Yamaha Mulai Diskusikan Kontrak Quartararo, Siap Diperpanjang
23 Januari 2026, 09:00 WIB
Manajer Jorge Martin ungkap pihaknya akan manfaatkan klausul untuk mengakhiri kontrak dengan Aprilia tahun ini
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Setelah berbagai perdebatan dan spekulasi beredar soal masa depan Jorge Martin di Aprilia, manajer sang juara dunia MotoGP 2024 memastikan Martinator tak lagi terikat kontrak tahun depan.
Pembicaraan itu terjadi di pitlane di tengah sesi latihan atau FP 2 (Free Practice) pada Sabtu (28/06) pagi.
Honda bahkan disebut secara gamblang sebagai salah satu opsi yang dapat dipertimbangkan oleh Jorge Martin.
“Ini sudah jelas buat kita. Dia (Martin) memanfaatkan sebuah klausul pada kontraknya dan kita hanya mengikuti itu,” kata Albert Valera, manager Jorge Martin seperti dikutip dari Motogp.com, Minggu (29/06).
Ia menegaskan Martin bakal sepenuhnya bebas dan terbuka pada berbagai tawaran baru.
Valera turut memastikan nantinya Jorge Martin dapat menggunakan klausul tersebut tanpa halangan apapun.
“Dari awal kami mempertahankan kebebasan Jorge, kami bisa bicara dengan pabrikan lain. Anda bertanya soal Honda dan itu adalah opsi buat tahun depan,” tegas Valera.
Bicara lebih lanjut soal klausul yang dimaksud, Valera menjelaskan awalnya mereka ingin mengulur waktu sampai September atau Oktober.
Perlu diketahui dalam salah satu klausul kontrak Aprilia, memang Jorge Martin disebut berhak mengakhiri kontrak lebih cepat apabila tidak ada prospek baginya menjadi juara dunia MotoGP 2025.
Martin sudah absen hampir di semua seri MotoGP 2025 akibat cedera dan berada di urutan terakhir papan klasemen sementara.
Sedangkan di peringkat pertama, pembalap Ducati, Marc Marquez masih memimpin jauh dengan perolehan 270 poin.
“Kami selalu terbuka mengulur waktu (dengan Aprilia) untuk memberikan Jorge kesempatan mencoba motornya,” kata Valera.
Dia percaya pihak Aprilia juga sudah berusaha, namun Martin tetap perlu mencoba langsung motornya agar bisa semakin percaya diri di trek.
Tetapi melihat tidak ada kemajuan, Valera mengatakan bahwa tak ada pilihan selain menggunakan klausul tersebut.
“Akan lebih baik untuk tahu masa depan dia (Jorge Martin) lebih cepat, jadi kami bisa fokus di Aprilia sampai akhir tahun ini,” tegas dia.
Di sisi lain tim Aprilia Racing tetap bungkam dan tidak mau berkomentar soal huru-hara Jorge Martin.
“Posisi kami masih tidak berubah sejak rilis pers yang dipublikasikan pada Selasa, 22 Mei 2025. Perwakilan Aprilia Racing tidak akan berbicara lebih lanjut soal ini,” tulis pernyataan Aprilia dalam kesempatan sama.
Artikel Terpopuler
1
2
3
4
5
Artikel Terkait
23 Januari 2026, 09:00 WIB
22 Januari 2026, 17:27 WIB
20 Januari 2026, 17:41 WIB
16 Januari 2026, 07:00 WIB
15 Januari 2026, 19:00 WIB
Terkini
25 Januari 2026, 09:00 WIB
Meski akan ada banyak rintangan, AISI menargetkan 6,7 juta unit motor baru bisa terjual sepanjang 2026
25 Januari 2026, 07:00 WIB
Menjelang akhir Januari hampir semua harga LCGC mengalami kenaikan, Honda Brio Satya tipe tertinggi Rp 4 juta
24 Januari 2026, 17:00 WIB
Jaecoo Indonesia meminta maaf atas lamanya pengiriman unit J5 EV yang pesanannya lebih tinggi dari perhitungan awal
24 Januari 2026, 15:00 WIB
Farizon SV hadir di Indonesia dan siap menantang Toyota Hiace di bidang transportasi perkotaan Tanah Air
24 Januari 2026, 13:00 WIB
Jaecoo ingin para konsumen di Indonesia tidak merasa berat ketika ingin membeli mobil listrik mereka di 2026
24 Januari 2026, 11:17 WIB
Yamaha Fazzio Hybrid tampil lebih segar di awal 2026 dengan diberikan warna maupun grafis baru di seluruh tipe
24 Januari 2026, 09:00 WIB
Guna meningkatkan TKDN, Aletra akan memperbanyak aktivitas pabrik terkhusus prosedur perakitan baterai
24 Januari 2026, 07:00 WIB
Pemesanan Honda Prelude sudah mulai dibuka pada 23 Januari, namun hanya tersedia di diler-diler tertentu