Hasil MotoGP Austria 2026: Pedro Acosta Menang di Kandang
20 September 2026, 20:03 WIB
Marc Marquez sudah tidak mau hidup bersama dendam, ia hanya ingin menghormati para rival termasuk Rossi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perseteruan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi tidak bisa dilupakan. Hubungan mereka bahkan masih panas sampai sekarang.
Kedua rider tersebut juga sering melontarkan kalimat sindiran satu sama lain, dalam beberapa kesempatan.
Akan tetapi, The Baby Alien mulai gerah melihat kondisi yang ada. Ia memberi sinyal ingin mengakhiri perseteruan dengan The Doctor.
“Salah satu hal yang saya pelajari sepanjang karier balap adalah menghormati rival,” ungkap Marc Marquez di Crash, Kamis (04/12).
Menurut Marc Marquez, di dalam lintasan para pembalap berusaha untuk melakukan yang terbaik demi hasil maksimal.
Sehingga tidak jarang tensi antar rider cukup tinggi. Ditambah risiko kecelakaan yang mereka hadapi sangat besar.
“Karena kita semua memaksakan diri hingga batas kemampuan (maksimal) kita,” lanjut juara dunia MotoGP 2025 itu.
Dengan berbagai situasi tersebut, Marc Marquez tidak menampik jika perselisihan antara pembalap tidak bisa dihindari.
Jadi ia beberapa kali terlibat perdebatan panas dengan Rossi. Terutama setelah insiden Sepang Clash pada 2015.
“Sering kali seorang pembalap dengan adrenalin yang tinggi melakukan kesalahan, mendapat penalti dan selesai sudah,” tegas Marc Marquez.
Memang peristiwa di Sirkuit Sepang beberapa tahun lalu belum bisa dilupakan banyak orang. Terutama para pendukung Marc Marquez maupun Valentino Rossi.
Bahkan ketika The Baby Alien merengkuh podium di Mugello, para fans Rossi justru meneriaki sang juara dunia.
Kendati demikian Marc Marquez tidak mau ambil pusing. Ia ingin segera melupakan perselisihan dengan sang rival.
“Salah satu yang yang saya pelajari adalah sulit hidup dengan rasa dendam, itu tidak mudah,” pungkas dia.
Memang beberapa waktu lalu Marc Marquez, memberi sinyal kalau konflik dengan The Doctor bisa saja selesai di masa mendatang.
Namun niat untuk berdamai tidak boleh hanya datang dari satu orang saja, namun wajib dari kedua pihak.
Ia menilai, jika kedua pembalap memiliki niatan baik, maka perdamaian bisa saja terjadi.
Oleh sebab itu, keinginan buat menyudahi konflik tidak hanya datang dari dirinya saja. Akan tetapi juga diberikan oleh Rossi.
Mari ditunggu, apakah kedua legenda MotoGP tersebut akan berdamai dalam waktu dekat atau tidak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
20 September 2026, 20:03 WIB
19 September 2026, 20:47 WIB
18 September 2026, 17:00 WIB
16 September 2026, 19:39 WIB
14 September 2026, 18:02 WIB
Terkini
22 September 2026, 13:00 WIB
Honda meyakini LCGC punya pasarnya sendiri terkhusus untuk pembeli mobil pertama, belum tergantikan EV murah
22 September 2026, 11:35 WIB
Changan mencatatkan penjualan retail 305 unit sepanjang periode 2026, masih berusaha naik di Agustus 2026
22 September 2026, 07:00 WIB
Belum kunjung hadir di RI, BYD Atto 2 versi baru diperkenalkan di negara asalnya dengan sejumlah penyegaran
22 September 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung hari ini beroperasi sejak pagi untuk mengakomodir kebutuhan pengendara di Kota Kembang
22 September 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan dalam mengurai kemacetan panjang terutama pada jam-jam sibuk
21 September 2026, 21:00 WIB
Menurut catatan, Daihatsu berhasil meniagakan hingga 97 ribu mobil baru sejak Januari hingga Agustus 2026
21 September 2026, 19:00 WIB
Hyundai dan Shell resmi melanjutkan kerja sama di Indonesia, untuk memberikan pelayanan terbaik ke pelanggan
21 September 2026, 15:43 WIB
KatadataOTO berkesempatan untuk menguji kemampuan SUV mewah Toyota Land Cruiser 300 Hybrid EV di Gumuk Pasir