Jadwal MotoGP Ceko 2026: Marquez Diunggulkan dari Duo Aprilia
15 Juni 2026, 21:29 WIB
Marc Marquez sudah tidak mau hidup bersama dendam, ia hanya ingin menghormati para rival termasuk Rossi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perseteruan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi tidak bisa dilupakan. Hubungan mereka bahkan masih panas sampai sekarang.
Kedua rider tersebut juga sering melontarkan kalimat sindiran satu sama lain, dalam beberapa kesempatan.
Akan tetapi, The Baby Alien mulai gerah melihat kondisi yang ada. Ia memberi sinyal ingin mengakhiri perseteruan dengan The Doctor.
“Salah satu hal yang saya pelajari sepanjang karier balap adalah menghormati rival,” ungkap Marc Marquez di Crash, Kamis (04/12).
Menurut Marc Marquez, di dalam lintasan para pembalap berusaha untuk melakukan yang terbaik demi hasil maksimal.
Sehingga tidak jarang tensi antar rider cukup tinggi. Ditambah risiko kecelakaan yang mereka hadapi sangat besar.
“Karena kita semua memaksakan diri hingga batas kemampuan (maksimal) kita,” lanjut juara dunia MotoGP 2025 itu.
Dengan berbagai situasi tersebut, Marc Marquez tidak menampik jika perselisihan antara pembalap tidak bisa dihindari.
Jadi ia beberapa kali terlibat perdebatan panas dengan Rossi. Terutama setelah insiden Sepang Clash pada 2015.
“Sering kali seorang pembalap dengan adrenalin yang tinggi melakukan kesalahan, mendapat penalti dan selesai sudah,” tegas Marc Marquez.
Memang peristiwa di Sirkuit Sepang beberapa tahun lalu belum bisa dilupakan banyak orang. Terutama para pendukung Marc Marquez maupun Valentino Rossi.
Bahkan ketika The Baby Alien merengkuh podium di Mugello, para fans Rossi justru meneriaki sang juara dunia.
Kendati demikian Marc Marquez tidak mau ambil pusing. Ia ingin segera melupakan perselisihan dengan sang rival.
“Salah satu yang yang saya pelajari adalah sulit hidup dengan rasa dendam, itu tidak mudah,” pungkas dia.
Memang beberapa waktu lalu Marc Marquez, memberi sinyal kalau konflik dengan The Doctor bisa saja selesai di masa mendatang.
Namun niat untuk berdamai tidak boleh hanya datang dari satu orang saja, namun wajib dari kedua pihak.
Ia menilai, jika kedua pembalap memiliki niatan baik, maka perdamaian bisa saja terjadi.
Oleh sebab itu, keinginan buat menyudahi konflik tidak hanya datang dari dirinya saja. Akan tetapi juga diberikan oleh Rossi.
Mari ditunggu, apakah kedua legenda MotoGP tersebut akan berdamai dalam waktu dekat atau tidak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Juni 2026, 21:29 WIB
10 Juni 2026, 09:00 WIB
08 Juni 2026, 17:00 WIB
07 Juni 2026, 20:14 WIB
06 Juni 2026, 20:34 WIB
Terkini
15 Juni 2026, 21:29 WIB
Marquez memiliki peluang besar untuk melanjutkan tren positif serta meraih kemenangan di MotoGP Ceko 2026
15 Juni 2026, 20:04 WIB
Sejumlah merek mobil mewah mencatatkan kenaikan penjualan sepanjang Mei 2026, berikut daftar lengkapnya
15 Juni 2026, 15:49 WIB
Kehadiran BYD M6 Dual Mode di pasar MPV Tanah Air bisa menjadi pilihan baru khususnya di segmen elektrifikasi
15 Juni 2026, 11:02 WIB
AHRT berhassil menggondol tiga podium pada balapan FIM ARRC 2026 yang kali ini bertempat di Motegi, Jepang
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Sebelum libur Tahun Baru Hijriyah, kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk melayani para pengendara
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Aturan rutin di jam kerja bernama Ganjil genap Jakarta kembali berlaku meskipun pada Selasa kembali libur
15 Juni 2026, 06:00 WIB
Beroperasi di lima lokasi terbatas, berikut informasi lengkap terkait fasilitas SIM keliling Jakarta hari ini
14 Juni 2026, 20:00 WIB
BYD Dolphin PHEV merupakan salah satu strategi BYD menembus pasar Eropa, tawarkan alternatif EV yang menarik