Marquez Sebut MotoGP 2027 Bakal Lebih Kompetitif Seperti Moto3
24 Juli 2026, 07:00 WIB
Marc Marquez sudah tidak mau hidup bersama dendam, ia hanya ingin menghormati para rival termasuk Rossi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perseteruan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi tidak bisa dilupakan. Hubungan mereka bahkan masih panas sampai sekarang.
Kedua rider tersebut juga sering melontarkan kalimat sindiran satu sama lain, dalam beberapa kesempatan.
Akan tetapi, The Baby Alien mulai gerah melihat kondisi yang ada. Ia memberi sinyal ingin mengakhiri perseteruan dengan The Doctor.
“Salah satu hal yang saya pelajari sepanjang karier balap adalah menghormati rival,” ungkap Marc Marquez di Crash, Kamis (04/12).
Menurut Marc Marquez, di dalam lintasan para pembalap berusaha untuk melakukan yang terbaik demi hasil maksimal.
Sehingga tidak jarang tensi antar rider cukup tinggi. Ditambah risiko kecelakaan yang mereka hadapi sangat besar.
“Karena kita semua memaksakan diri hingga batas kemampuan (maksimal) kita,” lanjut juara dunia MotoGP 2025 itu.
Dengan berbagai situasi tersebut, Marc Marquez tidak menampik jika perselisihan antara pembalap tidak bisa dihindari.
Jadi ia beberapa kali terlibat perdebatan panas dengan Rossi. Terutama setelah insiden Sepang Clash pada 2015.
“Sering kali seorang pembalap dengan adrenalin yang tinggi melakukan kesalahan, mendapat penalti dan selesai sudah,” tegas Marc Marquez.
Memang peristiwa di Sirkuit Sepang beberapa tahun lalu belum bisa dilupakan banyak orang. Terutama para pendukung Marc Marquez maupun Valentino Rossi.
Bahkan ketika The Baby Alien merengkuh podium di Mugello, para fans Rossi justru meneriaki sang juara dunia.
Kendati demikian Marc Marquez tidak mau ambil pusing. Ia ingin segera melupakan perselisihan dengan sang rival.
“Salah satu yang yang saya pelajari adalah sulit hidup dengan rasa dendam, itu tidak mudah,” pungkas dia.
Memang beberapa waktu lalu Marc Marquez, memberi sinyal kalau konflik dengan The Doctor bisa saja selesai di masa mendatang.
Namun niat untuk berdamai tidak boleh hanya datang dari satu orang saja, namun wajib dari kedua pihak.
Ia menilai, jika kedua pembalap memiliki niatan baik, maka perdamaian bisa saja terjadi.
Oleh sebab itu, keinginan buat menyudahi konflik tidak hanya datang dari dirinya saja. Akan tetapi juga diberikan oleh Rossi.
Mari ditunggu, apakah kedua legenda MotoGP tersebut akan berdamai dalam waktu dekat atau tidak.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 20:41 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
10 Juli 2026, 09:23 WIB
Terkini
03 Agustus 2026, 20:00 WIB
Mitusbishi Fuso mengundang anggota komunitas Canter Mania Indonesia Community untuk berkunjung ke GIIAS 2026
03 Agustus 2026, 19:00 WIB
Tawarkan teknologi Intelligent Dual Mode, Jetour T2 Berikan Sensasi berkendara EV maupun mesin ICE bersamaan
03 Agustus 2026, 18:00 WIB
Inovasi yang ditawarkan oleh Accelera Omikron Rugged Tyre tidak hanya cocok untuk harian tetapi juga offrod
03 Agustus 2026, 17:35 WIB
Quad Lock Indonesia resmi meluncur diGIIAS dengan menghadirkan ragam produk phone holder untuk berbagai kendaraan
03 Agustus 2026, 16:00 WIB
Lepas akhirnya resmi menyerahkan unit L8 PHEV ke para konsumennya, manfaatkan perhelatan otomotif GIIAS 2026
03 Agustus 2026, 15:00 WIB
Perkuat kehadirannya di RI, Wincos hadirkan tiga produk baru dan lanjutkan kolaborasi dengan Garasi Drift dan HRI
03 Agustus 2026, 14:00 WIB
Ajang pameran otomotif GIIAS 2026 menjadi waktu yang tepat untuk para pemilik mobil-mobil bermerek Suzuki
03 Agustus 2026, 13:00 WIB
Tekiro memamerkan pencapaian terbarunya dengan berhasil memecahkan rekor dunia dalam hal kompetisi mekanik