Hasil Sprint Race MotoGP Inggris 2026: Martin Perkasa di Britania
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
Marc Marquez dukung Honda untuk mempertahankan Alberto Puig di kursi manajer tim pada gelaran MotoGP 2023
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Marc Marquez mengapresiasi langkah Repsol Honda untuk mempertahankan manajer mereka, yakni Alberto Puig. Sebab dia sangat yakin kalau atasannya bisa membuat timnya kembali ke kasta tertinggi ajang MotoGP.
Memang tim asal Jepang tersebut tengah mengalami masa sulit karena pembalap andalannya mengalami cedera sepanjang musim. Bahkan Baby alien hanya bisa naik podium sekali saja, itu juga mengisi posisi kedua pada grand prix Australia musim lalu.
Tidak heran jika mereka melakukan perombakan besar-besaran. Mulai dari susunan pembalap hingga membuat motor lebih bertenaga.
Paling kentara adalah kedatangan duo Joan Mir dan Alex Rins pada musim ini. Harapannya agar bisa mendongkrak performa Repsol Honda maupun LCR sehingga bisa berkompetisi dengan Yamaha hingga Ducati.
“Orang bisa mengatakan omong kosong tentang Alberto, tapi bagi saya itu tidak penting karena dia orang yang jujur suka berterus terang kepada saya maka penting memiliki di dalam tim,” ujar Marquez seperti dikutip dari Crash, Kamis (12/1).
Memang sejak kedatangan Puig beberapa waktu lalu membuatnya bisa meraih hasil terbaik. Bahkan dua gelar juara dunia berhasil direngkuhnya pada musim 2018 hingga 2019.
Oleh karenanya Marc Marquez dukung Honda pertahankan sang manajer guna menahkodai timnya di MotoGP 2023. Pasalnya Puig selalu memberi tahu arah yang benar ketika sedang berada di situasi sulit.
“Mereka tidak peduli apakah Anda seorang Juara Dunia delapan kali atau insinyur NASA. Jika menurutnya bukan jalan yang benar, dia akan memberitahu Anda dan itu sangat membantu, saya telah mendengar banyak tentang Alberto, tetapi kami sangat senang dengannya,” lanjutnya.
Ia juga menuturkan kalau banyak hal diperlukan agar beranjak dari keterpurukan. Soalnya keadaan telah berubah membuat semua orang harus cepat beradaptasi.
“Terkadang terbaik saja tidak cukup. Anda harus menjadi pembalap paling lengkap. Seperti tercepat, pintar, menggunakan pengalaman juga kemudian membuat tim serta motor bertarung untuk kejuaraan dunia,” tutur Marquez.
Senada dengan Marquez, Puig menyambut gembira kesempatan ini. Dia memaklumi jika timnya masih belum bisa tampil sempurna.
“Saat Anda menempati jabatan seperti saya di tim balap harus bisa memahami akan mengalami momen baik maupun buruk. Sebelumnya kami memiliki tahun-tahun yang gemilang, namun sekarang sangat menderita,” Puig menuturkan.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
24 Juli 2026, 07:00 WIB
13 Juli 2026, 20:41 WIB
12 Juli 2026, 20:01 WIB
11 Juli 2026, 20:48 WIB
Terkini
14 Agustus 2026, 20:50 WIB
Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia
14 Agustus 2026, 20:48 WIB
Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E
14 Agustus 2026, 11:00 WIB
Merek mobil mewah memperlihatkan tren negatif di periode Juli 2026, BMW masih memimpin disusul Mercedes-Benz
14 Agustus 2026, 09:00 WIB
Penjualan BMW disebut positif selama perhelatan GIIAS 2026, tuai respons positif terhadap BMW iX3 Neue Klasse
14 Agustus 2026, 07:00 WIB
Motor listrik nasional baru saja diluncurkan oleh Presiden Prabowo Subianto dengan menggandeng Indika
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta hari ini masih ada 26 titik yang membatasi mobil pribadi dengan pelat nomor sesuai tanggal
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih dapat dimanfaatkan dan tersedia di lima lokasi berbeda
14 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sebelum akhir pekan SIM keliling Bandung hadir di dua lokasi berbeda agar lebih mudah ditemukan masyarakat