Adik Rossi Minta Kalender MotoGP Direvisi, Kurang Istirahat
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
Alami low side di tikungan ke-12 Sirkuit Losail, Jorge Martin didiagnosis retak tulang rusuk dan pneumothorax
Oleh Serafina Ophelia
KatadataOTO – Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin harus menelan pil pahit lagi. Setelah absen di tiga seri pertama MotoGP 2025, comeback-nya di Sirkuit Losail tidak bertahan lama.
Di putaran keempat belas balapan utama MotoGP Qatar 2025, Martin alami low side di tikungan ke-12.
Ia akhirnya dilarikan ke rumah sakit di Doha dan didiagnosis mengalami pneumothorax atau paru-paru bocor disertai keretakan pada delapan tulang rusuknya.
“Jorge akan terus diobservasi selama beberapa hari ke depan di Hamad International Hospital sampai masalah pneumothorax-nya beres,” tulis keterangan resmi Aprilia dikutip dari Crash, Selasa (14/04).
Lebih lanjut dijelaskan tidak ada masalah berarti pada tangan Martin yang sempat cedera di awal tahun, maupun benturan berbahaya yang mempengaruhi organ tubuh lain.
Martin juga telah memberikan kabar terbaru terkait kondisinya di rumah sakit.
“Terima kasih Tuhan, ini bisa lebih parah lagi. Saya akan mencoba untuk terus mengabari kalian,” kata Martin melalui unggahan di akun resminya.
Cedera yang dialami Martin kali ini terbilang cukup parah, apalagi kondisi pneumothorax tidak dapat sembuh dalam waktu instan dan waktu pemulihannya tergantung kondisi tubuh dan penanganan dokter.
Sehingga, masih belum ada jaminan Martinator bisa kembali ke trek balap di waktu dekat ini. Ditambah keretakan tulang rusuknya bakal mengharuskan dia istirahat lebih lama.
Pneumothorax membutuhkan perawatan yang tepat dari dokter agar tidak menimbulkan komplikasi lain, seperti infeksi paru-paru sampai gagal jantung.
Sedangkan keretakan atau patah tulang baru bisa dipulihkan secara maksimal paling cepat sekitar empat bulan sampai satu tahun.
Sebagai informasi, kecelakaan pertama Jorge Martin terjadi saat tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia.
Debut pertamanya dengan RS-GP25 tak berjalan baik, lalu ada kecelakaan susulan saat dia berlatih pasca pemulihan insiden pertama.
Kemudian meskipun dinyatakan fit balapan di MotoGP Qatar 2025, terlihat jelas Martin masih kesulitan akibat cedera di pergelangan tangannya.
Sejumlah pembalap ikut angkat bicara, seperti Marc Marquez, Francesco Bagnaia sampai Kenny Roberts Sr., legenda MotoGP.
“Yang ingin saya katakan adalah terkadang Anda kembali terlalu cepat,” ujar Roberts.
Dia sebelumnya menyarankan Jorge Martin agar bisa sabar sebelum kembali ke trek balap, agar cedera yang dialaminya bisa sembuh dengan lebih baik.
“Saya hanya berharap ketika dia kembali, ia siap mengendarai motor secara maksimal,” tegas dia.
Artikel Terpopuler
Artikel Terkait
18 Agustus 2026, 07:00 WIB
10 Agustus 2026, 20:44 WIB
09 Agustus 2026, 20:36 WIB
08 Agustus 2026, 22:48 WIB
13 Juli 2026, 20:41 WIB
Terkini
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Sistem Ganjil Genap Jakarta hari ini (21/08) kembali diandalkan untuk bisa memecah kebuntuan di jalanan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Mendekati akhir pekan, SIM keliling Jakarta masih ada di lima lokasi berbeda dan melayani perpanjangan
21 Agustus 2026, 06:00 WIB
Layanan kepolisian tidak dikendurkan jelang akhir pekan, termasuk dalam menghadirkan SIM keliling Bandung
20 Agustus 2026, 21:00 WIB
BAIC mengaku memiliki rencana membangun pabrik mandiri, namun sekarang sedang fokus meningkatkan penjualan
20 Agustus 2026, 19:19 WIB
Freelander 8 tengah menjadi perbincangan para pencinta otomotif, bahkan berhasil mencatatkan 10 ribu pemesanan
20 Agustus 2026, 15:00 WIB
Penjualan Daihatsu di Indonesia terus menunjukkan tren positif, mencapai angka tertingginya di Juli 2026
20 Agustus 2026, 13:00 WIB
Sejumlah merek mobil Cina tuai hasil positif di GIIAS 2026, BYD bukukan SPK terbanyak lebih dari 4.000 SPK
20 Agustus 2026, 11:00 WIB
IEE Series 2026 diharapkan menjadi wadah diskusi dan pertemuan pihak industri, usung tema keberlanjutan