Liberty Media Makin Dekat Buat Akuisisi Ajang Balap MotoGP
24 Juni 2025, 21:30 WIB
WSBK Mandalika menjadi perbincangan karena insiden dugaan unboxing ilegal pada logistik tim Ducati Superbike
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Panitia WSBK Mandalika menjadi bahan pembicaraan banyak orang setelah tindakan unboxing ilegal pada motor Ducati. Peti yang berisi motor milik Michael Ruben Rinaldi dibongkar secara ilegal oleh pihak yang diduga panita.
Diketahui bahwa WSBK Mandalika akan berlangsung pada 19 – 21 November 2021. Jelang balapan dimulai, logistik kebutuhan balap sudah tiba di Lombok menggunakan pesawat kargo Boeing 777 Freighter.
Berdasarkan informasi yang didapat, tidak ada barang yang hilang dari aksi bongkar peti ilegal tersebut. Namun hal ini mendapat kecaman dari banyak orang.
Dikatakan bahwa seluruh kebutuhan balap tersebut datang secara bergelombang melalui jalur udara dan air. Adapun logistik tersebut datang dari Qatar dan mendapat pengawalan ketat aparat Polres Lombok Tengah.
“Logistik tiba di Lombok tadi malam dan siang ini (Selasa),” kata Happy K Harinto, Direktur Strategis dan Komunikasi MGPA seperti dikuti Antara.
Lebih lanjut Ia mengatakan bahwa kebutuhan untuk ajang balap Asia Talent Cup dan WSBK di sirkuit Mandalika, harus melalui pemeriksaan sebelum boleh digunakan untuk balapan dan lainnya.
Pemeriksaan sendiri, barang harus dibuka oleh pemiliknya atau pihak forwarder yang mengurus impor/ekspor. Aktivitas ini harus diketahui atau memiliki izin dari Dorna selaku pemegang otoritas WSBK.
Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan barang yang dibawa sesuai dengan master list. Hasilnya akan dijadikan dasar pemeriksaan barang yang akan dibawa keluar dari Indonesia.
“Pemeriksaan sudah dilakukan sesuai dengan ketentuan. Ini dilakukan untuk memastikan barangnya sesuai dengan jumlah dan jenis barang yang masuk,” jelasnya.
Sayangnya pemeriksaan tidak hanya dilakukan oleh pihak yang berwenang. Namun ada oknum yang ikut memanfaatkan momen dan menyebarluaskan melalui sosial media kemudian viral.
Gambar maupun video yang viral tersebut dilengkapi dengan isi berita yang tidak sesuai dengan fakta pemeriksaan. Hal ini mendapat kecaman dari berbagai pihak termasuk pihak Ducati yang dalam hal ini bersinggungan.
Namun pihak MGPA menjelaskan sudah meminta maaf kepada pihak Dorna Sport. Lalu mereka juga telah mendiskusikan hal ini dan menawarkan diri untuk berbicara kepada pihak Ducati.
“Orang yang bersangkutan bukanlah karyawan MGPA. Gregori Lavila, Executive Director Dorna WSBK memahami yang terjadi di lapangan dan mengerti sepenuhnya hal ini akibat antusiasme yang tinggi dalam menyambut WSBK di Mandalika,” tutur Happy.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
24 Juni 2025, 21:30 WIB
11 Maret 2025, 22:00 WIB
10 Desember 2024, 19:00 WIB
20 November 2024, 16:00 WIB
19 November 2024, 15:22 WIB
Terkini
01 Oktober 2026, 07:00 WIB
Martin bertekad tampil maksimal di MotoGP Jepang 2026 dan mempertahankan tempatnya di klasemen sementara
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Awal bulan menjadi waktu yang tepat untuk mengurus masa berlaku dokumen berkendara di SIM keliling Bandung
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Satu dekade pengoperasian sistem ganjil genap Jakarta, disebut masih cukup relevan mengatur lalu lintas
01 Oktober 2026, 06:00 WIB
Mengawali Oktober 2026, layanan SIM keliling Jakarta masih beroperasi seperti biasa di lima lokasi berbeda
30 September 2026, 22:20 WIB
Shell Lubricants berhasil mempertahankan prestasinya dalam penjualan yan berada di puncak selama dua dekade
30 September 2026, 20:53 WIB
Astra Daihatsu Motor mengklaim berhasil mencatatkan penjualan 4.156 baru di Solo, Semarang dan sekitarnya
30 September 2026, 17:00 WIB
Belum ada kepastian perubahan aturan, namun penerapan ganjil genap Jakarta akan dievaluasi setelah satu dekade
30 September 2026, 15:34 WIB
Mobil listrik Jaecoo J5 EV tuai respons positif, waktu tunggunya sempat mengular dan tembus satu bulan