Marc Marquez Menggila di MotoGP Austin 2022, Ini Penyebabnya

Marc Marquez menggila di MotoGP Austin 2022 karena sempat tercecer namun berhasil bangkit dan finish keenam

Marc Marquez Menggila di MotoGP Austin 2022, Ini Penyebabnya
Denny Basudewa

TRENOTO – Marc Marquez menggila di MotoGP Austin 2022 meskipun sempat mengalami masalah misterius saat start. Sempat melorot hingga posisi paling belakang, namun pebalap tim Repsol Honda tersebut berhasil bangkit dan finish di posisi keenam.

Sebagai pebalap yang memiliki rapor paling mentereng di COTA (Circuit of the America), Marquez digadang-gadang akan memenangkan balapan. Ia diyakini bisa menyingkirkan para rider Ducati yang berada di depannya.

Namun apa yang terjadi saat start berubah drastis, karena motor Honda RC213V miliknya tidak berfungsi baik. Walhasil Ia langsung tertinggal oleh pebalap lain di belakangnya.

Berbekal memori manis di sirkuit COTA, Marquez melibas para pebalap di depannya dengan mudah. Hanya butuh beberapa lap saja Ia sudah berada di urutan 10 besar.

Hal ini berkat pengembangan motor yang brilian dari tim Honda. Bahkan dikatakan pengembangan motor hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan Marquez seorang.

Photo : MotoGP

“Mulai sekarang, hanya Marc yang akan didengarkan dalam pengembangan motor. Itu jelas terlihat,” kata Stefan Bradl seperti dikutip Speedweek.

Meskipun tampil oke di MotoGP Austin 2022, namun pihak Honda masih melakukan penyelidikan. Khususnya pada insiden yang menyebabkan Marquez terlempar hingga posisi buncit.

“Kami mengalami masalah teknis pada saat start. Honda menginvestigasi apa yang terjadi karena semenjak start motornya menggila,” ucap Marquez.

Ia mengatakan bahwa terdapat alarm menyala pada bagian dashboard motor. Hal tersebut mulai tampak setelah Ia mengaktifkan fitur launch control.

Photo : MotoGP

“Saya takut motor mengalami masalah yang lebih serius, karena tidak bisa berakselerasi dengan sempurna. Saya seperti berjalan dengan pembatasan kecepatan namun setelah tikungan pertama mulai membaik,” jelas Marquez.

Ia menyebut bahwa motornya mulai membaik setelah tikungan pertama, namun tidak dalam kondisi sempurna. Dikatakan kemudian Ia balapan dengan kondisi alarm menyala di motornya.

“Setelah tikungan pertama balapan baru dimulai bagi saya, seperti balapan sprint. Saya tahu bahwa membalap 20 putaran dengan 100 persen risiko,” tuturnya.

Ketika balapan menyisakan enam putaran lagi, fisik Marquez mulai kewalahan sehingga tidak bisa lagi merangsek ke depan.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E