Jadwal MotoGP Belanda 2026: Ada Aturan Baru yang Menohok
24 Juni 2026, 09:00 WIB
Marc Marquez dukung Honda untuk mempertahankan Alberto Puig di kursi manajer tim pada gelaran MotoGP 2023
Oleh Satrio Adhy
TRENOTO – Marc Marquez mengapresiasi langkah Repsol Honda untuk mempertahankan manajer mereka, yakni Alberto Puig. Sebab dia sangat yakin kalau atasannya bisa membuat timnya kembali ke kasta tertinggi ajang MotoGP.
Memang tim asal Jepang tersebut tengah mengalami masa sulit karena pembalap andalannya mengalami cedera sepanjang musim. Bahkan Baby alien hanya bisa naik podium sekali saja, itu juga mengisi posisi kedua pada grand prix Australia musim lalu.
Tidak heran jika mereka melakukan perombakan besar-besaran. Mulai dari susunan pembalap hingga membuat motor lebih bertenaga.
Paling kentara adalah kedatangan duo Joan Mir dan Alex Rins pada musim ini. Harapannya agar bisa mendongkrak performa Repsol Honda maupun LCR sehingga bisa berkompetisi dengan Yamaha hingga Ducati.
“Orang bisa mengatakan omong kosong tentang Alberto, tapi bagi saya itu tidak penting karena dia orang yang jujur suka berterus terang kepada saya maka penting memiliki di dalam tim,” ujar Marquez seperti dikutip dari Crash, Kamis (12/1).
Memang sejak kedatangan Puig beberapa waktu lalu membuatnya bisa meraih hasil terbaik. Bahkan dua gelar juara dunia berhasil direngkuhnya pada musim 2018 hingga 2019.
Oleh karenanya Marc Marquez dukung Honda pertahankan sang manajer guna menahkodai timnya di MotoGP 2023. Pasalnya Puig selalu memberi tahu arah yang benar ketika sedang berada di situasi sulit.
“Mereka tidak peduli apakah Anda seorang Juara Dunia delapan kali atau insinyur NASA. Jika menurutnya bukan jalan yang benar, dia akan memberitahu Anda dan itu sangat membantu, saya telah mendengar banyak tentang Alberto, tetapi kami sangat senang dengannya,” lanjutnya.
Ia juga menuturkan kalau banyak hal diperlukan agar beranjak dari keterpurukan. Soalnya keadaan telah berubah membuat semua orang harus cepat beradaptasi.
“Terkadang terbaik saja tidak cukup. Anda harus menjadi pembalap paling lengkap. Seperti tercepat, pintar, menggunakan pengalaman juga kemudian membuat tim serta motor bertarung untuk kejuaraan dunia,” tutur Marquez.
Senada dengan Marquez, Puig menyambut gembira kesempatan ini. Dia memaklumi jika timnya masih belum bisa tampil sempurna.
“Saat Anda menempati jabatan seperti saya di tim balap harus bisa memahami akan mengalami momen baik maupun buruk. Sebelumnya kami memiliki tahun-tahun yang gemilang, namun sekarang sangat menderita,” Puig menuturkan.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
24 Juni 2026, 09:00 WIB
22 Juni 2026, 15:23 WIB
21 Juni 2026, 20:18 WIB
20 Juni 2026, 09:54 WIB
19 Juni 2026, 11:00 WIB
Terkini
30 Juni 2026, 13:00 WIB
Chery Q EV hadir dengan tawaran yang menarik mulai dari desain dan dukungan fitur yang lengkap di kelas Rp 200 jutaa
30 Juni 2026, 11:03 WIB
SUV Jetour T1 siap menantang Mitsubishi Destinator, tersedia dalam opsi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV)
30 Juni 2026, 06:37 WIB
Di akhir Juni 2026 fasilitas SIM keliling Jakarta beroperasi seperti biasa di lima lokasi, simak jadwalnya
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Kepolisian menghadirkan SIM keliling Bandung untuk mengakomodir kebutuhan para pengendara motor dan mobil
30 Juni 2026, 06:00 WIB
Untuk bisa sedikit mengurai kemacetan parah di Ibu Kota, diberlakukan aturan Ganjil Genap Jakarta sejak pagi
29 Juni 2026, 21:05 WIB
Veda Ega Pratama mengaku kecewa karena mengalami kecelakaan dan tidak menyelesaikan Moto3 Belanda 2026
29 Juni 2026, 16:00 WIB
Usai balapan di Belanda, Martin berhasil menempati puncak klasemen sementara MotoGP 2026 dengan 193 poin
29 Juni 2026, 15:36 WIB
Toyota Astra Motor melengkapi jajaran kendaraan komersial ringan dengan memboyong New Hilux ke Indonesia