Tamparan Keras Bos Aprilia ke Jorge Martin di MotoGP Hungaria
10 Juni 2026, 09:00 WIB
Yamaha dan Suzuki MotoGP meluncurkan livery barunya untuk MotoGP di hari yang sama dan sebelum sesi tes pramusim
Oleh Denny Basudewa
TRENOTO – Sebelum memulai sesi tes pramusim MotoGP 2022 di Sepang, Malaysia, beberapa tim memperkenalkan livery terbarunya. Livery baru erat kaitannya dengan sponsor yang melekat.
Sementara ubahan pada motor menjadi daya tarik tersendiri bagi para penggemar hingga kompetitornya. Di era modern, perkembangan motor di MotoGP semakin rumit dan penuh inovasi.
Berbagai teknologi disematkan untuk bisa memenangkan persaingan dalam satu musim balapan. Perkenalan livery baru juga menjadi kesempatan untuk para sponsor unjuk gigi karena menjadi sorotan.
Hari ini Yamaha dan Suzuki kompak untuk memperkenalkan livery terbarunya. Meskipun menggunakan livery baru, namun kedua tim masih diperkuat dengan pebalap yang sama.
Yamaha akan memulai musim balapan dengan sponsor yang notabene masih sama dengan sebelumnya. Monster Energy yang juga menjadi titel sponsor masih di bodi YZR-M1 2022.
Motor yang akan ditunggangi oleh Fabio Quartararo dan Franco Morbidelli masih bercorak biru dan hitam. Hanya ada beberapa sentuhan kecil seperti grafis pada motor dan selebihnya sama saja.
Pada MotoGP 2022, Monster Yamaha Energy akan memulai musim sebagai juara bertahan. Quartararo musim lalu berhasil mempersembahkan gelar juara dunia MotoGP 2021.
Terakhir kalinya pabrikan berlambang Garpu Tala tersebut menjadi mengantarkan pebalapnya meraih gelar pada 2015. Kala itu, gelar berhasil direbut oleh Jorge Lorenzo.
Tahun ini merupakan kali kedua Yamaha pabrikan tanpa sosok seorang Valentino Rossi. Manufaktur asal Jepang tersebut mengandalkan dua talenta muda di tim pabrikan.
Sedangkan pada tim satelit terdapat Andrea Dovizioso yang sudah berpengalaman bersama Ducati. Adapula Cal Crutchlow yang masih dipercaya menjadi pebalap tester.
“Tahun lalu adalah musim yang hebat bagi kami. Tapi sekarang sudah 2022, dan saya bersemangat untuk memulai musim karena memiliki tim dan pebalap yang hebat,” ucap Lin Jarvis, Managing Director dan Team Principal Yamaha MotoGP dalam peluncuran livery baru (04/02).
Selain Yamaha, tim yang memamerkan livery baru adalah Suzuki. Namun livery baru GSX-RR 2022 terlihat berbeda dari musim lalu.
Guna mengarungi musim ini, livery Suzuki Ecstar mendapat corak hitam pada bodi yang membuat terlihat lebih sangar. Monster Energy juga menjadi sponsor pada tim asal Jepang tersebut.
Bedanya porsi Monster Energy tidak besar seperti di Yamaha.
MotoGP 2022 diharapkan menjadi momentum Suzuki Ecstar untuk mengembalikkan keadaan. Setelah meraih gelar juara dunia melalui Joan Mir pada 2020, Suzuki seperti kehilangan taringnya pada tahun lalu.
“Kami menaruh harapan besar pada proyek tahun ini dan dua pebalap andalan kami. Kami ingin memulai musim tidak hanya dalam tes, namun balapan,” ucap Shinichi Sahara, Direktur Tim dan Pimpinan Proyek Suzuki MotoGP.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
10 Juni 2026, 09:00 WIB
08 Juni 2026, 17:00 WIB
07 Juni 2026, 20:14 WIB
06 Juni 2026, 20:34 WIB
05 Juni 2026, 19:00 WIB
Terkini
11 Juni 2026, 06:00 WIB
Ganjil Genap Jakarta masih menjadi andalan untuk memecah kebuntuan arus lalu lintas di jalanan Ibu Kota
11 Juni 2026, 06:00 WIB
Jangan sampai terlambat, SIM keliling Jakarta tidak melayani prosedur perpanjangan SIM yang kedaluwarsa
11 Juni 2026, 06:00 WIB
SIM keliling Bandung bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengurus dokumen berkendara pada hari ini
10 Juni 2026, 17:00 WIB
Yamaha Classy Modifest 2026 perdana di Surabaya sukses diikuti oleh puluhan modifikator di Jawa Timur
10 Juni 2026, 15:00 WIB
Honda menghadapi tantangan, terdepak dari lima besar merek mobil terlaris Mei 2026 secara wholesales
10 Juni 2026, 14:57 WIB
Sejumlah SPBU swasta melakukan penyesuaian harga BBM RON 92 serta 95, kebijakan ini berlaku mulai Rabu (10/06)
10 Juni 2026, 13:00 WIB
Konsumen disebut melakukan penundaan pembelian imbas ketidakpastian ekonomi, penjualan mobil terdampak
10 Juni 2026, 11:00 WIB
BYD kembali memantik pembicaraan soal keterlibatannya di ajang balap bergengsi Formula 1 pasca GP Monako