Penjelasan Aturan Restart Motor di MotoGP, Berlaku Tahun Ini
15 Januari 2026, 19:00 WIB
Marc Marquez sudah tidak mau hidup bersama dendam, ia hanya ingin menghormati para rival termasuk Rossi
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Perseteruan antara Marc Marquez dan Valentino Rossi tidak bisa dilupakan. Hubungan mereka bahkan masih panas sampai sekarang.
Kedua rider tersebut juga sering melontarkan kalimat sindiran satu sama lain, dalam beberapa kesempatan.
Akan tetapi, The Baby Alien mulai gerah melihat kondisi yang ada. Ia memberi sinyal ingin mengakhiri perseteruan dengan The Doctor.
“Salah satu hal yang saya pelajari sepanjang karier balap adalah menghormati rival,” ungkap Marc Marquez di Crash, Kamis (04/12).
Menurut Marc Marquez, di dalam lintasan para pembalap berusaha untuk melakukan yang terbaik demi hasil maksimal.
Sehingga tidak jarang tensi antar rider cukup tinggi. Ditambah risiko kecelakaan yang mereka hadapi sangat besar.
“Karena kita semua memaksakan diri hingga batas kemampuan (maksimal) kita,” lanjut juara dunia MotoGP 2025 itu.
Dengan berbagai situasi tersebut, Marc Marquez tidak menampik jika perselisihan antara pembalap tidak bisa dihindari.
Jadi ia beberapa kali terlibat perdebatan panas dengan Rossi. Terutama setelah insiden Sepang Clash pada 2015.
“Sering kali seorang pembalap dengan adrenalin yang tinggi melakukan kesalahan, mendapat penalti dan selesai sudah,” tegas Marc Marquez.
Memang peristiwa di Sirkuit Sepang beberapa tahun lalu belum bisa dilupakan banyak orang. Terutama para pendukung Marc Marquez maupun Valentino Rossi.
Bahkan ketika The Baby Alien merengkuh podium di Mugello, para fans Rossi justru meneriaki sang juara dunia.
Kendati demikian Marc Marquez tidak mau ambil pusing. Ia ingin segera melupakan perselisihan dengan sang rival.
“Salah satu yang yang saya pelajari adalah sulit hidup dengan rasa dendam, itu tidak mudah,” pungkas dia.
Memang beberapa waktu lalu Marc Marquez, memberi sinyal kalau konflik dengan The Doctor bisa saja selesai di masa mendatang.
Namun niat untuk berdamai tidak boleh hanya datang dari satu orang saja, namun wajib dari kedua pihak.
Ia menilai, jika kedua pembalap memiliki niatan baik, maka perdamaian bisa saja terjadi.
Oleh sebab itu, keinginan buat menyudahi konflik tidak hanya datang dari dirinya saja. Akan tetapi juga diberikan oleh Rossi.
Mari ditunggu, apakah kedua legenda MotoGP tersebut akan berdamai dalam waktu dekat atau tidak.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
15 Januari 2026, 19:00 WIB
15 Januari 2026, 17:00 WIB
15 Januari 2026, 07:00 WIB
12 Januari 2026, 18:00 WIB
08 Januari 2026, 17:00 WIB
Terkini
17 Januari 2026, 17:00 WIB
Harga Chery J6T resmi naik di awal tahun meski peluncuran kendaraan baru dilakukan pada November 2025
17 Januari 2026, 15:00 WIB
Seorang wiraniaga menawarkan diskon Suzuki XL7 Hybrid untuk semua metode pembelian, baik tunai atau kredit
17 Januari 2026, 13:00 WIB
Ada tiga model baru motor listrik VinFast yang meluncur di Vietnam, salah satunya tampil mirip Honda Vario
17 Januari 2026, 11:00 WIB
Toyota Kijang Innova bekas masih menjadi pilihan menarik untuk pelanggan yang membutuhkan MPV tangguh
17 Januari 2026, 09:00 WIB
Desain utuh Starlight 560 alias Wuling Almaz Darion telah terdaftar di DJKI, peluncurannya semakin dekat
17 Januari 2026, 08:00 WIB
BYD berkomitmen bahwa pabrik mereka di Subang akan mulai aktif kuartal 1 2026 dan langsung produksi beberapa model
17 Januari 2026, 07:00 WIB
Mitsubishi Fuso menekankan pentingnya kualitas sumber daya manusia yang ada guna meningkatkan layanan
16 Januari 2026, 21:00 WIB
Motor TVS Callisto 125 mendapatkan dua tambahan warna baru, melengkapi empat opsi kelir yang sudah ada