Michelin Buka Suara Usai Pelek Marc Marquez Pecah di Thailand
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez merasa kebangkitan Yamaha bersama Quartararo di MotoGP 2025 menjadi ancaman nyata bagi Ducati
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Yamaha secara mengejutkan tampil kompetitif di MotoGP 2025. Dalam tiga seri terakhir, Fabio Quartararo tercatat mampu mencetak pole position.
Bahkan pada MotoGP Inggris 2025, El Diablo sempat memimpin jalannya balapan di Sirkuit Silverstone, Minggu (25/05).
Quartararo juga tak tersentuh oleh para rivalnya. Ia unggul hingga lima detik dari Marco Bezzecchi yang berada di posisi kedua.
Sayang, kuda besi Yamaha mengalami kendala teknis, sehingga Fabio Quartararo tidak dapat menyelesaikan seri MotoGP Inggris 2025.
Seandainya insiden tersebut tidak terjadi, bukan tidak mungkin pembalap berdarah Prancis itu bisa mempersembahkan kemenangan perdana bagi Yamaha di musim ini.
Dengan segala pencapaian tersebut, pabrikan berlambang garpu tala itu memberikan ancaman nyata bagi dominasi Ducati.
Performa impresif Yamaha YZR-M1 berpotensi menjadi batu sandungan untuk Ducati dan para tim satelitnya.
Di sisi lain, peningkatan performa motor Yamaha tidak lepas dari hak konsesi yang mereka dapatkan.
“Mereka mendapat keuntungan dari konsesi, memungkinkan Yamaha untuk terus berkembang,” ungkap Marc Marquez di The Race, Rabu (28/05).
The Baby Alien menuturkan bahwa motor balap Yamaha menunjukkan kemajuan yang cukup signifikan, sehingga menjadi ancaman nyata dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP 2025.
“Itu (kebangkitan Yamaha) membuat kejuaraan di masa depan menjadi lebih kompetitif,” tambah Marc Marquez.
Sementara, hal serupa juga dirasakan oleh Francesco Bagnaia. Anak didik Valentino Rossi ini menyebut kebangkitan Yamaha sebagai sesuatu yang patut diwaspadai.
Terlebih lagi, performa pembalap asal Italia itu tengah melempem. Ia dipaksa harus bekerja ekstra keras untuk bangkit kembali.
“Tanpa masalah yang dialami Fabio, ini merupakan balapan pertama setelah entah berapa seri Ducati tidak berdiri di podium,” kata Bagnaia.
Lebih lanjut, rekan satu tim Marc Macrquez tersebut menilai bahwa Ducati Corse tidak menunjukkan kemajuan signifikan di MotoGP 2025.
Sedangkan pabrikan lain mengalami perkembangan pesat, kondisi ini menjadi alarm bagi skuad asal Italia tersebut untuk segera berbenah.
“Saat yang lain meningkat, kami hanya di situ-situ saja atau bahkan semakin buruk,” pungkas Bagnaia.
Sebagai informasi, Marc Marquez dan Francesco Bagnaia bakal berlaga di MotoGP Aragon 2025 yang akan digelar di Sirkuit Ciudad del Motor de Aragón pada 6–8 Juni mendatang.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
03 Maret 2026, 09:00 WIB
02 Maret 2026, 08:03 WIB
01 Maret 2026, 15:59 WIB
28 Februari 2026, 15:54 WIB
26 Februari 2026, 10:39 WIB
Terkini
03 Maret 2026, 12:34 WIB
Meskipun angka kepemilikannya masih 18 persen, konsumen Indonesia melihat EV sebagai sesuatu yang positif
03 Maret 2026, 12:00 WIB
Haka Auto berkomitmen untuk membangun 10 diler BYD dan Denza di semester 1 2026 guna memperkuat posisi perusahaan
03 Maret 2026, 11:00 WIB
BYD dikabarkan siap luncurkan mobil PHEV yang dijual dengan harga yang lebih murah ketimbang mobil listrik
03 Maret 2026, 09:24 WIB
Denza D9 jadi pertimbangan sejumlah konsumen di segmen premium, tawarkan berbagai fitur dan keunggulan
03 Maret 2026, 09:00 WIB
Tingginya suhu di Sirkuit Buriram menjadi salah satu penyebab pelek motor balap milik Marc Marquez pecah
03 Maret 2026, 07:24 WIB
Yamaha Tmax baru yang diluncurkan pada awal 2026 di Indonesia, diklaim sudah terjual lebih dari 50 unit
03 Maret 2026, 06:00 WIB
Pembatasan ganjil genap Jakarta kembali diterapkan di Ibu Kota untuk mengatasi kemacetan lalu lintas
03 Maret 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung menjadi salah satu opsi terbaik bagi masyarakat untuk mengurus dokumen berkendara