Keluhan Pembalap WSBK di Sirkuit Mandalika

Sejumlah keluhan pembalap WSBK di Sirkuit Mandalika mulai bermunculan setelah balapan akhir pekan kemarin

Keluhan Pembalap WSBK di Sirkuit Mandalika
Satrio Adhy

TRENOTOWSBK Mandalika 2023 baru saja selesai digelar pada Minggu (05/3). Namun ajang adu cepat di Sirkuit Mandalika, Lombok tengah tersebut meninggalkan sedikit cerita dari para pembalap World Superbike.

Salah satunya datang dari Jonathan Rea joki Kawasaki Racing. Ia mengaku kesulitan menaklukan trek kebanggan masyarakat Indonesia.

Rea menilai kalau kondisi Sirkuit Mandalika tak konsisten sejak Jumat (03/3). Menurutnya kondisi level grip sangat rendah namun meningkat saat balapan utama.

Photo : instagram

“Kami tidak pernah bisa melakukan persiapan dengan sempurna tetapi saya merasa kita menjadi lebih baik,” ujar Rea seperti dikutip dari Antara.

Perjuangan juara dunia enam kali itu semakin tidak mudah pada WSBK Mandalika 2023. Sebab ada sedikit masalah pada kuda besinya sehingga tidak bisa meraih hasil maksimal.

Tak heran jika Rea mengalami kesulitan pada balapan kemarin karena hanya mampu mencetak 13 poin. Ia pun tersingkir dari Race 2 saat mencoba masuk ke urutan lima besar.

Kuda besinya tergelincir saat melahap tikungan ke tujuh. Membuat joki asal Inggris tidak bisa melanjutkan balapan.

Baca Juga: Ini Tanggapan Toyota Tentang Subsidi Mobil Listrik Pemerintah

“Saya frustasi dan merasa sangat sulit melewati siapapun saat akselerasi. Kami kehilangan kontrol pada bagian depan, ketika itu cukup berangin di sana kemungkinan itu yang membuat terjatuh,” tegasnya.

Di sisi lain keluhan pembalap WSBK bukan datang hanya dari Rea saja. Ada Alvaro Bautista menilai racing line di Sirkuit Mandalika terlalu tipis.

Membuatnya harus berhati-hati saat ingin mendahului lawan di depan. Bahkan Bautista sempat mengalami kecelakaan saat menjalani Superpole Race yang membuatnya gagal finis.

Akibatnya kejadian itu Bautista harus memulai balapan WSBK Mandalika 2023 dari posisi ke-10 pada Race 2 kemarin.

Photo : instagram

“Menjadi masalah pembalap tidak bisa keluar dari racing line yang hanya selebar 60 cm. Itu saya alami beberapa kali. Jika keluar sedikit dari bekas karet ban bisa membuat slip,” katanya.

Kendati demikian Alvaro Bautista mampu tampil apik dengan menjadi pemenang pada balapan kemarin. Dia mengalahkan Toprak Razgatlioglu dan Xavi Vierge.


Terkini

news
Farizon V8E

Farizon Siap Terima Orderan Untuk MBG, Andalkan Van Listrik V8E

Farizon V8E dinilai cocok untuk memenuhi kebutuhan dapur SPPG guna menyalurkan MBG ke sekolah-sekolah

mobil
Smart #2

Smart #2 Siap Debut, Rival Air ev Racikan Geely dan Mercedes-Benz

Smart menghadirkan reinkarnasi dari ForTwo, kini bertenaga listrik dan memiliki tampilan yang lebih modern

motor
Presiden Prabowo Subianto

Kritik Pedas Prabowo Soal Motor Listrik Lokal yang Hanya Rebadged

Prabowo mendorong para produsen mengembangkan dan memproduksi motor listrik secara mandiri di Indonesia

mobil
Wuling Aira ev

10 Mobil Listrik Terlaris Juli 2026, Wuling Aira ev Moncer

Mobil listrik masih menunjukkan tren positif, model anyar seperti Wuling Aira ev catatkan wholesales tinggi

mobil
Suzuki XL7

Puluhan Suzuki XL7 Facelift Temui Konsumen Pertamanya

Suzuki XL7 Facelift yang baru diluncurkan beberapa pekan lalu, sudah mendapat ribuan pemesanan dari konsumen

mobil
Mobil listrik nasional

Prabowo Pastikan Mobil Listrik Nasional Mengaspal pada 2028

Presiden Prabowo berambisi agar Indonesia memiliki mobil listrik nasional serta memajukan industri otomotif

otosport
Fabio Quartararo

Terungkap Quartararo Ambil Keputusan Pergi dari Yamaha Sejak 2025

Fabio Quartararo mengatakan bahwa ia berniat meninggalkan Yamaha saat melakoni pengujian di Sirkuit Valencia

mobil
Farizon V8E

Farizon Investasi 50 Miliar Untuk Produksi V8E di Purwakarta

Farizon V8E resmi diproduksi di pabrik Handal Indonesia Motor (HIM), kemudian disusul dengan model F3E