau pendapat The Baby Alien salah.
"Penggunaan APAR di MotoGP Indonesia di Sirkuit International Pertamina Mandalika sudah sesuai dengan peraturan balap yang berlaku,” ungkap Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA kepada KatadataOTO, Senin (30/9).
Priandhi menuturkan kalau pihaknya tidak mungkin menggunakan APAR asal-asalan. Sebab mereka telah memenuhi aturan FIM (Fédération Internationale de Motocyclisme).
Hal itu penting dilakukan agar bisa menggelar MotoGP mandalika 2024. Kemudian mereka juga sudah mendapatkan homologasi Grade A sebelum Marc Marquez dan kawan-kawan berlaga.
Ia menjelaskan buat mendapatkan homologasi, terlebih dulu dilakukan Track Inspection oleh sejumlah pihak. Sebut saja Dorna sebagai pihak promotor.
Kemudian ada Loris Capirossi (Race Direction), Tome Alfonso (FIM Safety Officer), Mike Webb (Race Director) serta perwakilan IMI dan manajemen MGPA.
“Homologasi Grade A dikeluarkan atas persetujuan MotoGP Steward Panel yakni Freddie Spencer bersama Andres Somolinos yang mengatur semua hal berkaitan dengan kondisi sirkuit serta perangkat juga fasilitas pendukungnya" tegas Priandhi.
Hal senada turut dilontarkan oleh Eddy Saputra, Deputy Olahraga Sepeda Motor IMI (Ikatan Motor Indonesia) dan FIM CCR (Closed Circuit Racing).
“Dalam kasus terbakarnya motor Marquez, Pimpinan Lomba serta Safety Officer sudah menghubungi Gresini untuk menanyakan keluhan sekaligus memberikan penjelasan tentang prosedur ini,” tutur Eddy.
Eddy mengungkapkan kalau tim satelit Ducati tersebut sangat mengerti mengenai prosedur yang dikeluarkan oleh FIM.
“Marc Marquez sebagai pembalap Gresini mungkin cukup memperhatikan mengenai faktor finansial tim yang dinaungi. Mengingat besarnya biaya akan dikeluarkan untuk memperbaiki motornya,” tegas Eddy.
Sebagai informasi, pemilik nomor 93 itu mengalami masalah pada lap 12 MotoGP Mandalika 2024. Motornya terlihat mengeluarkan api serta asap putih.
Lalu ia menepi keluar lintasan untuk meminta marshal memadamkan api. Namun menurut Marc Marquez APAR digunakan tidak sesuai standar.
Alhasil banyak komponen motor balap Ducati mengalami kerusakan parah. Jadi harus mengeluarkan biaya cukup besar buat perbaikan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
15 Mei 2026, 21:20 WIB
10 Mei 2026, 20:18 WIB
09 Mei 2026, 20:35 WIB
09 Mei 2026, 20:31 WIB
07 Mei 2026, 20:02 WIB
Terkini
16 Mei 2026, 17:00 WIB
Komunitas JMC bersama Yamaha Indonesia baru saja menggelar touring jarak jauh dari Jakarta ke Lampung
16 Mei 2026, 14:36 WIB
BYD Atto 1 mendapatkan penyegaran dan tambahan fitur, lalu turut hadir varian anyar dengan harga Rp 199 juta
15 Mei 2026, 21:21 WIB
BYD menilai kesadaran masyarakat terhadap kendaraan elektrifikasi atau EV mulai menunjukkan tren positif
15 Mei 2026, 21:20 WIB
Jorge Martin berpeluang melanjutkan tren positifnya dalam balapan MotoGP Catalunya 2026 akhir pekan ini
14 Mei 2026, 20:18 WIB
Hyundai baru saja menggelar pengundian program FIFA World Cup 2026 Test Drive Campaign untuk periode April
14 Mei 2026, 14:52 WIB
Apresiasi Sung Kang di RI, Maxdecal dukung kolaborasinya dengan Kemenekraf dan hadirkan art print spesial
14 Mei 2026, 11:31 WIB
Omoway semakin siap meluncurkan produk pertamanya dengan subsidi mandiri untuk menggoda konsumen Indonesia
13 Mei 2026, 21:00 WIB
Di negara asalnya, BYD Atto 1 mendapatkan tambahan sensor LiDAR, jarak tempuh lebih jauh dan dua warna baru