Eric Saputra Naik Podium Tertinggi di OMR Agya Mandalika
21 Juni 2026, 13:23 WIB
Shell Eco Marathon 2024 turut diikuti SMKN 1 Lingsar untuk bersaing dengan tim mahasiswa dari berbagai dunia
Oleh Satrio Adhy
KatadataOTO – Para mahasiswa dari berbagai negara tengah bertarung di Shell Eco Marathon 2024. Mereka bersaing membuat kendaraan hemat bahan bakar.
Namun ada yang unik dalam gelaran kali ini. Salah satu tim turut ambil bagian ternyata berasal dari SMKN (Sekolah Menengah Kejuruan Negeri) 1 Lingsar, Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Ini menjadi kali kedua mereka ikut serta pada Shell Eco Marathon. Berbagai persiapan sudah dilakukan sejak lama oleh para siswa.
“Alhamdulillah kita satu-satunya SMK yang masuk ke tahap ini. Mobil sudah dipersiapkan sejak enam bulan lalu,” ujar Annisa Qadriani, guru pembina SMKN 1 Lingsar ketika menjawab pertanyaan KatadataOTO pada Rabu (3/7).
Lebih jauh dia menjelaskan kalau pihaknya menjadi peserta paling muda. Sehingga mereka menemukan kendala saat melakukan pendaftaran.
“Tim kami banyak anggota yang masih di bawah umur. Kita harus meminta izin ke orang tua siswa masing-masing,” dia menambahkan.
Sementara itu Hangga Eva Harisputra, salah satu pembina menuturkan kalau seluruh anggota tim cukup optimistis melawan para mahasiswa di Shell Eco Marathon 2024.
Namun SMKN 1 Lingsar enggan memasang target tinggi dalam ajang yang digelar di Sirkuit Mandalika tersebut. Mereka hanya ingin turun ke lintasan guna mendapatkan pengalaman.
“Buat tahun ini yang penting kita bisa ikut balapan dulu kemudian melakukan evaluasi agar lebih baik ke depannya,” ucap dia.
Hangga pun menyebut kalau mobil mereka dirancang buat memiliki kecepatan maksimal sampai 40 kilometer per jam. Lalu disematkan baterai Lithium berkapasitas 48 volt.
Sedangkan biaya yang dibutuhkan guna membangun kendaraan roda empat tersebut sekitar Rp 70 jutaan sampai Rp 100 jutaan. Hangga mengatakan biaya paling banyak keluar untuk keperluan membeli baterai serta kontroler.
Di sisi lain Hangga mengungkapkan kalau keikutsertaan SMKN 1 Lingsar di Shell Eco Marathon 2024 untuk membuktikan mereka mampu bertarung di tingkat nasional dan internasional.
“Kita mampu bersaing dengan perguruan tinggi meski masih SMK. Saya mau menunjukan jika kami siap dari segi mental maupun keahlian,” tegas dia.
Sebagai informasi, tim SMKN 1 Lingsar terdiri atas 16 orang. Dengan rincian empat orang guru sementara 12 sisanya siswa dari jurusan listrik serta energi terbarukan.
Mereka juga sudah berpengalaman dalam membuat mobil sampai sepeda listrik. Sehingga cukup percaya diri mengikuti Shell Eco Marathon 2024.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
21 Juni 2026, 13:23 WIB
01 Juni 2026, 19:22 WIB
04 Mei 2026, 19:08 WIB
01 Mei 2026, 16:20 WIB
07 April 2026, 13:00 WIB
Terkini
16 Juli 2026, 22:00 WIB
MG ZS Hybrid+ hadir kembali di Indonesia dengan mengusung berbagai teknologi baru terutama keselamatan
16 Juli 2026, 21:00 WIB
KLHN 2026 menjadi wadah para tenaga kerja Honda untuk pengembangan diri dalam melayani para pelanggan
16 Juli 2026, 19:27 WIB
BMW masih memimpin penjualan merek mobil mewah di Indonesia pada Juni 2026, namun angkanya alami penurunan
16 Juli 2026, 12:41 WIB
Mitsubishi Xforce Hybrid resmi dipasarkan untuk konsumen hari ini dengan banderol Rp 400 jutaan di Jakarta
16 Juli 2026, 07:00 WIB
Mobil listrik mungil Honda Super One bakal hadir di GIIAS 2026, mengincar pengguna mobil konvensional
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Sistem pengaturan lalu lintas di Ibu Kota hingga saat ini masih mengandalkan ganjil genap Jakarta salah satunya
16 Juli 2026, 06:00 WIB
Ada beberapa dokumen yang harus dipersiapkan sebelum melakukan perpanjangan SIM di SIM keliling Jakarta
15 Juli 2026, 20:00 WIB
Toyota Motor Manufacturing Indonesia bertekad untuk terus melahirkan siswa-siswa SMK yang berkualitas